
Clara pulang dari rumah sakit dengan menahan kesal yang teramat dalam. Dia merasa kesal karena Nathan tidak mau mengantarkannya pulang.
Suaminya itu lebih memilih menuruti keinginan Indira. Wanita itu tidak mau jika Nathan meninggalkannya. Oleh karena itu, Indira melarang Nathan untuk mengantarkannya pulang.
Sungguh! Clara merasa begitu kesal dengan sikap Nathan. Baru kali ini pria itu membantah keinginannya. Biasanya, Nathan selalu menuruti keinginannya. Lelaki itu tidak pernah sekalipun membantah setiap dia menginginkan sesuatu. Kalaupun Nathan tidak menuruti keinginannya, Clara akan menggunakan perusahaan untuk mengancam Nathan.
Pria itu sangat takut jika Clara sudah membawa nama perusahaan pada masalah mereka. Nathan takut, Clara akan mengadu pada ayahnya yang akhirnya akan berimbas buruk pada perusahaan yang baru dirintisnya.
Demi memiliki perusahaan sendiri Nathan rela menikahi Clara dan menyakiti Indira. Dia memutuskan menikahi Clara karena ayah wanita itu menjanjikan sesuatu yang menguntungkan untuknya. Jika bukan karena itu, Nathan tidak akan pernah menikahi wanita itu. Terlebih, saat Nathan menyadari jika ternyata dirinya hanya mencintai Indira. Apa yang dirasakan pada Clara ternyata hanya perasaan sesaat karena melihat kesempurnaan fisik dan keuntungan yang akan dia dapatkan setelah menikah dengan wanita itu.
Cinta Nathan pada Clara ternyata tidaklah seperti perasaan cintanya pada Indira yang begitu dalam. Setelah melihat bagaimana kelakuan Clara dan juga tabiat aslinya, rasa cintanya pada perempuan yang menjadi istri keduanya itu perlahan memudar.
Clara memang sempurna secara fisik juga materi. Wanita itu adalah sosok sempurna yang diidamkan banyak lelaki. Namun, ternyata kesempurnaan fisik dan materi tidak menjamin akhlak seseorang.
__ADS_1
Semakin hari, Nathan semakin kehilangan perasaan cintanya yang dulu begitu menggebu pada Clara sehingga rela menduakan Indira. Apalagi, saat tahu bagaimana kelakuan wanita itu.
Sebagai seorang istri, Clara hanya pintar memuaskan birahinya saja. Sementara itu, untuk hal lain, wanita itu tidak bisa. Bahkan untuk sekedar kenyamanan hati saja, Clara tidak bisa memberikannya.
Namun, tidak mudah bagi Nathan untuk melepas wanita itu. Kedua orang tua Clara pasti tidak akan tinggal diam seandainya Nathan tiba-tiba meninggalkan putri mereka. Apalagi, pernikahan mereka adalah pernikahan bisnis. Nathan menikahi Clara demi mendapatkan bantuan dana agar dia bisa mempunyai perusahaan sendiri.
Lelaki itu masih menimbang baik buruknya seandainya dia nekad melepaskan Clara saat ini. Meskipun hatinya sangat ingin, tetapi, Nathan harus bisa menahannya.
"Dasar Nathan sialan! Bisa-bisanya dia menolak keinginanku hanya demi perempuan kampung itu!" Clara memaki dengan kesal.
Saat ini dia berada di dalam taksi online yang dipesannya. Saat berangkat ke rumah sakit, Nathan yang menjemputnya ke rumah. Oleh karena itu, dia naik taksi sekarang.
"Kalau Nathan terus-terusan perhatian sama perempuan kampung itu, bisa-bisa Nathan akan kembali mencintainya. Aku tidak akan membiarkan itu terjadi. Nathan adalah milikku, sampai kapanpun akan tetap menjadi milikku!" Clara kembali berkata dalam hati.
__ADS_1
Wanita itu sedang memikirkan rencana agar dia bisa memisahkan Indira dengan Nathan. Apalagi, saat ini perempuan itu sudah tidak punya alasan lagi untuk tetap menjadi istri Nathan.
Sesuai perjanjian, Indira dan Nathan harus bercerai setelah anak itu dilahirkan. Dilahirkan ataupun keguguran bukannya sama saja? Bedanya, kalau dilahirkan, berarti bayi itu masih hidup, sedangkan kalau keguguran bayi itu lahir, tetapi sudah tidak ada lagi di dunia.
"Aku harus segera memaksa Nathan untuk menceraikan wanita itu sebelum dia berubah pikiran. Biar bagaimanapun, Nathan pernah sangat mencintai wanita kampung itu hingga akhirnya dia menghamilinya. Clara takut, perasaan yang dimiliki oleh Nathan pada Indira kembali bersemi.
Clara sangat takut dengan segala kemungkinan yang akan terjadi pada Nathan dan Indira seandainya kedua orang itu kembali bersama.
Jika sampai itu terjadi, jelas, Clara tidak akan tinggal diam. Dia pasti akan membalas perlakuan Nathan dan Indira bahkan lebih kejam dari apa yang mereka bayangkan.
"Kita lihat saja nanti, apa kamu masih akan tetap mempertahankan wanita itu jika aku melakukan sesuatu padanya?"
__ADS_1