Penguasa Alam Dewa

Penguasa Alam Dewa
60. Di Mulainya Lelang


__ADS_3

Walaupun hari masih terlihat pagi, tetapi tempat itu telah di datangi banyak orang.


Di halaman rumah lelang, para pengunjung maupun peserta yang akan mengikuti acara lelang, perlahan mulai masuk ke dalam, setelah mendapatkan pemeriksaan ketat dari penjaga yang bertugas di tempat tersebut.


Xu Tian dan Xie Heng terus berjalan mengikuti Bing Gu menuju ruangan manajer.


Hingga tidak lama kemudian, mereka berdua akhirnya tiba.


" Tuan, silahkan..." Ucap Bing Gu membukakan pintu.


Xu Tian dan Xie Heng segera masuk, di ikuti Bing Gu di belakangnya.


Di dalam ruangan.


Terlihat dua orang pria yang sedang duduk di berhadapan di meja sang manajer.


Hingga saat Xu Tian dan Xie Heng memasuki ruangan, mereka berdua segera mengalihkan pandangannya ke arah kedatangannya.


" Tuan.." Ucap Bing Yang saat melihat Xie Heng, lalu menatap ke arah Xu Tian yang berdiri di depan Xie Heng.


" Tuan manajer, aku Tian.." Xu Tian menangkupkan kedua tangannya, lalu memperkenalkan diri.


Bing Yang terlihat salah tingkah ingin memulai pembicaraan dari mana. Hingga akhirnya Xie Heng menjelaskan siapa sosok Xu Tian kepadanya.


Bing Yang terlihat sangat terkejut, apalagi saat melihat Xu Tian terlihat masih sangat muda.


" Baik, tuan Tian dan tuan Heng, mari..." Bing Yang mempersilahkan Xu Tian dan Xie Heng duduk.


Setelah mereka semua duduk, Xie Heng mulai mengeluarkan buah-buahan abadi, lalu di letakkan di atas meja.


" Apa tuan, berniat melelang buah-buahan abadi ini?" Tanya Bing Yang menatap Xu Tian.


" Benar, aku akan melelangnya."


" Tuan, ini adalah sumber daya tingkat tinggi yang sudah sangat jarang di temui, dan aku yakin buah-buahan ini akan menarik perhatian kekuatan besar yang ada di Wilayah Tengah. Bahkan jika Wilayah lain mendengarnya, mungkin mereka juga akan saling merebutkan sumber daya ini. Saya akan memberikan harga perbuahnya lima juta koin emas, bagaimana?"


Xu Tian terdiam beberapa saat, hingga kemudian menganggukan kepala.


" Aku tidak terlalu memperdulikan mengenai hal itu. Asalkan itu semua adil, aku tidak mempermasalahkannya."


Bing Yang tersenyum senang, dia tidak menyangka akan sangat mudah melakukan transaksi dengan Xu Tian.


" Jangan berfikir jika aku mudah di bodohi. Aku melakukan ini semua demi menjalin hubungan baik dengan rumah lelang Bing, aku harap anda mengetahui batasannya." Ucap Xu Tian dengan tenang.


Namun hal itu membuat Bing Yang, Bing Gu, dan satu pria yang bersamanya terlihat sangat tidak kesal di dalam hatinya.

__ADS_1


" Aku tidak ingin berlama-lama di tempat ini, dan bukankah lelang sebentar lagi akan di mulai?"


" Jangan gegabah, di liat dari sikapnya yang tenang, menunjukkan dia bukan pemuda yang mudah di hadapi. Kalian juga mendengarnya sendiri saat dia mengenalkan diri tanpa menyebutkan marganya." Bing Yang berbicara melalui telepati.


" Baik,"


Bing Yang tersenyum, lalu mulai memberikan cincin penyimpanan kepada Xu Tian.


" Tuan, di dalam cincin ini terdapat lima puluh juta koin emas, dan lencana khusus rumah lelang Bing. Aku harap pertemuan baik ini akan terus berlanjut bersamaan dengan hubungan baik di antara kita." Bing Yang dengan ramah.


" Tuan Bing Yang, senang berkerja sama dengan anda." Xu Tian dengan menerima cincin penyimpanan itu, lalu segera memasukkan ke dalam cincin.


" Apa tuan tidak ingin memeriksanya terlebih dulu?" Tanya Bing Yang saat melihat Xu Tian langsung memasukkan cincin tersebut


" Aku percaya anda tidak akan membohongiku."


Bing Yang, Bing Gu, dan pria yang ada di tempat itu perlahan memiliki penilaian berbeda terhadap Xu Tian.


Mereka akhirnya menyadari maksud kata-kata Xu Tian sebelumnya, bagaimana juga mereka sudah sering melakukan transaksi seperti ini. Dan mendapatkan penghianat dalam bisnis adalah hal yang menyakitkan.


" Tetua Gu,"


" Baik."


" Tuan, pelayan akan menemani tuan-tuan sekalian menuju ruangan lelang."


" Baik.."


Mereka semua saling memberikan hormat, kemudian Xu Tian dan Xie Heng segera mengikuti sang pelayan.


*****


Tidak lama kemudian, Xu Tian dan Xie Heng akhirnya tiba di dalam ruangan VIP nomor 2.


Dengan tenang mereka duduk menikmati hidangan yang ada di tempat tersebut.


Hingga akhirnya terlihat seorang wanita cantik menggunakan pakaian ketat berwarna merah berjalan ke tengah-tengah panggung.


" Selamat pagi semuanya, saya Bing Jia Li yang akan memandu jalannya lelang kali ini." Bing Jia Li tersenyum menatap semua orang yang hadir pada lelang kali ini.


Semua orang yang sedang sibuk dengan obrolan mereka masing-masing, segera mengalihkan pandangannya ke arah panggung.


" Nona muda Klan Bing terlihat sangat cantik." Ucap salah pemuda dengan menatap penuh n*fsu.


" Pelankan suaramu bodoh! Atau kita akan mendapatkan masalah." Pemuda yang di samping nya dengan kesal.

__ADS_1


" Baiklah, lelang kali ini terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama berjumlah dua puluh barang, dan sesi kedua sebagai sesi penutup berjumlah tiga barang inti." Ucap Bing Jia Li menjelaskan.


Semua orang yang ada di dalam ruangan bersorak senang, saat mendengar jumlah item yang akan di lelang.


" Jika begitu, maka lelang sesi pertama akan segera di mulai!"


Kemudian datang seorang pelayan wanita yang berjalan ke tengah panggung dengan membawa beberapa barang lelang yang di tutupi kain berwarna hitam.


Bing Jia Li berjalan menuju meja, kemudian membuka barang pertama.


" Barang lelang pertama kali ini adalah sebuah teknik berpedang, kami akan membuka harga lelang awal tiga puluh ribu koin emas dengan kelipatan seribu koin emas, silahkan!"


Terdengar teriakan para kultivator yang kini mulai menawarkan barang lelang. Di dunia dewa sendiri, tingkatan senjata maupun teknik akan berkembang beriringan dengan pemahaman serta tingkat kultivasi sang pemiliknya.


" Tiga puluh lima ribu koin emas!"


" Tiga puluh enam ribu koin emas!"


Hingga teknik itu, terjual dengan harga empat puluh enam ribu koin emas.


Lelang pun terus berlanjut, terlihat semua ruangan VIP masih diam tanpa melakukan penawaran.


Xu Tian yang berada di ruangan VIP nomor 2 bersama Xie Heng, masih duduk dengan tenang mengikuti acara lelang.


Semua ruangan VIP belum menunjukkan sikap ketertarikan pada sesi pertama dalam lelang.


" Sepertinya mereka semua mengincar barang utama yang ada di sesi kedua." Ucap pelan Xu Tian menatap ke arah ruangan VIP lainnya.


Pelayan yang di tugaskan menemani Xu Tian dan Xie Heng membuka suara.


" Tuan muda benar, mereka yang berada di dalam ruangan VIP sedang menunggu sesi kedua, di mana akan ada senjata tingkat tinggi serta peta kuno,"


Xu Tian menatap ke arah pelayan. " Dari mana rumah lelang Bing menemukan peta kuno itu?"


" Untuk hal itu, aku sama sekali tidak mengetahuinya,"


Xu Tian menganggukkan kepala, lalu kembali fokus pada lelang selanjutnya.


" Baik, barang ke lima belas adalah sebuah zirah yang mampu menahan serangan seorang kultivator tingkat Prajurit Dewa, Dewa Kuning hingga Dewa Ungu. Kami akan membuka harga awal dua ratus lima puluh ribu koin emas, dengan kelipatan dua puluh lima ribu koin emas."


" Dua ratus tujuh puluh lima ribu koin emas!"


" Tiga ratus ribu koin emas!"


" Saudari, berikan kami wajah." Ucap pemuda yang dengan wajah garang.

__ADS_1


__ADS_2