Penguasa Alam Dewa

Penguasa Alam Dewa
80. Kekacauan Di Markas Utama Teratai Hitam


__ADS_3

Di dalam ruangan.


Tetua teratai sembilan duduk di dalam kediamannya sambil menunggu kedatangan ketua Minho.


" Cih! Mereka benar-benar sulit untuk di ajak kerjasama. Jika seperti ini terus, maka tempat ini akan hancur," Ucap tetua teratai sembilan dengan memijat keningnya.


Hingga tidak lama kemudian, pintu kediamannya di ketuk dari luar.


" Masuk!" Teriak tetua teratai sembilan.


Xu Tian yang menggunakan tampilan wajah ketua Minho, dengan tenang memasuki ruangan, lalu berjalan mendekati tetua teratai sembilan.


" Tetua," Ucapnya dengan hormat.


" Minho, jelaskan padaku tentang anggota kalian yang selamat dalam penyerangan di wilayah timur." Tetua teratai sembilan dengan cepat.


" Tetua, bukan aku tidak ingin menjelaskan. Hanya saja.."


" Aku akan memberikanmu seratus ribu koin emas, untuk memberikan informasi ini kepadaku. Jika harus menunggu Jenderal besar, itu akan sangat membutuhkan waktu yang lama."


Xu Tian menatap tetua teratai sembilan dengan ragu.


" Minho, tidak perlu takut. Aku hanya ingin tau siapa yang telah membunuh muridku Bo Yosheng," Ucap tetua teratai sembilan dengan memijat keningnya.


" Baik. Aku akan mulai menceritakan apa yang di katakan Liang Ji kepadaku-..."


Saat Xu Tian ingin mulai menjelaskan kepada tetua teratai sembilan, tiba-tiba datang dua orang anggota dengan terburu-buru.


" Apa yang terjadi?" Tanya tetua teratai sembilan dengan kesal, namun dia mencoba untuk tetap bersikap tenang.


" Tetua, aku ingin melaporkan jika telah terjadi kekacauan di bawah gunung Teratai." Ucap salah satu dari mereka.


" Bagaimana bisa? Apa kalian telah melaporkan hal ini kepada tetua yang lainnya?"


" Sudah tetua, beberapa tetua sedang pergi turun dari gunung."


Tetua teratai sembilan kemudian segera bangkit berdiri, lalu dengan cepat keluar dari kediamannya.


Xu Tian yang melihat mereka bertiga pergi, hanya diam dengan tersenyum tipis.


" Sepertinya Long Hei dan lainnya telah menjalankan rencana. Hais.. Sangat rumit sekali organisasi kelompok Teratai Hitam ini." Ucapnya, kemudian berjalan keluar.


Organisasi kelompok Teratai Hitam memang terlihat menakutkan bagi orang luar. Tetapi di balik itu semua, terdapat sebuah kerumitan yang ada di internal organisasi tersebut.


Di mana kelompok tetua akan menjadi kelompok yang mengurusi markas utama jika terjadi sesuatu, sedangkan kelompok kedua yang di pimpin Jenderal utama akan menangani setiap kegiatan maupun masalah yang ada di luar markas utama.


Hal ini yang membuat para tetua tingkat tinggi tidak dapat melakukan pergerakan secara leluasa di dunia luar, begitu juga sebaliknya. Di mana Jenderal besar tidak boleh ikut campur dalam masalah di markas utama jika tidak dalam keadaan mendesak.


*****


Di bawah kaki gunung teratai.


Long Hei, Xie Heng, Bai Hu, dan Feng Louzhi dengan santainya menghancurkan tempat di sekitarnya.

__ADS_1


Hingga tidak lama kemudian, muncul pasukan berjumlah sekitar sepuluh ribu yang di pimpin oleh liam orang tetua tingkat tinggi.


" Menyebar!" Perintah Long Hei dengan cepat.


" Wushhh..." Keempatnya bergerak ke arah yang berbeda.


" Dhuaaarrrr...." Pasukan yang baru saja datang, tiba-tiba mendapatkan serangan dari berbagai arah.


" B*jingan! Siapa kalian!" Teriak tetua teratai tiga dengan marah.


" Hahahaha.. Kami semua adalaha dewa Yama untuk kalian semua!" Ucap sebuah suara menggema.


" Cih! Cari dan bunuh mereka!" Tetua teratai ketiga memberikan perintah.


Pasukan yang berhasil selamat, segera melesat ke berbagai arah untuk mencari keberadaan kelompok yang menyerangnya.


" Wushhh..."


" Dhuaaarrrr..." Satu persatu pasukan Teratai Hitam tewas terjatuh ke tanah tanpa kepala.


" Bodoh! Kalian saja tidak akan mampu melawan kami, lalu bagaimana bisa kalian memberikan perintah para semut untuk menangkap kami!" Long Hei dengan terus memprovokasi mereka.


" Hahahaha.... bodoh!"


Tetua teratai tiga, enam, dan tujuh terlihat sangat marah, kemudian menghilang dari tempatnya.


" Wushhh...."


*****


Xu Tian dengan gerakan cepat melesat ke atas langit, lalu berdiri menatap tempat di sekitarnya dengan tersenyum.


" Hari ini adalah hari kehancuran kalian semua!" Xu Tian kemudian mengeluarkan tombak naga dari dalam cincin penyimpanan.


" Wushhh...." Tombak Naga bergetar dengan melepaskan aura yang sangat mendominasi, membuat udara di sekitarnya berubah.


" Hancurkan mereka!"


Seperti memiliki pemikiran sendiri, tombak naga segera melesat ke berbagai arah menghancurkan bangunan di sekitarnya.


" Dhuaaarrrr...."


" Dhuaaarrrr...."


Ledakan keras terus terjadi menghancurkan bangunan yang ada, membuat anggota Teratai Hitam mulai keluar.


" Kita di serang!" Teriak salah satu dari mereka dengan keras.


" Wushhh...."


" Wushhh...."


Para tetua tingkat tinggi maupun rendah mendatangi tempat itu dengan pandangan terkejut.

__ADS_1


" Wushhh..." Jenderal utama juga hadir di tempat itu dengan tatapan tajam menatap para tetua tingkat tinggi.


" Bodoh! Bagaimana bisa kalian lalai terhadap tugas kalia semua!" Teriaknya dengan marah, saat melihat bagaimana adanya penyusup di dalam markas utama.


Tetua teratai pertama mendengus dengan kesal. " Saat ini bukan waktunya untuk saling menyalahkan. Sebaiknya kita segera bergerak mencari penyusup itu!"


" Tangkap penyusup itu sekarang juga!" Teriaknya memberikan perintah pada anggota Teratai Hitam yang ada di dalam markas utama.


Dengan cepat ratusan ribu kilatan cahaya melesat mengikuti cahaya yang terus bergerak menghancurkan bangunan.


Xu Tian yang melihat hal itu tersenyum, lalu menghilang dari tempatnya.


" Trak... Trak...." Kilatan petir muncul dari kehampaan, yang langsung melesat ke arah pasukan Teratai Hitam.


" Dhuaaarrrr..." Ledakan petir hitam keemasan terus bergerak dengan liar menghantam satu persatu dari mereka.


" Apa kalian ingin diam saja, membiarkan anggota kita tewas!" Jenderal besar dengan kesal menatap para tetua tingkat tinggi.


" Swushhh..." Xu Tian bergerak dengan kecepatan tinggi melepaskan serangan tapak ke arah ribuan pasukan Teratai Hitam.


" Dhuaaarrrr... Dhuaaarrrr..." Ledakan dahsyat menggema bersamaan dengan terlemparnya potong tubuh ribuan pasukan Teratai Hitam.


" Sangat kuat!" Batin Jenderal besar dengan terkejut, saat melihat ribuan prajurit dewa tewas dengan sangat mudah.


" Wushhh.... Wushhh...." Sepuluh Jenderal di bawah kepemimpinan Jenderal besar muncul di sampingnya.


" Jenderal, apa kita akan ikut membantu mereka?"


Jenderal besar menganggukkan kepala dengan cepat. " Kita akan membantu mereka, jika tidak markas utama akan benar-benar mengalami kehancuran yang besar. Cari dan tangkap penyusup itu sebelum pemimpin utama mendatangi tempat ini!" Perintahnya dengan cemas.


Kesepuluh jenderal kemudian melesat mengejar kilatan cahaya keemasan, kemudian membentuk sebuah formasi.


" Formasi Teratai sepuluh!" Teriak salah satu dari kesepuluh Jenderal.


" Wushhh..." Xu Tian terus bergerak dengan melepaskan berbagai serangan tapak maupun energi petir dan api.


*****


Di dalam ruangan yang sangat gelap, terlihat sesosok yang sedang berkultivasi perlahan membuka kedua matanya.


" Mereka benar-benar bodoh!" Ucapnya dengan menghancurkan tempat di sekitarnya.


" Wushhh..." Sosok itu menghilang dari tempatnya, kemudian muncul di atas langit Istana utama organisasi kelompok Teratai Hitam.


" Bagaimana bisa mereka tidak mengetahui adanya penyusup!"


" Wushhh..." Ledakan energi yang sangat kuat menyebar dengan aura hitam yang mulai muncul di atas langit.


Sosok itu kemudian menggerakkan kedua tangannya dengan kecepatan tinggi, hingga beberapa saat kemudian langit di markas utama Teratai Hitam menggelap dengan gumpalan awan di sertai teriakan iblis.


Di tempat Xu Tian.


" Akhirnya dia muncul!"

__ADS_1


__ADS_2