
Klan Jun.
Di dalam ruangan.
Patriak Jun Tao menatap semua orang yang ada di dalam aula klan, dengan tatapan tajam.
" Bodoh! Membunuh seorang pemuda saja mereka tidak mampu!" Teriak Patriak Jun Tao dengan keras.
Semua tetua yang ada di tempat itu hanya mampu menundukkan wajahnya.
" Tetua pertama, jelaskan padaku. Apa yang sebenarnya dia lakukan pada kelima tetua tingkat rendah kita?"
Tetua pertama mengangkat wajahnya, menatap Patriak Jun Tao yang kini wajahnya sudah memerah.
" Patriak, aku juga tidak mengetahui hal itu. Yang kini aku takutkan, jika kelima klan lainnya ikut campur dalam masalah sepele ini,"
Brakk!
Patriak Jun Tao bangkit dengan menghancurkan kursi yang dia duduki.
" Apa kau bilang, Hah! Kau mengatakan ini hanyalah masalah sepele?"
" Patriak, mohon tenangkan diri anda," Ucap tetua agung Klan Jun.
" Cih! Kalian semua memang sangat bodoh! Bagaimana bisa mengatakan ini hanya masalah sepele. Ingin di taruh di mana wajahku ini, kalah dengan seorang pemuda yang tidak jelas asal usulnya!"
Semua tetua hanya dapat diam menahan nafas mereka, saat merasakan tekanan yang kuat tiba-tiba merembas keluar.
" Patriak, hentikan hal bodoh anda ini. Atau anda sendiri yang akan menghancurkan Klan Jun."
" Diam! Aku tidak butuh nasehat dari orang tua sepertimu!" Teriak Patriak Jun Tao menatap tajam tetua agung Klan Jun.
Tetua agung Klan Jun menggelengkan kepalanya, melihat bagaimana sifat Patriak Jun Tao yang kini telah berubah keras kepala.
Hingga tidak lama kemudian, datang seorang murid yang masuk ke dalam ruangan dengan terburu-buru.
" Patriak, dan para tetua sekalian. Ada yang menyerang Klan!" Murid itu dengan nafas tak beraturan.
" Apa!" Ucap semua orang dengan terkejut, kemudian segera keluar dari aula Klan.
*****
Di Depan Gerbang.
Terlihat dua sosok berdiri dengan tenang menatap ribuan anggota Klan Jun, yang ada di bawahnya.
" Siapa kalian?" Teriak salah satu dari mereka.
__ADS_1
Xu Tian dan Bai Hu hanya diam tidak menjawab pertanyaan itu. Dengan tenang, Xu Tian melepaskan serangan menghancurkan beberapa bangunan yang ada di tempat itu.
" Dhuaaarrrr....."
" Dhuaaarrrr...."
" Formasi!" Teriak anggota Klan Jun, memberikan perintah.
*****
Di luar ruangan.
Dalam waktu singkat, semua anggota Klan Jun berkumpul di tempat itu.
Saat melihat Patriak serta para tetua mereka datang, anggota Klan Jun akhirnya dapat bernafas lega.
" Patriak, sumber getaran itu ada di depan gerbang. Sepertinya beberapa murid sudah ada di sana!" Ucap salah tetua tingkat rendah.
" Kita kesana sekarang! Beberapa tetua pergi dan aktifkan formasi."
" Baik, Patriak!"
Dengan segera semua anggota Klan Jun itu, bergerak menuju gerbang utama.
Beberapa saat kemudian, mereka semua tiba di depan gerbang, mereka dapat melihat dua sosok yang sedang berdiri di atas langit sambil terus melepaskan serangan untuk menghancurkan beberapa bangunan yang ada di sekitarnya.
Xu Tian yang mendengar suara itu, menghentikan serangannya menatap ke bawah tempat di mana Patriak Jun Tao berada.
Para tetua yang mendengar ucapan Patriak Jun Tao, akhirnya mengerti siapa yang telah berani menyerang Klan Jun mereka.
" Tetua agung, ini sangat aneh," Tetua pertama berbicara melalui telepati.
" Benar. Dia bahkan datang tanpa pasukan," Tetua agung Klan Jun dengan terus menatap Xu Tian.
Xu Tian menarik nafasnya dalam-dalam, lalu menghembuskan secara perlahan. Dia dapat melihat dengan jelas, bagaimana Klan Jun saat ini hampir mirip dengan Klan Hong.
" Apa setiap Klan memiliki seorang patriak yang bodoh? Melakukan tindakan yang dapat menghancurkan Klan sendiri." Batin Xu Tian dengan menggelangkan kepalanya.
" Wushhh...." Patriak Jun Tao tiba-tiba muncul tidak jauh dari tempat Xu Tian.
" Karena kau telah datang dengan sendirinya, maka aku akan dengan senang hati menggorok lehermu itu!" Ucapnya, yang kemudian menghilang dari tempatnya.
Bai Hu menggelengkan kepalanya mendengar ucapan itu, lalu dengan tenang memisahkan diri tidak ingin mengganggu kesenangan penguasanya.
" Plak...." Dengan gerakan santai, Xu Tian tiba-tiba menampar wajah Patriak Jun Tao yang kini muncul di sampingnya, bersiap melepaskan serangan.
" Apa!" Semua orang sangat terkejut saat melihat bagaimana Xu Tian dengan mudahnya menampar wajah seorang Raja Dewa - Dewa Petir.
__ADS_1
" Booms....." Patriak Jun Tao terlempar jatuh menghantam tanah dengan keras.
Xu Tian menatap ke arah Bai Hu. " Bunuh mereka yang menjadi pengikut sampah ini!" Perintah Xu Tian, menatap beberapa tetua Klan Jun.
Bai Hu menganggukan kepala dengan patuh, kemudian menghilang dari tempatnya.
" Dhuaaarrrr....." Tetua kedua Klan Jun hancur menjadi kabut darah.
" Dhuaaarrrr....." Tetua ketiga Klan Jun hancur menjadi kabut darah.
" Dhuaaarrrr...." Tetua keempat Klan Jun kembali hancur menjadi kabut darah.
Tubuh tetua agung, tetua pertama, tetua kelima, dan semua anggota Klan Jun bergetar dengan hebat, melihat bagaimana ketiga tetua mereka hancur dengan sekali serangan.
Xu Tian menghilang dari tempatnya, lalu mencekram leher Patriak Jun Tao.
" Katakan! Sejak kapan kau bergabung dengan mereka?" Xu Tian dengan menatap tajam.
" Cih! Aku tidak akan mengatakan kepadamu! Dan satu lagi, mereka akan segera menghancurkan kalian semua!" Ucap Patriak Jun Tao dengan tertawa mengejek.
" Benarkah?" Tanya Xu Tian dengan tersenyum tipis.
" Hahah-...."
" Plak!" Xu Tian menampar wajah Patriak Jun Tao, hingga menghancurkan sebagian wajahnya.
" Aku tidak akan membunuhmu saat ini. Kau akan melihat dengan matamu sendiri bagaimana mereka akan aku hancurkan!" Xu Tian menghilang di tempatnya, kemudian muncul di atas langit menatap semua anggota Klan Jun.
Tetua agung bersama kedua tetua Klan Jun yang masih hidup, segera berlutut di ikuti semua anggota lainnya.
" Tuan, ampuni kami semua." Ucap mereka dengan tubuh bergetar, bahkan kini semua anggota wanita dan anak-anak ikut keluar dari tempat persembunyiannya, berlutut dengan menangis.
" Wushhh....., Wushhh....." Kelima Patriak dan Leluhur Ling Zhengji muncul di tempat itu dengan tatapan terkejut.
Leluhur Ling Zhengji menatap ke arah Patriak Jun Tao, yang berada di cengkraman Xu Tian.
" Tuan muda," Leluhur Ling Zhengji dengan memohon.
Kelima Patriak Klan terkuat di Wilayah Tengah, masih diam menatap tidak percaya kejadian di hadapannya.
Leluhur Ling Zhengji yang ingin mencoba mendekati Xu Tian, tiba-tiba mendapatkan hadangan dari Bai Hu.
Tempat itu menjadi hening, hanya ada suara tangisan anak-anak kecil yang terdengar.
Xu Tian dengan tajam melihat semua anggota Klan Jun yang ada di bawah. Kemudian mengalihkan pandangannya, ke tempat kelima patriak.
" Lihatlah! Ini semua terjadi karena kalian terlalu lembek, dengan menutup mata atas kejahatan yang terjadi di Wilayah Tengah. Membiarkan kelompok organisasi Teratai Hitam, melakukan pergerakan menyusup ke klan kecil. Apa kalian semua tidak menyadari? Bagaimana bisa klan kecil, tiba-tiba memiliki kekuatan menyamai Klan kuat seperti kalian?" Ucap Xu Tian dengan tajam.
__ADS_1
Bai Hu sendiri, membunuh mereka yang memang benar-benar terlibat secara langsung dengan Teratai Hitam. Hal itu dapat di rasakan dari aura mereka, meski hampir semua anggota Klan Jun kini memiliki aura yang sama dengan organisasi Teratai Hitam, namun itu masih samar-samar.