
Nathan menjauhkan ponselnya saat terdengar teriakan istri keduanya di ujung sana. Lelaki itu sungguh merasa terkejut dengan apa yang diucapkan oleh Clara.
"Kamu sudah berjanji akan menemaniku sampai aku selesai perawatan, tapi kenapa kamu malah pergi menemui gadis kampung itu?" Clara kembali berteriak membuat Nathan kembali menjauhkan ponselnya dari indera pendengaran.
"Aku menemui Indira karena dia baru saja mengalami kecelakaan, Clara. Kenapa kamu malah marah-marah? Beberapa saat yang lalu, aku mendapat telepon dari pihak rumah sakit jika Indira mengalami kecelakaan. Aku panik, Clara, karena itu aku langsung pergi ke rumah sakit untuk memastikan keadaan Indira. Aku takut terjadi apa-apa dengan Indira juga calon bayi yang berada dalam kandungannya," jelas Nathan panjang lebar tanpa menyadari jika ucapannya justru semakin membuat perempuan di ujung sana meradang karena kesal.
"Tapi kamu sudah janji padaku, Nathan, kalau kamu akan menemaniku hari ini!" Clara mengingatkan janji Nathan padanya.
"Aku tahu, Clara. Tapi aku tidak mungkin membiarkan Indira di rumah sakit sendirian. Biar bagaimanapun, dia adalah istriku."
"Aku juga istrimu, Nathan!"
Lelaki berwajah tampan itu mengembuskan napas lelah. Berdebat dengan Clara memang tidak akan pernah ada habisnya. Nathan juga pasti akan kalah sangat berdebat dengan wanita yang rela dia jadikan sebagai istri keduanya itu.
"Sekali ini saja, aku mohon, mengertilah, Clara! Indira sangat membutuhkan aku sekarang. Saat ini Indira sedang terbaring lemah di ranjang pasien. Aku tidak mungkin meninggalkannya begitu saja. Biar bagaimanapun, Indira adalah istriku. Aku harus menjaganya sampai dia pulih!"
Nathan mematikan panggilan teleponnya sebelum Clara sempat menjawab ucapannya. Lelaki itu sungguh merasa kesal karena Clara tidak mau mengerti tentang keadaannya sekarang.
__ADS_1
Nathan menatap wajah Indira yang masih tertidur dengan pulas. Dokter mengatakan kalau Indira saat ini sudah baik-baik saja. Wanita itu hanya shock dengan kejadian yang menimpanya.
"Semoga kamu segera membaik, Sayang. Maafkan aku karena aku tidak bisa menjagamu. Seandainya aku memilih mengantarmu ke dokter hari ini, semua ini pasti tidak akan terjadi," batin Nathan.
Pria itu menyesali karena tadi pagi dia lebih memilih Clara dan memenuhi keinginan wanita itu dibandingkan mengantarkan Indira ke rumah sakit.
***
Clara pulang dengan wajah kesal. Kekesalannya semakin bertambah saat mendapati Nathan ternyata belum pulang dari rumah sakit.
Perempuan itu sengaja pulang malam setelah menelepon Nathan dan mengetahui jika lelaki itu berada di rumah sakit. Dia merasa kesal karena itu sengaja pulang telat dan berharap kalau Nathan sudah berada di rumah. Namun, ternyata lelaki yang menjadi suaminya itu belum pulang.
Wanita itu baru saja menelepon Nathan, tetapi, panggilan teleponnya tidak juga diangkat oleh pria itu. Kemarahannya semakin bertambah saat sebuah pesan masuk setelah panggilannya berakhir.
Nathan tidak mengangkat panggilan teleponnya, tetapi, lelaki itu malah mengiriminya pesan.
"Brengsek kau, Indira!" maki Clara saat melihat pesan yang terkirim pada ponselnya.
__ADS_1
Pesan berupa foto yang memperlihatkan Nathan sedang tertidur pulas sambil memeluk Indira itu seketika membuat Clara naik pitam.
Bagaimana tidak, lelaki yang sedari tadi ditunggunya, ternyata sedang tidur dengan wanita lain di sana. Ya! Meskipun Clara sadar jika Indira adalah istri pertamanya Nathan, tetap saja, Indira adalah wanita lain yang telah merusak kebahagiaannya bersama Nathan.
Seandainya saja Indira tidak datang dalam kehidupannya, Clara pasti saat ini sudah hidup bahagia bersama lelaki yang dicintainya.
Clara mengakui, saat ini dia sangat menyesal karena dulu pernah menyetujui pernikahan Indira dengan Nathan. Wanita itu berpikir jika Indira adalah perempuan kampungan yang akan dengan mudah dia singkirkan meskipun Indira sudah menikah dengan Nathan.
Akan tetapi, perkiraan Clara ternyata salah. Indira ternyata tidaklah sebodoh yang dia kira selama ini.
Sebuah pesan kembali masuk.
"Nathan bilang, malam ini dia tidur di sini bersamaku. Dia tidak mau pulang karena merasa khawatir padaku dan calon anaknya."
"Brengsek!"
BERSAMBUNG ....
__ADS_1
Doakan Author bisa kembali update setiap hari seperti biasanya ya teman-teman. Beberapa Minggu ini Author sibuk di dunia nyata sampai tidak sempat menulis.
Salam penuh cinta buat kalian semua ❤️❤️❤️❤️