PENYESALAN MERTUA KEJAM

PENYESALAN MERTUA KEJAM
RELA


__ADS_3

Abinaya tetap menyewa pengacara untuk Claudia meskipun wanita itu sudah jelas bersalah. Semua bukti-bukti bahkan sangat memberatkan Claudia.


Namun, biar bagaimanapun, wanita itu adalah istrinya. Abinaya tetap akan melakukan sesuatu untuk membela Claudia. Meskipun dirinya sendiri ragu jika Claudia bisa lepas dari jeratan hukum karena bukti-bukti kejahatan wanita itu.


Abinaya sangat menyesal karena tidak bisa mendidik istrinya dengan baik. Seandainya saja waktu bisa diputar, dia pasti akan menasihati istrinya. Walaupun mungkin sia-sia karena Claudia sangat keras kepala.


Akan tetapi, paling tidak, Abinaya bisa mencegah kelakuan istrinya yang sangat keterlaluan. Ah! Penyesalan memang selalu datang terlambat!


Apalagi, saat Abinaya melihat beberapa rekaman cctv di rumahnya yang ditunjukkan oleh Reyno. Dokter muda itu memang memberitahukan semuanya pada Abinaya.


Seluruh bukti tentang kejahatan Claudia terpampang semua dalam kamera pengawas. Abinaya tidak pernah tahu jika Dokter Reyno sudah mengawasi rumahnya semenjak lama.


Lelaki muda itu sudah tahu jika Claudia sering berbuat jahat pada Indira. Bukan hanya Claudia, menantu keduanya pun sama. Clara bahkan bekerja sama dengan istrinya untuk mencelakai dan menyingkirkan Indira dari rumahnya.

__ADS_1


Sungguh sangat keterlaluan sekali mereka. Memangnya apa kesalahan Indira sampai-sampai mereka begitu jahat ingin menyingkirkannya? Abinaya benar-benar tidak habis pikir.


Meskipun nama baik keluarga Abinaya akan tercemar, tetapi, laki-laki itu rela seandainya Claudia harus di penjara. Biar bagaimanapun, perempuan itu memang bersalah. Kalaupun saat ini Claudia sangat menyesal, tetap saja tidak bisa menghentikan pihak yang berwajib untuk melepaskan Claudia.


Semua bukti-buktinya sudah jelas. Wanita itu jelas akan ditetapkan bersalah. Apalagi, beberapa orang suruhannya yang telah mengeksekusi Indira pun sudah mengakui jika Claudia adalah dalang dari semuanya.


Abinaya menarik napas panjang dan mengembuskannya secara perlahan.


"Aku sudah berusaha untuk menolongmu. Akan tetapi, semua bukti yang ada sangat memberatkan kamu. Maafkan aku jika aku tidak bisa menolongmu, Claudia. Bukan aku tak mau, tapi kesalahanmu sudah sangat fatal." Pikiran Abinaya buntu. Sekeras apapun dia mencoba untuk menolong istrinya, tetap saja kemungkinan Claudia akan bebas sangatlah kecil dan hampir tidak ada celah.


Awalnya Abinaya mengira jika Dokter Reyno dan Indira mempunyai hubungan khusus. Namun, setelah mendengar pengakuan Dokter Reyno yang mengatakan kalau semua orang tidak ada yang peduli dengan keselamatan Indira, termasuk Nathan yang notabene adalah suaminya.


Dokter Reyno melaporkan Claudia karena merasa kasihan dengan Indira yang hampir setiap hari mendapatkan tekanan dari Claudia. Perempuan paruh baya itu bahkan sudah berulang kali ingin mencelakai Indira, tetapi, dia selalu gagal. Sehingga akhirnya Claudia nekad menyuruh orang untuk melenyapkan Indira.

__ADS_1


Dokter Reyno juga mengatakan kalau Indira adalah sahabat baiknya dari semasa SMA. Dokter tampan itu ingin menolong Indira karena kemanusiaan. Bukan karena ada hubungan istimewa seperti perkiraan Abinaya.


"Seharusnya putra Anda yang melakukan ini seandainya dia waras. Sayangnya, suami Indira benar-benar tidak peduli sama sekali dengan istrinya. Dia sibuk mengurusi istri keduanya tanpa memedulikan istri pertamanya yang sedang hamil besar."


Kata-kata yang keluar dari mulut Dokter Reyno kemarin membuka Abinaya langsung bungkam. Lelaki paruh baya itu sangat malu. Apa yang dikatakan oleh Dokter Reyno memang benar, seharusnya Nathan yang membela Indira mati-matian karena Nathan adalah suami Indira.


Akan tetapi, karena Nathan tidak becus menjaga istrinya, akhirnya orang lain yang menolong Indira. Abinaya tidak bisa membayangkan seandainya Nathan tahu tentang ini.


"Seandainya kamu bisa menjaga Indira, semua ini tidak akan pernah terjadi Nathan. Papa yakin, setelah ini kamu bukan hanya kehilangan bayimu yang belum lahir, tetapi, kamu juga akan kehilangan Indira."


Abinaya sebenarnya sangat menyesalkan seandainya dia harus kehilangan menantu sebaik Indira. Namun, dia juga tidak mungkin bersikap egois dengan menahan Indira dan memaksa wanita itu untuk terus mendampingi Nathan.


Abinaya sangat tahu jika selama ini Indira tidak pernah bahagia hidup bersama Nathan. Wanita mana yang bahagia jika suaminya beristri dua? Apalagi, Nathan sebagai seorang suami bahkan tidak pernah berlaku adil sama sekali.

__ADS_1



__ADS_2