Penguasa Alam Dewa

Penguasa Alam Dewa
95. Akhir Pembalasan Dendam ( Arc 2 End )


__ADS_3

Istana Awan.


Sebuah lingkaran muncul dari kehampaan, hingga tidak lama kemudian muncul Xu Yuan yang sedang menggendong Xu Yue Lin.


Terlihat juga Xu Tian yang tidak sadarkan diri sedang mengambang di udara.


Di belakang mereka, terlihat Feng Yue, Xie Su, Xie Yang, Xie Yong, Xie Yeng.


" Kakek, apa itu Istana Awan?" Tanya Xu Yue Lin dengan memicingkan matanya menatap Istana megah yang melayang di depannya.


Xu Yuan mengelus rambut Xu Yue Lin dengan penuh kasih sayang, lalu menganggukan kepala.


" Benar, kita akan menemui yang lain di sana," Ucap Xu Yuan, kemudian menatap ke arah belakang dengan anggukan kepala.


Mereka semua kemudian berjalan menuju Istana Awan. Hingga saat mereka hampir memasuki gerbang Istana Awan yang sangat megah itu, muncul Xu Mei dan Xu Zishu.


" Ayah!" Teriak mereka berdua dengan kesal.


Mereka berdua masih belum menyadari keberadaan Xu Tian yang saat ini sedang di selimuti energi.


Xu Yuan hanya tersenyum, lalu menurunkan Xu Yue Lin.


" Lin'er, berikan hormat kepada bibi," Ucap Xu Yuan menatap Xu Yue Lin.


Xu Mei dan Xu Zishu mengerutkan keningnya dengan bingung, lalu mengalihkan perhatian mereka ke arah energi cahaya yang melayang tidak jauh dari Xu Yuan.


Hingga beberapa saat kemudian, mereka mulai menyadari dengan jelas siapa sosok yang berada di dalamnya.


" Ayah, apa yang terjadi dengan kakak?" Tanya Xu Mei dengan sedih, saat melihat kakaknya tidak sadarkan diri berada di dalam energi cahaya yang di ciptakan Xu Yuan.

__ADS_1


" Kakak kalian sedang beristirahat. Sebaiknya kita segera masuk ke dalam. Dan Lin'er adalah anak dari kakak kalian berdua," Ucap Xu Yuan


Xu Mei dan Xu Zishu kemudian menatap ke arah Xu Yue Lin.


" Lin'er, maafkan bibi..." Ucap mereka berdua, kemudian Xu Mei dan Xu Zishu bergantian memeluk Xu Yue Lin.


" Kakek, apa benar Lin'er memiliki bibi juga?" Tanya Xu Yue Lin yang berada di pelukan Xu Mei menatap Xu Yuan.


Xu Yuan menganggukkan kepala, kemudian meminta mereka semua untuk segera masuk ke dalam Istana Awan.


Di Dalam Istana.


Lin Hua yang sedang duduk bersama Qian Xialin, di kejutkan dengan kedatangan Xu Yuan dan rombongan.


" Gege.." Ucap Lin Hua menatap wajah Xu Yuan dengan serius.


Xu Yuan menganggukkan kepala, lalu meminta Lin Hua untuk membawa Xu Tian menuju kamar.


Xu Yuan kemudian menghilangkan energi yang sebelumnya menyelimuti tubuh Xu Tian.


Lin Hua dan Qian Xialin dengan cepat memapah tubuh Xu Tian menuju salah satu ruangan yang ada di dalam Istana Awan.


" Kakek, aku ingin ikut.." Ucap Xu Yue Lin yang mulai menangis.


Xu Mei yang tidak tega, kemudian membawa Xu Yue Lin mengikuti sang Ibu, bersama Xu Zishu di sampingnya.


Xu Yuan memanggil beberapa pelayan untuk mengantarkan Feng Yue, Xie Su, Xie Yang, Xie Yong, dan Xie Yeng beristirahat.


Hingga di tempat itu, kini hanya tersisa Xu Yuan seorang diri.

__ADS_1


" Wushhh..." Xu Lou Yuan tiba di samping Xu Yuan.


" Bagaimana keadaan Dunia Dewa?"


" Aku rasa akan ada perubahan besar yang terjadi di Dunia Dewa. Feng Huang dan lainnya aku perintahkan untuk menyelesaikan masalah di sana sebelum kembali ke Istana Awan."


Xu Lou Yuan menganggukkan kepala. " Dia telah membalas dendam atas penghianatan yang di lakukan saudara-saudaranya sendiri di masa lalu,"


" Ayah benar. Masih ada tugas yang harus dia selesaikan sebelum kembali pada tahta sang Penguasa Alam-..." Xu Yuan menatap serius Xu Lou Yuan.


" Aku rasa pertempuran yang lebih besar akan kembali terjadi beberapa tahun lagi. Aku harap Xu Feng dan lainnya mampu menembus ranah Immortal God sebelum waktu itu tiba," Lanjut Xu Yuan.


Xu Lou Yuan terkekeh pelan. " Kau telah membohongi mereka,"


" Aku melakukan itu semua agar mereka dapat ikut bertarung dalam pertempuran besar nanti,"


Xu Lou Yuan menganggukkan kepala, kemudian berjalan meninggalkan Xu Yuan.


" Untuk saat ini, biarkan mereka berada di Istana Awan. Hingga pada saatnya tiba, kita akan melihat sejauh mana para monster kecil itu berkembang," Ucap Xu Lou Yuan, hingga tubuhnya kini benar-benar menghilang dari pandangan Xu Yuan.


" Tentu saja.." Ucap Xu Yuan kemudian pergi dari tempat itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Terima kasih tak terhingga aku ucapkan untuk teman-teman semua, yang hingga saat ini masih setia dan sabar mengikuti perjalanan Xu Tian menuju tahta Penguasa Alam.


Aku ingin menyampaikan, dengan ini Arc 2 telah selesai dengan kematian para Dewa penghianat dari Istana Langit.


Untuk Arc 3, mungkin akan di lanjutkan Bulan Agustus.

__ADS_1


Ada beberapa alasan yang membuat aku harus menghentikan terlebih dulu, terutama pada kesibukan pekerjaan di akhir-akhir ini yang membuat kondisi tubuh sedikit menurun. Jadi mohon maaf atas ketidaknyamanan, sampai bertemu di Arc ke 3.


Note. Aku tidak ingin alur menjadi berantakan, hingga akhirnya aku memutuskan untuk menghentikan terlebih dulu sebelum benar-benar siap untuk memulai Arc 3.


__ADS_2