Penguasa Alam Dewa

Penguasa Alam Dewa
50. Menuju Wilayah Tengah


__ADS_3

Satu bulan berlalu dengan cepat. Xu Tian saat ini sedang berada di dalam salah satu ruangan yang ada di Istana Xufelong.


Xu Tian dengan tenang terus menyuling beberapa pil, di antaranya pil peledak energi tingkat perak dan pil peledak energi tingkat emas.


Pil peledak energi tingkat perak sendiri akan dia berikan kepada anggota ketiga sekte. Pil tersebut berguna untuk membantu dan mendorong energi yang ada di dalam tubuh, serta mempercepat penerobosan ke tingkat selanjutnya.


" Untuk saat ini aku rasa sudah cukup, sebaiknya aku segera membersihkan diri." Ucap Xu Tian saat melihat sudah ada ribuan pil peledak energi tingkat perak yang di buatnya.


Selama dua minggu terakhir ini, Xu Tian benar-benar berkerja dengan keras mempersiapkan segala sesuatunya, terutama perkembangan murid-murid sekte yang akan menjadi pasukannya.


Pembangunan Istana Xufelong sendiri, saat ini sudah memasuki tahap akhir dan di perkirakan akan selesai sekitar dua sampai tiga hari lagi.


Dengan kemampuan yang di miliki Feng Huang, Feng Louzhi, Long Hei, Bai Hu, Bai Mo, Bai Luan, Yuan Qi, Fu Li Guan Shang Hai, Shang Lou, Shang Gou, tetua dan patriak dari ketiga Klan, serta dua puluh lima abdi baru Xu Tian, kini pembangunan berjalan dengan cepat.


Sedangkan untuk murid-murid Sekte, saat ini sedang dalam latihan tertutup bersama dengan ketiga leluhur sekte.


Xu Tian juga telah memanggil perwakilan dari Klan Zhu, Klang Hong, dan Klan Nan untuk datang ke Istana Xufelong.


Hal ini di lakukan sebagai persiapan pembukaan Istana Xufelong yang rencananya akan memiliki nama Sekte Xufelong untuk bagian sekte, Rumah Lelang Xufelong untuk bisnis, dan Istana Xufelong sendiri yang menjadi pusat utama berdirinya bangunan di tempat itu.


****


Halaman Istana Xufelong.


Feng Huang yang sedang berjaga serta mengawasi pembangunan di tempat itu, di kejutkan dengan kedatangan Xu Tian.


" Tuan muda..." Feng Huang memberikan hormat.


" Feng Huang, bagaimana dengan latihan mereka?"


" Tuan muda, saat ini mereka masih belum keluar dari latihan tertutup. Namun, beberapa hari yang lalu aku merasakan ledakan energi dari tempat mereka semua berlatih. Aku rasa mereka akan keluar saat Istana Xufelong benar-benar telah berdiri seratus persen." Jelas Feng Huang dengan hormat.


" Lalu bagaimana dengan Klan Zhu, Klan Hong, dan Klan Nan. Apa mereka sudah memberikan kabar?"


" Untuk hal itu aku tidak mengetahuinya secara pasti, hingga saat ini mereka belum memberikan kabar tentang keberadaan mereka."


" Aku harap perjalanan mereka akan baik-baik saja.."


Feng Huang menganggukan kepala, lalu kembali menatap Feng Louzhi dan Long Hei yang sedang membuat sebuah patung Naga dan Phoenix.

__ADS_1


Xu Tian menatap mereka dengan tersenyum. " Mereka sangat menikmati pekerjaan ini," Ucapnya dengan pelan.


" Tuan muda, lalu apa rencana tuan muda setelah ini?"


Xu Tian terdiam, lalu menatap serius ke arah Feng Huang. " Sepertinya aku akan pergi menuju Wilayah Tengah terlebih dulu. Untuk urusan di tempat ini, aku serahkan kepadamu."


Feng Huang terdiam setelah mendengar rencana Xu Tian.


" Tuan muda, izinkan salah satu dari kami untuk ikut," Ucap Feng Huang dengan serius.


Xu Tian menggelangkan kepalanya. " Aku rasa kalian lebih di butuhkan di tempat ini. Tidak perlu khawatir, aku hanya ingin menyelidiki tentang kelompok Teratai Hitam."


" Tap-..."


" Feng Huang, aku bukan orang yang ceroboh dalam melakukan tindakan. Jadi tidak perlu khawatir."


Feng Huang terlihat sangat merasa bersalah, dia bahkan melupakan hal itu.


" Tuan muda, maafkan saya.." Ucap Feng Huang dengan rasa bersalah karena tidak mempercayai Xu Tian.


" Seharusnya aku yang berterima kasih kepadamu. Aku mengetahui kekhawatiran kalian semua terhadapku. Aku minta kamu untuk melakukan tugas yang telah aku berikan dengan baik. Aku akan kembali secepatnya ke tempat ini," Ucap Xu Tian yang kemudian menghilang dari kehampaan.


Feng Huang terdiam di tempatnya saat Xu Tian benar-benar telah pergi.


*****


Di tempat lain.


Kilatan cahaya melesat di atas awan dengan kecepatan tinggi membelah angin.


Xu Tian terus bergerak dengan kecepatan tinggi melewati hutan dan gunung yang menjadi pembatas kedua wilayah.


Istana Xufelong sendiri berada tepat di balik gunung tersebut, dengan hutan yang memisahkan kedua wilayah.


Setelah bergerak selama dua jam, Xu Tian akhirnya tiba di daerah perbatasan yang di jaga oleh beberapa pasukan perbatasan.


" Swusshh...." Xu Tian segera turun setelah berada sekitar lima puluh meter dari posko perbatasan.


Dengan langkah tenang, Xu Tian segera berjalan ke arah posko tersebut.

__ADS_1


Penjaga perbatasan yang sedang sedang bersantai, di kagetkan dengan kehadiran seorang pemuda tampan.


" Pemuda itu." Batin penjaga dengan terkejut. Dia dapat melihat jika Xu Tian baru saja melewati hutan perbatasan seorang diri.


Penjaga perbatasan merasa aneh, karena biasanya hanya orang-orang penting saja yang melewati posko perbatasan, sedangkan mereka yang tidak memiliki kepentingan tertentu, akan melewati jalur lain. Seperti halnya kelompok-kelompok tertentu maupun para pengembara.


Xu Tian sendiri terus berjalan tanpa menghiraukan tatapan penjaga yang terus menatap ke arahnya. Xu Tian menyadari tatapan mereka, hanya saja Xu Tian memang sengaja ingin melewati posko perbatasan di bandingkan melawati jalur lain.


Hal ini di lakukan karena rencana yang akan di lakukan selanjutnya di masa depan nanti.


Hingga akhirnya tiba di depan penjaga perbatasan.


" Penjaga!" Panggil Xu Tian membuyarkan lamunan penjaga tersebut.


" Ah.. tuan muda, tunjukan tanda pengenal anda." Ucap penjaga perbatasan setelah tersadar.


Xu Tian dengan tenang memberikan lencana Istana Xufelong.


Penjaga menerima, lalu segera memeriksakan indentitas Xu Tian.


Xu Tian tersenyum saat melihat raut wajah kebingungan penjaga perbatasan.


" Tuan muda, apa anda benar-benar dari Wilayah Timur?"


" Benar. Aku memaklumi ketidaktahuan penjaga perbatasan, akan adanya kekuatan baru di Wilayah Timur. Dan Istana Xufelong adalah kekuatan baru yang akan kita resmikan."


Penjaga perbatasan yang ada di tempat itu mulai berkumpul di dekat Xu Tian. " Apa maksudmu? Membangun sebuah kekuatan di Wilayah yang ada di Dunia Dewa harus memiliki izin dari pihak-pihak otoritas tertinggi di setiap Wilayah, agar tidak menganggu keseimbangan." Ucap salah satu penjaga perbatasan dengan menatap tajam.


Xu Tian menghembuskan nafasnya, lalu membalas tatapan mereka dengan tajam.


" Tugas kalian hanya menjaga perbatasan, jadi tidak perlu mencampuri urusanku. Aku mengetahui peraturan yang ada di Dunia Dewa."


Mereka semua yang mendengar ucapan Xu Tian mendengus dengan kesal.


Xu Tian sendiri telah memahami peraturan yang ada, hanya menguntungkan para b*jingan dewa penghianat. Mereka melakukan itu semua, agar orang-orang di Dunia Dewa tidak memiliki kemampuan melawan Istana Langit. Dan dengan cara ini lah mereka menekan orang-orang yang ada di kelima wilayah.


Xu Tian melakukan hal ini, karena ingin menarik perhatian mereka agar bisa ikut dalam kompetisi wilayah, karena setelah kehancuran ketiga sekte, maka kesempatan untuk ikut dalam kompetisi juga menghilang.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


1 Bab kak 🙏🏻🙏🏻🙏🏻


Maaf aku lagi main ke tempat saudara, jadi gak bisa up 2 bab hari ini.


__ADS_2