
" Benar, tujuan awalku ke tempat ini unruk mencari informasi mengenai kelompok teratai hitam, apakah tuan manager memiliki informasi mengenai mereka?"
" Tuan muda, anda menemukan orang yang tepat. Meski kami hanya memiliki beberapa informasi, namun aku dapat menjamin informasi ini sangat berguna untuk tuan muda."
Xu Tian tersenyum dengan senang.
" Lalu apakah manajer memiliki informasi tentang kekuatan kelima Klan terkuat di dunia dewa?"
Manajer terdiam menatap Xu Tian dengan serius.
" Mengapa tuan muda menanyakan hal ini? Apakah tuan muda memiliki niat buruk atau-...."
" Aku berniat pergi menuju Ibu kota Wilayah Tengah. Jadi sudah seharusnya aku mengetahui kekuatan mana yang harus aku hindari, dengan mengetahui tentang kekuatan dari kelima klan itu, akan membuatku lebih berhati-hati dalam melakukan pergerakan." Jelas Xu Tian dengan tenang. Meski begitu, sebenarnya bukan itu tujuan dia menanyakan tentang informasi kelima klan terkuat itu.
Manajer menganggukkan kepala memahami maksud Xu Tian.
Dia mengingat bagaimana ucapan Xu Tian pertama kali, di mana kedatangannya ke tempat ini untuk mencari informasi mengenai kelompok teratai hitam.
" Tuan muda tidak perlu khawatir. Kelima Klan itu tidak akan ikut campur terhadap permasalahan yang terjadi kepada orang lain, kecuali dari Klan mereka sendiri. Untuk kekuatan kelima klan masih sangat rahasia, bahkan tetua tingkat tinggi mereka saja, yang aku dengar sudah mencapai tingkat kultivasi Kaisar Dewa." Sang Manajer menjelaskan.
" Aku mengerti."
" Untuk kelompok teratai hitam, kami menjualnya dengan harga sepuluh juta koin emas, apa tuan muda masih tertarik?"
Xu Tian mengerutkan keningnya. Dia tidak menyangka akan semahal ini.
" Tidak masalah, selagi informasi yang tuan manajer berikan sesuai."
Manajer tersenyum dengan senang.
" Kelompok teratai hitam memiliki banyak markas cabang yang tersebar di seluruh Wilayah. Meski begitu Gunung Teratai yang berada di bagian Utara ibu kota tetap menjadi markas utama mereka. Untuk sampai di Gunung Teratai, tuan muda harus melewati hutan hitam dan hutan tanpa nama. Kekuatan mereka sendiri sebanding dengan gabungan dua klan terkuat yang ada di Wilayah Tengah. Dan satu lagi, aku mendengar jika Jiang Fuyang bukan lagi pemimpin kelompok tersebut,"
" Sejak kapan pergantian pemimpin mereka?"
" Untuk hal itu, aku tidak dapat memastikan kapan pemimpin mereka di ganti. Bahkan identitasnya saja sangat sulit untuk di temukan. Informasi ini hanya kelima Klan dan menara informasi pusat yang mengetahuinya."
Xu Tian terdiam, dia memang sejak awal meyakini kekuatan yang ada di belakang kelompok teratai hitam cukup kuat sehingga membuat kelima Klan bahkan tidak terlihat melakukan apapun untuk menghentikan mereka.
" Aku ingin mengetahui sekte terkuat yang ada di dunia dewa,"
__ADS_1
Manajer menggelengkan kepalanya dengan tersenyum. " Tuan muda, sekte di dunia dewa hanyalah sebuah organisasi kecil, bahkan mereka sangat menghormati klan yang ada di Wilayah mereka sendiri."
" Jika memang tuan muda berniat menghancurkan kelompok teratai hitam, aku sarankan tuan muda berkerja sama dengan Klan Xu. Mereka adalah Klan yang sangat mengerikan, bahkan Patriak dari keempat klan yang lain sangat menghormati tetua tingkat tinggi mereka."
" Baik, terima kasih atas informasinya." Xu Tian dengan memberikan cincin penyimpanan berisi lima belas ribu koin emas untuk membayar semua informasi yang dia peroleh.
" Tuan muda, terima kasih banyak. Jika tuan muda membutuhkan sesuatu, tuan muda dapat mendatangi menara informasi pusat yang berada di Ibu kota. Mereka akan mengenali lencana ini," Manajer dengan tersenyum ramah, lalu memberikan lencana berwarna hijau kepada Xu Tian.
Setelah berbincang selama beberapa saat, Xu Tian akhirnya pamit undur diri untuk melanjutkan perjalanannya.
Xu Tian melangkah kaki keluar dari menara informasi. " Apa aku harus kembali terlebih dulu, atau aku coba memasuki hutan tanpa nama dan hutan hitam?" Batin Xu Tian bertanya-tanya.
" Lebih baik aku pergi ke Klan Ling. Semoga saja senior Ling Zhengji dapat membantuku." Xu Tian kemudian melesat pergi menuju ke arah barat.
Tujuannya kali ini pergi menuju Ibu kota untuk menemui Leluhur Ling Zhengji, dia berniat meminta bantuan agar dapat memasuki Klan Lin, di mana klan tersebut akan mengadakan kompetisi.
Xu Tian terus bergerak ke arah barat meninggalkan kota Yuan.
Hingga saat dalam perjalanan, Xu Tian merasakan dua aura yang terus mengikutinya setelah keluar dari menara informasi.
" Apa yang mereka inginkan." Ucap Xu Tian pelan, yang kemudian memperlambat pergerakannya.
" Swusshh...." Xu Tian bergerak dengan menghilangkan aura miliknya.
"Aku sepertinya pernah bertemu dengan mereka, tapi di mana?" Batin Xu Tian, hingga beberapa saat dia mengingat jika mereka berdua yang sebelumnya berada di penginapan.
Xu Tian terus mengikuti keduanya yang kini sedang berusaha mencarinya. Hingga saat sudah memasuki kawasan gunung, Xu Tian melihat mereka menghentikan gerakannya.
" Sangat cepat,"
" Sepertinya dia bukan pemuda biasa,"
Keduanya dengan nafas tak beraturan setelah mencoba mengimbangi kecepatan Xu Tian.
Xu Tian yang melihat itu tersenyum tipis, lalu memangkas jarak dengan keduanya.
Xu Tian melepaskan kembali auranya.
" Dia di belakang kita," Ucap salah satu dari mereka dengan terkejut.
__ADS_1
" Tenanglah, smeoga aja dia tidak mencurigai kita,"
Mereka berdua kemudian turun untuk beristirahat, agar Xu Tian bergerak mendahuluinya.
" Swusshh...." Kilatan cahaya melesat melewati tempat mereka.
" Cih! Tampangnya saja terlihat sangat polos!" Ucap salah satu dari mereka yang melihat Xu Tian melewatinya.
Hingga tiba-tiba terdengar suara dari belakang badan keduanya.
" Apa yang kalian inginkan dariku?"
Keduanya yang mendengar suara itu segera melesat menjauh, namun Xu Tian dengan cepat melepaskan serangan Tapak Dewa Naga.
" Dhuaaarrrr...." Ledakan keras terjadi mengenai kehampaan, setelah keduanya mampu menghindari serangan tapak Xu Tian dengan wajah penuh keterkejutan.
" Ternyata dia sengaja menyembunyikan tingkat kultivasinya." Ucap salah satu dari mereka dengan keringat dingin.
Mereka dapat merasakan serangan yang di lepaskan Xu Tian dapat membuat nya terluka cukup parah.
" Saudara hati-hati, pemuda itu sangat kuat dan memiliki teknik tingkat tinggi."
" Apa yang harus kita lakukan?"
" Tidak ada jalan lain, kita akan melawannya. Aku tidak yakin dia akan melepaskan kita."
Xu Tian masih berdiri di tempatnya dengan tenang. " Katakan padaku, apa tujuan kalian terus mengikutiku?"
Keduanya hanya diam tanpa menjawab ucapan Xu Tian.
" Jika itu yang kalian inginkan, aku akan dengan senang hati melayaninya!"
Keduanya saling menatap, kemudian segera mempersiapkan diri untuk melawan Xu Tian.
Xu Tian yang berdiri sekitar lima puluh meter dari mereka tersenyum tipis.
" Jangan salahkan aku jika terjadi sesuatu yang buruk terhadap kalian!" Xu Tian dengan menghilang dari tempatnya.
" Swusshh...." energi angin menerpa wajah keduanya, hingga beberapa saat sebuah tinju memukul wajah salah satu dari mereka, membuatnya terlempar hingga menghancurkan pohon di sekitarnya.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sabar yak. Aku baru pulang subuh, jadi tidur dulu bentar 😁