
" Swusshh...." Pedang yang sangat di kenali Bo Yosheng tiba-tiba muncul di hadapannya.
Bo Yosheng terdiam dengan mulut kelu tidak mampu mengeluarkan sepatah katapun.
" Kau mengenalinya bukan?" Tanya Xu Tian yang menggunakan tampilan wajah Liang Ji.
Bo Yosheng mengangkat wajahnya menatap Liang Ji.
" Apa maksudmu?"
" Hahahaha.... Bo Yosheng, kau benar-benar membuatku muak!" Xu Tian menatap tajam Bo Yosheng.
" Bukankah pedang itu yang selalu mengalahkanmu, saat kau berlatih bersama Ayahku?"
Wajah Bo Yosheng memerah menahan kemarahan. " Apa yang sebenarnya kau inginkan?"
" Ambil pedang itu, dan gorok lehermu sekarang juga!" Ucap Xu Tian dengan dingin.
" Tid-..."
" Bai Mo!" Ucap Xu Tian memotong ucapan Bo Yosheng.
" Berikan penyiksaan kepadanya, jangan sampai dia terbunuh dengan mudah!" Ucap Xu Tian yang kemudian memasukkan Bo Yosheng ke dalam dunia jiwa.
" Wushhh..." Bai Mo ikut lenyap dari tempat itu.
Setelah memasukan mereka berdua, Xu Tian menatap pertempuran yang kini hanya menyisakan ratusan anggota Teratai Hitam.
Dengan gerakan tenang, Xu Tian melepaskan petir dari telapak tangan yang kemudian berubah menjadi jarum-jarum kecil.
" Wushhh...." Xu Tian melesatkan menuju ratusan anggota Teratai Hitam.
" Arghhh...." Teriak kesakitan terdengar, bersamaan dengan tubuh mereka yang di selimuti petir hitam lalu meledakannya.
Shang Hai, Shang Gou, Shang Lou, Yuan Qi, dan Fu Li Guan menatap kejadian itu dengan bergedik ngeri.
" Sangat menakutkan!" Batin mereka semua dengan keringat dingin.
" Kalian bereskan tempat ini. Beberapa saat lagi Feng Huang, Feng Louzhi, dan Long Hei akan tiba." Ucap Xu Tian yang kemudian lenyap dari kehampaan.
Setelah kepergian Xu Tian, Shang Hai dan lainnya segera mengumpulkan mayat menjadi tumpukan gunung, lalu membakarnya.
Mereka lalu membereskan bangunan-bangunan yang telah rusak.
__ADS_1
*****
Di Dalam Dunia Jiwa.
Kehadiran Bo Yosheng di dalam Dunia Jiwa, di sambut tatapan dingin oleh Bai Hu yang sedang berada di penjara tempat di mana tahanan musuh yang di tangkap Xu Tian.
" Wushhh...." Bai Mo muncul di tempat itu dengan tersenyum menatap ke arah Bai Hu.
" Saudara Mo, apa yang akan kita lakukan kepadanya?"
" Tuan muda meminta kita memberikan sedikit hadiah kepadanya," Ucap Bai Mo dengan bersemangat.
Bai Hu tersenyum dengan menggelangkan kepala. " Baiklah, biar aku yang memulainya." Ucap Bai Hu dengan semangat.
Mereka berdua kemudian mulai menyiksa Bo Yosheng.
******
Di tempat lain.
Kilatan cahaya keemasan terus melesat membelah awan dengan kecepatan tinggi.
" Aku merasakan sesuatu yang aneh tidak jauh dari tempat ini," Batin Xu Tian dengan terus bergerak.
Dua kilometer kemudian, Xu Tian melihat sebuah danau dengan yang di kelilingi gua di sekitarnya.
" Tempat apa ini sebenarnya?" Xu Tian dengan mengerutkan keningnya menatap ke arah bawah.
Terlihat di bawah sana danau hitam dengan puluhan gua yang mengitari di sekelilingnya.
Xu Tian secara perlahan turun ke bawah dengan sikap waspada.
" Wushhh..." Tubuhnya muncul di dekat danau mencoba menyebarkan persepsinya untuk mengetahui keadaan di tempat tersebut.
" Sangat aneh, meski tempat ini terlihat sangat indah dan menyeramkan, namun aku sama sekali tidak dapat merasakan kehadiran siapapun."
Hingga tiba-tiba tanah di sekitarnya bergetar bersamaan sebuah cahaya hitam yang membentuk sebuah kubah menutupi area danau.
Xu Tian tersenyum kecil saat mengetahui dia sudah masuk ke dalam perangkap.
Dengan terus mencoba bersikap tenang, Xu Tian mulai mengeluarkan Tombak Naga.
Hal ini dia lakukan karena masih belum dapat mengetahui sosok yang menghuni tempat tersebut.
__ADS_1
" Swusshh..... Swusshh...."
Dalam waktu singkat, muncul puluhan Hewan dengan tubuh menghitam melepaskan aura yang cukup kuat.
Hewan itu sendiri, adalah gagak hitam, ular hitam, elang hitam, beruang hitam, dan kura-kura hitam dengan tubuh yang paling besar muncul dari dalam Danau.
Mereka semua menatap Xu Tian dengan tatapan tajam.
Xu Tian sendiri masih dengan tenang berdiri di tempatnya tanpa bergerak sedikitpun.
" Apa yang sebenarnya terjadi pada mereka?" Xu Tian dengan bingung saat melihat fisik mereka semua yang menghitam.
" Swusshh...." Kura-kura hitam merubah wujudnya menjadi sosok manusia.
" Siapa kamu yang sudah memasuki kawasan ini?" Tanya Kura-kura hitam berjalan mendekati Xu Tian.
" Mohon maaf sebelumnya, karena telah lancang memasuki kawasan kalian." Ucap Xu Tian dengan menangkupkan kedua tangannya.
Kura-kura hitam menggelengkan kepalanya tersenyum kecut.
" Sungguh menyedihkan. Kamu bahkan belum menyadari apapun setelah tiba di tempat ini," Ucap Kura-kura hitam yang kini menghentikan langkahnya tepat berjarak tiga meter dari Xu Tian.
" Aku yakin kamu bukan orang bodoh! Hanya saja kecerobohanmu itu membuatmu berada dalam situasi yang sulit,"
Xu Tian terkekeh pelan mendengar ucapan tersebut. " Situasi sulit? Di Dunia ini semua hal akan terasa sulit saat kita tidak mampu mengetahui jawabannya, namun kesulitan apapun itu akan berbeda saat kita mampu mengetahuinya." Ucap Xu Tian dengan tenang.
" Aku memang merasakan keanehan saat memasuki kawasan ini. Aku tetap melanjutkan untuk tiba di tempat ini bukan tanpa alasan. Yang pertama, aku sangat menyukai sebuah tantangan, dan yang kedua jiwa penasaran pada diriku sangat tinggi saat melihat sesuatu yang menarik di mataku."
Semua sosok yang ada di tempat ini dapat dengan jelas mendengar ucapan Xu Tian, mereka kini menatap Xu Tian sedikit berbeda dari sebelumnya.
" Pemuda yang sangat menarik," Batin kura-kura hitam menatap Xu Tian dengan serius.
Xu Tian mengitari pandangannya melihat satu persatu sosok yang ada di tempat itu.
" Jika aku boleh tau, apa yang sebenarnya terjadi pada diri kalian semua?" Tanya Xu Tian dengan menghentikan pandangan ke arah sosok Kura-kura hitam.
Kura-kura hitam menatap Xu Tian dengan serius. " Aku akan menjelaskan kepadamu tentang tempat ini terlebih dulu. Mungkin kamu tidak akan pernah menemukan tempat ini jika tidak memiliki kemampuan khusus. Tempat ini di lindungi sebuah formasi yang terus saja mengurung kami semua, dan seperti yang kau lihat saat ini, di mana danau hitam adalah sumber kehidupan kami selama ribuan tahun, dengan adanya formasi yang menyerap aura kehidupan, membuat kami terpaksa menyerap energi hitam yang kini mengubah tampilan fisik. Aku tidak mengetahui bagaimana bisa sosok itu melakukan ini semua, hanya saja kini kami semua mulai mengerti, jika danau ini mampu memberikan kami agar terus tetap hidup, namun dengan imbalan kehilangan aura kehidupan dan tingkat kultivasi yang sewaktu-waktu semakin mengalami penurunan." Jelas Kura-kura hitam menghembuskan nafas panjang.
Xu Tian menganggukkan kepala. " Apa kalian ingin keluar dari tempat ini?" Tanya Xu Tian dengan serius membuat mereka semua kini menatap Xu Tian.
Xu Tian terkekeh pelan. " Jika memang kalian percaya padaku, aku akan mengeluarkan kalian semua, hanya saja aku tidak ingin membantu kalian secara cuma-cuma,"
" Katakan.."
__ADS_1