
Hari semakin malam, suasana kota Yuan sendiri masih terlihat cukup ramai. Xu Tian yang sedang berjalan-jalan menikmati kota setelah sebelumnya menuju menara informasi, akhirnya melihat penginapan yang cukup mewah berada sekitar lima puluh meter dari tempatnya.
Dengan cepat Xu Tian berjalan menuju bangunan tersebut.
" Tuan muda, selamat datang di penginapan Harmoni," Sapa pelayan wanita tersenyum ramah.
" Pelayan, aku ingin memesan makanan dan juga kamar khusus," Ucap Xu Tian dengan cepat.
" Baik, tuan muda. Mari.." Pelayan mengajak Xu Tian menuju lantai tiga.
" Tuan muda, apa tuan muda ingin saya antarkan pesanan ke kamar? Atau-.." Tanya pelayan yang berjalan di samping Xu Tian.
" Antarkan ke kamar saja."
" Baik.."
Tidak lama kemudian, akhirnya mereka tiba di depan kamar.
Pelayan mempersilahkan Xu Tian masuk, sedangkan pelayan itu sendiri segera pergi menyiapkan pesanan Xu Tian sebelumnya.
Di dalam kamar.
Xu Tian merebahkan tubuhnya di atas ranjang.
" Wushhh...." Qing Ling muncul menatap Xu Tian dengan tersenyum.
Xu Tian tersenyum lembut menatap Qing Ling.
" Gege, maaf aku-..."
" Tidak apa-apa, aku sangat senang jika Ling'er bersedia menemaniku di sini,"
" Ling'er, kemarilah.." Lanjut Xu Tian yang meminta Qing Ling ikut tidur di sampingnya.
" Gege, apakah ada sesuatu yang penting?" Dengan wajah penasaran, lalu ikut merebahkan tubuhnya di samping sang suami.
Xu Tian tersenyum, sambil menganggukan kepalanya dengan bahagia.
" Apa Ling'er tidak merasakannya?" Tanya Xu Tian dengan bingung.
Qing Ling menggelengkan kepalanya dengan raut wajah bingung.
" Jangan terlalu keras berlatih. Bahkan Ling'er tidak menyadari adanya kehidupan di dalam sini," Ucap Xu Tian dengan mengelus perut Qing Ling.
Qing Ling terkejut mendengar ucapan Xu Tian, kemudian mencoba memastikan ucapan sang suami.
" Gege benar, aku bahkan hampir saja membuatnya-..."
" Sstt... Tidak perlu cemas, saat ini dia dalam keadaan yang sangat baik. Untuk saat ini Ling'er harus lebih berhati-hati, tidak perlu berlatih dengan keras."
" Baik, Gege..." Qing Ling memeluk tubuh Xu Tian dengan perasaan bahagia.
Keduanya saling memeluk dengan perasaan bahagia, karena sebentar lagi mereka akan menjadi orang tua.
Saat mereka berdua sedang menikmati kebersamaan itu, tiba-tiba pintu kamar di ketuk oleh seseorang.
" Gege..."
" Aku akan membukanya," Ucap Xu Tian, sambil beranjak dari tempat tidurnya.
" Siapa?"
" Pelayan, tuan muda."
" Baik, tunggu sebentar."
" Srak..." Pintu kamar terbuka memperlihatkan dua orang pelayan yang sedang membawakan pesanan Xu Tian sebelumnya.
__ADS_1
Setelah mendapatkan izin dari Xu Tian, kedua pelayan segera menghidangkan makanan dan minuman di atas meja.
" Tuan muda, kami pamit undur diri. Jika tuan muda membutuhkan sesuatu, tuan muda dapat mencari saya."
" Terima kasih.." Xu Tian dengan menganggukan kepala, lalu menutup pintu kembali.
Qing Ling yang merasa pelayan sudah pergi, segera menghampiri meja untuk melayani Xu Tian.
Xu Tian tersenyum, mereka berdua lalu menikmati makanan dan minuman bersama.
Setengah jam kemudian, mereka akhirnya telah menghabiskan makanan serta minuman itu, lalu Xu Tian berpamitan untuk membersihkan diri terlebih dulu.
Xu Yue Lin sendiri sedang berada di dalam dunia jiwa bersama Feng Yue.
Setelah selesai membersihkan diri, mereka berdua tidur dengan saling memeluk satu sama lain. Terlihat raut wajah penuh kebahagiaan yang terpancar dengan jelas di wajah keduanya.
*******
Keesokan paginya.
Qing Ling membuka matanya secara perlahan, hingga pandangannya tertuju pada Xu Tian yang saat ini sedang duduk di samping tempat tidur.
" Selamat pagi, gege..." Qing Ling dengan tersenyum.
Xu Tian menundukkan tubuhnya mendekati Qing Ling, lalu mengecup keningnya.
" Selamat pagi juga, Ling'er..."
" Apa Gege akan segera pergi?" Tanya Qing Ling.
" Ada urusan yang harus segera aku selesaikan. Apalagi aku ingin sekali cepat-cepat tiba di Ibu kota Wilayah Tengah ini," Xu Tian lalu menjelaskan tentang rencananya.
Qing Ling menganggukkan kepala. " Jika begitu, aku akan kembali ke dunia jiwa. Ling'er juga takut Lin'er mencariku.."
" Baik," Xu Tian lalu membuka gerbang dunia jiwa.
" Baik."
Setelah Qing Ling masuk ke dalam dunia jiwa, Xu Tian segera melangkahkan kakinya keluar dari kamarnya.
Dengan langkah tenang, Xu Tian menuruni anak tangga.
Terlihat di lantai dasar sudah di penuhi oleh para pengunjung yang sedang menikmati makanan dan sekedar berbincang kecil.
" Tuan muda, selamat pagi." Sapa pelayan wanita yang sebelumnya menyambut kedatangan Xu Tian.
" Aku ingin memesan minuman,"
" Baik tuan muda, saya akan segera menyiapkan pesanan tuan muda." Pelayan kemudian pergi dari hadapan Xu Tian.
Sedangkan Xu Tian sendiri berjalan ke arah meja yang berada di sudut ruangan.
Xu Tian duduk dengan tenang mendengarkan pembicaraan para pengunjung.
"Tidak ada informasi penting yang mereka bicarakan." Xu Tian menghela nafas panjang.
Setelah menunggu beberapa saat, pelayan akhirnya datang dengan membawakan pesanan miliknya.
" Tuan muda, silahkan." Pelayan menghidangkan makanan di atas meja.
Xu Tian tersenyum, lalu segera menikmati pesanannya.
Setengah jam kemudian, Xu Tian menuju meja kasir untuk membayar biaya penginapan dan pesannaya. Setelah itu segera pergi meninggalkan penginapan menuju menara informasi.
Xu Tian melesat dengan kecepatan tinggi menuju menara informasi, hingga tidak lama kemudian akhirnya tiba.
Dua orang penjaga yang melihat kedatangan Xu Tian segera menyambutnya.
__ADS_1
" Tuan muda, Manajer sudah menunggu kedatangan anda," penjaga tersebut lalu membawa Xu Tian masuk ke dalam bangunan itu.
Penjaga membawa Xu Tian menaiki tangga, di sepanjang jalan menuju lantai tiga, tidak ada obrolan di antara mereka.
Xu Tian sendiri dapat merasakan beberapa aura yang bersembunyi di setiap tempat-tempat tertentu.
" Sepertinya Menara Informasi memiliki banyak pendekar tingkat tinggi." Batin Xu Tian dengan terus berjalan di belakang kedua penjaga.
Di tempat persembunyian.
Beberapa penjaga terus mengawasi pergerakan Xu Tian.
" Pemuda yang sangat misterius. Aku bahkan tidak dapat melihat tingkat kultivasi miliknya,"
" Kau benar, aku begitu penasaran dengan nya."
" Apa kita akan melaporkan kepada manajer tentang maslah ini?"
Penjaga yang bertugas melindungi menara sendiri merasa penasaran dengan sosok Xu Tian.
Xu Tian sebenarnya dapat mendengar obrolan mereka, namun dia hanya cuek dengan terus berjalan tanpa memperdulikan obrolan mereka.
Tidak lama kemudian, mereka akhirnya tiba di depan ruangan paling mewah di bandingkan ruangan yang lainnya.
Salah satu penjaga segera berjalan ke arah penjaga lain yang bertugas di depan pintu, namun saat mereka sedang berbincang, tiba-tiba pintu ruangan terbuka.
Terlihat seorang pria dewasa keluar dari dalam ruangan manajer.
" Tuan." Ucap semua penjaga dengan hormat saat melihat pria dewasa itu.
Xu Tian yang merasa jika pria dewasa itu manajer Menara Informasi juga memberikan hormat.
Sang Manajer mengangkat tangannya, lalu pandangan nya mengarah menatap Xu Tian.
Penjaga yang mengantarkan Xu Tian sebelumnya segera menjelaskan.
" Tuan, tuan muda ini yang ingin bertemu secara langsung dengan tuan."
" Hm..." Manajer menatap Xu Tian dengan serius, sedangkan Xu Tian sendiri masih berdiri dengan tenang.
" Pemuda yang cukup menarik." Batin Manajer, lalu meminta penjaga yang bertugas di depan untuk kembali pada tempatnya.
Setelah kedua penjaga itu pergi, Manajer meminta Xu Tian untuk mengikuti dirinya masuk ke dalam.
" Jika ada yang ingin menemuiku, katakan jika aku sedang tidak ada." Ucap Manajer pada dua penjaga yang bertugas di depan ruangan nya.
" Baik tuan."
Manajer dan Xu Tian masuk ke dalam.
Di dalam ruangan.
Manajer kemudian mempersilahkan Xu Tian menempati tempat duduk yang ada di depan mejanya.
Xu Tian segera duduk. " Terima kasih." Ucap Xu Tian dengan tersenyum.
Manajer menganggukan kepala.
" Baiklah, sepertinya ada hal penting yang ingin kamu tanyakan." Manajer membuka obrolan.
" Benar..."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Semoga besok bisa up 4-5 bab. Tinggalkan Like dan komentar!
Beberapa hari ini sangat sibuk dan tidur cepat, jadi gak sempet buat nulis. Terima kasih.
__ADS_1