Penguasa Alam Dewa

Penguasa Alam Dewa
68. Rahasia Besar


__ADS_3

Xu Tian dan Leluhur Ling Zhengji terus melangkah kaki memasuki kediaman para petinggi Klan Ling.


Hingga tidak lama kemudian, mereka tiba di kediaman Leluhur Ling Zhengji.


" Kita akan menuju tempat rahasia Klan Ling." Ucap Leluhur Ling Zhengji.


Xu Tian hanya menganggukan kepala dan terus mengikuti Leluhur Ling Zhengji.


Ling Zhengji menggerakkan tangannya membuka formasi yang terpasang di depan ruangan yang ada di kediamannya.


Hingga tidak lama kemudian, muncul sebuah pintu yang berada di bawah lantai.


Ling Zhengji segera mengangkat pintu itu ke atas, hingga kini terlihat sebuah tangga menuju ruangan bawah tanah.


Leluhur Ling Zhengji menatap Xu Tian, lalu melangkah kaki menuruni anak tangga.


Xu Tian mengerutkan keningnya saat merasakan aura aneh yang tiba-tiba muncul.


" Kamu akan mengetahuinya nanti," Leluhur Ling Zhengji yang melihat perubahan wajah Xu Tian.


Mereka berdua, akhirnya tiba di ruangan bawah tanah. Terlihat tempat di sekitarnya di penuhi dengan berbagai macam senjata yang tergantung pada dinding ruangan.


" Semua senjata yang kamu lihat, adalah senjata yang di peroleh para Leluhur sebelumnya, saat melakukan petualangan di dunia dewa." Jelas Leluhur Ling Zhengji, yang kemudian berjalan menuju sebuah batu giok yang lumayan besar mengeluarkan aura putih.


Xu Tian sangat terkejut saat merasakan aura roh yang sangat kuat pada bagian batu giok itu.


" Apa kamu merasakannya?"


" Aku merasakan aura roh yang sangat kuat, namun ini sedikit aneh, karena dari aura yang memancarkan ketenangan itu, terdapat sebuah roh jahat yang samar-samar merembas keluar,"


Leluhur Ling Zhengji menganggukkan kepala. " Aku juga belum mengetahui dengan pasti tentang batu giok ini. Hanya saja, aku pernah mendengar jika di dalam batu giok ini, terdapat sebuah mutiara penghisap roh."


Xu Tian melangkahkan kaki mendekati batu giok itu, kemudian mencoba menyentuh bagian luarnya.


" Wushhh..." Tekanan yang sangat kuat merembes keluar, perlahan sebuah asap tipis merangkak menyelimuti tangan Xu Tian.


Xu Tian terdiam mencoba mencerna semua yang terjadi. Dengan menutup kedua matanya, Xu Tian mulai larut dalam pikirannya.


Sebuah gambaran masa lalu perlahan mulai berputar di dalam otaknya. Leluhur Ling Zhengji yang berada di belakang Xu Tian, hanya diam dan terus menatap ke arahnya.


Di bawah alam kesadaran Xu Tian.

__ADS_1


Xu Tian membuka kedua matanya menatap hamparan rumput yang sangat luas. Hingga tidak lama kemudian, muncul sebuah bayangan yang menyerupai dirinya.


" Kamu adalah aku, aku adalah kamu." Ucap bayangan itu dengan tersenyum menatap Xu Tian.


Xu Tian mulai larut dalam perasaan aneh yang menyelimuti hatinya. Di mana bayangan masa lalu di kehidupan sebelumnya terus saja muncul saat dia melihat sosok bayangan yang


" Jangan menangis. Semua telah terjadi, kegagalan kita di masa lalu menjadi pelajaran berharga. Untuk saat ini, bangun kembali semua pencapaian di masa lalu dengan kerja keras dan tekad pada diri kita. Hancurkan takdir itu, hancurkan penghalang itu. Kini kita memiliki kehidupan yang lebih baik di bandingkan di masa lalu. Kita yang sekarang memiliki keluarga yang harus di lindungi. Kita yang sekarang memiliki kewajiban untuk menjaga mereka semua. Lupakan dendam pada diri kita. Lupakan tentang kesedihan di masa lalu. Roh kita akan di sucikan kembali." Ucap sosok yang tidak lain Xu Tian di masa lalu.


Perlahan sosok bayangan itu berubah menjadi butiran cahaya emas. Cahaya itu mulai menyelimuti tubuh Xu Tian hingga membuatnya terjatuh di hamparan rumput.


Roh adalah pengendali jiwa dan raga, roh bertindak sebagai pikiran jiwa dan raga, jiwa merasakan seolah-olah pikiran itu asli dari diri sendiri.


Berbeda dengan pecahan jiwa, di mana seorang kultivator yang sudah memasuki tahapan tertentu mampu bangkit kembali saat pecahan jiwanya belum di hancurkan.


Sedangkan Roh sendiri, adalah inti dari kehidupan seseorang yang tidak akan pernah hilang meski jiwa dan tubuh kita telah hancur.


(Note. Penjelasan ini hanya imajinasi author.")


Di Dunia Luar.


Leluhur Ling Zhengji sangat terkejut saat tubuh Xu Tian terjatuh pingsan. Dengan cepat dia mengangkat tubuh Xu Tian, lalu membawanya naik ke atas.


Setelah berada di dalam kamar, Leluhur Ling Zhengji segera membaringkan tubuh Xu Tian.


Di Dunia Jiwa.


Perubahan di dunia jiwa, membuat semua orang sangat terkejut. Pikiran dan jiwa mereka seakan merasakan ketenangan yang luar biasa membuat semua penghuni di dalamnya mengantuk.


" Ibu, aku ingin tidur." Ucap Xu Yue Lin meminta Qing Ling menggendongnya.


Qing Ling yang merasakan hal yang sama, segera mengangkat tubuh gadis kecil itu, lalu masuk ke dalam istana langit.


Hal itu juga terjadi pada Xie Heng yang sedang berkultivasi, hingga akhirnya dia tertidur.


Semua penghuni dunia jiwa tertidur tanpa mengetahui fenomena yang terjadi di tempat itu.


******


Di Suatu Tempat.


Sebuah patung memancarkan cahaya putih yang kemudian berubah menjadi keemasan.

__ADS_1


" Wushhh...." Dua sosok tiba di tempat itu dengan melebarkan kedua matanya.


" Apa dia kembali?" Ucap salah satu sosok yang menggunakan pakaian seperti kaisar dengan mahkota yang di hiasi Naga.


" Kaisar, sepertinya dia sudah mengetahui hal ini akan terjadi, sehingga meminta kaisar untuk melakukan pergerakan saat ini juga."


Sosok yang di panggil kaisar terdiam dengan pikiran kacau. " Kumpulkan semua petinggi, serta awasi para pembakang itu!"


" Baik.."


" Hais... mengapa dia kembali," Ucap kaisar dengan pikiran yang semakin tidak tenang.


******


Alam 9 Surga.


" Bukankah ini terlalu cepat?" Ucap wanita cantik yang terus menatap patung giok di depannya.


" Tidak. Ini semua telah sesuai dengan apa yang dia inginkan."


" Ta-..."


" Tidak perlu khawatir, meski dia masih lemah, namun aku yakin dia mampu melewati semuanya. Jangan pernah meragukan cucumu sendiri." Ucap pria tampan di sampingnya.


" Kamu benar. Aku hanya terlalu mengkhawatirkannya."


" Sudah saatnya kita membantu mereka di dunia kultivator,"


" Baiklah, biarkan aku yang menemui mereka."


Keduanya kemudian lenyap dari tempat itu.


Di tempat persembunyian, terlihat seorang yang mendengar semua percakapan di antara keduanya.


" Aku harus segera bertindak, jika tidak semua yang telah di rencanakan akan hancur berantakan."


" Kau terlalu percaya diri, menganggap kami tidak mengetahui apa yang kau lakukan!" Ucap pria yang sebelumnya berbicara dengan sang wanita muncul di tempat sosok yang bersembunyi.


" Penguasa 9 Surga, maafka-..."


" Aku tidak akan bersikap lembek lagi kepada mereka yang berniat buruk terhadap cucuku. Meski dia telah melarangku untuk membantu nya untuk mencapai puncak yang dia inginkan." Ucap Penguasa 9 Surga yang langsung menghancurkan tubuh sosok yang diam-diam menguping pembicaraannya.

__ADS_1


Setelah membunuh sosok tersebut, Penguasa 9 Surga menghela nafas panjang. " Dia memang keras kepala, selalu tidak ingin menyusahkan keluarganya sendiri." Batinnya mengingat bagaimana masa-masa mereka masih berkumpul bersama.


__ADS_2