Penguasa Alam Dewa

Penguasa Alam Dewa
37. Pertemuan Di Istana Desa


__ADS_3

Di tempat lain.


Xu Tian terus bergerak bersama Long Hei di sampingnya menuju Desa Huli.


Mereka saat ini sedang berada di perbatasan hutan terdekat dengan desa Huli. Di mana setelah keluar dari hutan itu, maka Xu Tian dan Long Hei akan tiba di Desa Huli.


" Tuan muda, sebelumnya aku merasakan pertarungan dari arah timur kota Hong, dan sepertinya pertarungan itu terjadi di sekitar gunung," Tanya Long Hei dengan terus bergerak di samping Xu Tian.


Xu Tian menganggukkan kepala, lalu menjelaskan kepada Long Hei jika pertarungan yang terjadi adalah pertarungannya dengan Ling Zhengji, leluhur Klan Ling.


Long Hei cukup terkejut mendengar ucapan Xu Tian, dia tidak menyangka leluhur salah satu Klan terkuat di Wilayah Tengah berada di gunung tersebut.


" Apa dia melukai tuan muda?" Tanya Long Hei dengan khawatir, meski dia mengetahui Xu Tian baik-baik saja, tetapi dia tidak akan tinggal diam jika terjadi sesuatu pada tuan mudanya.


" Aku dan senior Ling Zhengji hanya berlatih bertukar beberapa serangan tanpa berniat saling melukai,"


Long Hei menganggukan kepala, lalu tidak ada obrolan kembali di antara mereka berdua.


Hingga dua jam kemudian, mereka yang bergerak dengan kecepatan sedang akhirnya tiba di Desa Huli.


" Swusshh..." Xu Tian dan Long Hei melesat menuju Istana Desa.


*****


Di tempat lain.


Feng Huang, Feng Louzhi, dan Bai Hu yang sedang berbincang dengan ketiga leluhur sekte akhirnya tersenyum saat merasakan aura yang di kenalinya.


Mereka bertiga secara bersamaan bangkit dari tempat duduknya, lalu berjalan keluar.


" Swusshh...." Xu Tian dan Long Hei turun di depan halaman Istana.


Terlihat para tetua dan murid yang sedang berada di tempat itu, bukan hanya tetua dan murid dari ketiga sekte saja, karena saat ini para jenius Klan dan kota-kota yang ada di desa Huli maupun di sekitarnya juga sudah berada di tempat tersebut.


Beberapa dari mereka yang melihat kedatangan Xu Tian dan Long Hei terlihat sangat bingung, sedangkan sebagian dari mereka yang telah mengetahui siapa sosok Xu Tian segera berjalan dengan tergesa-gesa.

__ADS_1


Setelah berada di dekat Xu Tian, mereka lalu memberikan hormat.


" Selamat datang di Desa Huli, tuan muda Tian." Ucap mereka dengan hormat.


Xu Tian tersenyum dengan anggukan kepala, lalu meminta mereka untuk kembali berdiri.


" Bagaimana? Apa semua sudah siap?" Tanya Xu Tian menatap mereka dengan tersenyum ramah.


" Sudah tuan muda, kami hanya tinggal menunggu perintah selanjutnya," Ucap salah satu tetua dari Sekte Gunung Api.


" Baik. Jika begitu, satu jam lagi kalian akan kembali menuju Sekte masing-masing." Ucap Xu Tian, lalu mengalihkan pandangannya ke arah pintu masuk Istana Desa.


Terlihat tiga orang yang tidak lain Feng Louzhi, Feng Huang, dan Bai Hu berjalan ke arah Xu Tian.


" Tuan muda," Ucap mereka bertiga bersamaan.


" Kumpulkan Leluhur dan Patriak Sekte, aku akan membicarakan beberapa hal sebelum kita pergi melanjutkan perjalanan." Xu Tian memberikan perintah.


Bai Hu segera pergi untuk memanggil Patriak Sekte. Sedangkan Feng Huang dan Feng Louzhi mengajak Xu Tian dan Long Hei masuk ke dalam Istana Desa.


Setelah kepergian mereka, para tetua kemudian menjelaskan tentang siapa sosok Xu Tian kepada mereka yang bum mengetahuinya.


" Tidak perlu di pikirkan, tuan muda bukan orang yang memiliki pemikiran sempit." Ucap tetua menangkan pemuda yang terlihat cemas.


****


Di dalam Istana Desa.


Semua orang mulai berkumpul di dalam ruangan pertemuan, bahkan kepala desa Huli dan Patriak Klan Zhu juga sudah berada di tempat tersebut.


Mereka memfokuskan perhatian pada sosok Xu Tian yang masih duduk dengan menutup kedua matanya.


Hingga beberapa saat kemudian, Xu Tian membuka kedua matanya menatap semua orang yang ada di ruangan itu dengan tersenyum ramah.


" Baik, karena semua orang telah berkumpul, aku akan memulai pertemuan ini," Xu Tian dengan mengitari pandangannya.

__ADS_1


Semua orang menganggukkan kepala, lalu mulai fokus untuk mendengarkan ucapan Xu Tian.


" Yang pertama aku ingin memberitahukan kepada kalian, jika saat ini Klan Hong dan Klan Nan telah menjadi orang-orangku. Aku harap kalian dapat membantu dan melindungi mereka. Untuk yang kedua, aku ingin setelah pertemuan ini selesai, kalian kembali menuju Sekte masing-masing." Xu Tian menghentikan ucapannya.


" Selama satu bulan, aku ingin kalian bertambah kuat, fokus untuk membangun kekuatan sekte, hingga nanti Long Hei akan memberikan kabar kepada kalian semua tentang apa yang harus kalian lakukan selanjutnya."


Leluhur Dong Feng mengangkat tangannya. " Tuan muda, lalu bagaimana dengan tuan muda?"


" Aku akan pergi menuju markas kelompok Teratai Hitam yang berada di perbatasan antara Wilayah Timur dan Wilayah Tengah. Aku berniat membangun kekuatan di sana. Itulah alasan mengapa aku ingin kalian fokus untuk membangun kekuatan sekte, karena nanti kalian juga yang akan menempati markas utama kita." Xu Tian lalu menjelaskan kepada mereka tentang apa saja yang harus di lakukan selama satu bulan ini.


Semua orang yang ada di dalam ruangan, terlihat sangat antusias serta kagum dengan rencana besar yang Xu Tian jelaskan.


Meski begitu, Xu Tian tidak menjelaskan tentang semua rencana yang akan dia lakukan, di mana rencana utamanya adalah membalaskan dendam kepada para Dewa di Istana Langit.


Xu Tian membangun kekuatan di Dunia Dewa sebagai bentuk persiapan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan nantinya, apalagi keluarga serta pasukan yang dia miliki di Dunia Kultivator akan naik ke Dunia Dewa, meski entah kapan waktunya, setidaknya Xu Tian telah memiliki pondasi yang cukup kuat untuk melindungi orang-orangnya nanti.


" Aku harap kalian dapat mengerjakan sesuai dengan apa yang aku jelaskan sebelumnya. Besok pagi aku dan lainnya akan segera pergi meninggalkan Desa Huli." Ucap Xu Tian mengakhiri penjelasannya.


" Baik, tuan muda." Ucap mereka dengan bersemangat, lalu satu persatu dari mereka mulai membubarkan diri.


Setelah Leluhur dan Patriak pergi, Xu Tian lalu menatap ke arah Feng Huang, Feng Louzhi, dan Bai Hu.


" Nanti malam kita akan mencari letak altar kuno, aku ingin kalian mempersiapkan segala sesuatunya dengan membuat formasi agar pergerakan kita tidak di ketahui oleh mereka." Ucap Xu Tian dengan serius.


" Baik tuan muda."


Xu Tian lalu bangkit dari tempat duduknya menuju ruangan khusus yang sudah di sediakan untuknya.


Sedangkan Feng Huang, Feng Louzhi, Long Hei, dan Bai Hu keluar untuk mengerjakan perintah Xu Tian.


Di Halaman Istana Desa.


Patriak dan Leluhur Sekte menjelaskan kepada mereka untuk bersiap-siap, karena sebentar lagi mereka akan pergi menuju Sekte.


Setelah melakukan persiapan, tidak lama kemudian mereka semua segera bergerak pergi meninggalkan Desa Huli.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Altar kuno? Ada bahaya apa yak di sana? 🤔


__ADS_2