
pagi yang cerah. mengawali pagi dengan optimis,agar hari ini semua berjalan dengan baik.
bintang tersenyum cerah begitu keluar dari rumah nya, mengendarai motor matic nya keluar dari pagar besi yang sudah nampak berkarat itu.
menyusuri jalan raya yang tampak padat mengingat ini adalah hari Senin. Hari awal bekerja setelah menghabiskan weekend kemarin.melihat orang orang yang sedang berangkat kerja ketempat masing masing.
Bintang menghentikan motornya setelah sampai di parkiran khusus karyawan. mengunci motornya lalu melepaskan helm yang dikenakan nya. Bintang bercermin pada kaca spion merapikan rambutnya yang sedikit berantakan akibat memakai helm tadi.
bintang menoleh saat terdengar seseorang memanggil namanya .
"Bi.." panggil orang itu .nampak seorang wanita seumuran nya terlihat berjalan ke arah nya .
"hai Mel "
sapa bintang yang melihat teman kerja sekaligus sahabat dari ia masih duduk di bangku SMP itu menghampiri nya.
" bareng yuk , udah sarapan belum bi?" ajak Amel . ya begitu lah bintang dipanggil saat di tempat kerja nya .
"sudah tadi di rumah, pakai telur ceplok dengan lelehan kecap Malika . hemmm.." jawab bintang sambil memperagakan betapa nikmat menu favorit nya.
"dih ni anak nggak pernah berubah .telur terus tiap hari apa nggak bosan? nanti muka jadi kayak telur baru tahu rasa Lo ! " cibir Amel, heran dengan sahabat nya yang tidak pernah bosan pada menu favorit nya itu.
"biarin wekk.." ucap bintang seraya berjalan cepat di depan Amel, menoleh kebelakang sambil menjulurkan lidah nya. ketika hendak berbalik
Brug- bintang menubruk seseorang.
terlihat seorang lelaki bertubuh tinggi berdiri di depan nya dengan menyilangkan tangan.
" maaf pak, saya tidak sengaja tadi" bintang meminta maaf sambil menunduk. menyadari lelaki didepan nya adalah manager nya. bintang mengatupkan kedua tangan didada nya bergetar karena takut dapat amarah dari bos nya itu.
"lain kali hati hati !" ucap laki laki itu, dingin. Dan berjalan pergi dengan terburu buru . entah ada urusan apa bintang tidak ingin tahu.
"Lo nggak apa apa bi?" tanya Amel yang langsung menghampiri bintang.
"nggak apa apa Mel . duh dingin banget tuh pak manager. deg deg'an kan gue . untung aja nggak dimarahin . selamet selamet " ucap bintang sambil mengelus dada nya lega.
"elu sih nggak hati hati " ucap Amel " eh, tapi itu pak manager ganteng banget ya .mana masih muda lagi. terpesona deh gue." imbuh nya.
" ganteng dari mana? gantengan juga Lee min ho . enak kali ya jadi pacarnya udah ganteng terkenal lagi."
"Yee,, mimpi jangan ketinggian nyonya! mendingan sama si bayu noh yang sudah jelas jelas suka sama Lo"
__ADS_1
" mana mungkin Bayu suka sama gue. lagian si bayu saingan nya banyak Mel, mana sanggup gue dilabrak seluruh karyawan cewe disini"
ucap bintang sambil membayangkan betapa ngeri nya di keroyok seluruh karyawan wanita ditempat kerjanya.
Bayu adalah karyawan idola di tempat kerja bintang. tubuhnya yg tinggi , kulit nya yg putih ,dan wajahnya yg tampan seperti actor Korea itu membuat karyawan wanita berbondong bondong ingin jadi pacar nya. tapi entah mengapa tidak ada satupun yang Bayu terima termasuk Tari . senior yg dipuja puja ditempat kerja nya itu.
"lah kan banyakan fans nya Lee min ho bintang!"
" Eh iya juga sih. sudahlah fokus kerja saja Mel biar masa depan cerah . secerah nama gue." ucap bintang tersenyum pada Amel.
Amel menggelengkan kepalanya menatap bintang. setelah itu kembali fokus dengan tumpukan barang yang harus diletakan di rak sesuai tempat nya.
*****
saat sedang fokus menyusun Snack yang ada di depannya. bintang dikejutkan dengan tangan mungil yang sedang menarik ujung Baju nya.
"kak boleh tolong ambilkan sereal yang di atas itu?" pinta anak kecil itu sambil menunjuk sereal yang ada di rak atas.
"sebentar ya kakak ambilkan" ucap bintang tersenyum seraya mengambilkan sereal yang ditunjuk anak kecil itu, tapi apa daya ternyata dirinya kesusahan menjangkau nya. walaupun dia sudah sambil berjinjit. ketika masih berusaha mengambil sereal, ada tangan yang juga mengambil sereal itu. bintang pun menoleh pada seseorang pemilik tangan tersebut.
"Bay" lirih bintang ketika melihat Bayu lah sang pemilik tangan.
melihat Bayu yang berjongkok sambil tersenyum memberikan sereal itu pada anak kecil yang tadi. dan anak kecil itu menerima nya sambil mengucapkan terimakasih kemudian berlalu menghampiri ibu nya yang nampak sedang menerima telfon.
"terimakasih bay" ucap bintang berterimakasih.
"sama-sama bi santai saja" jawab Bayu seraya tersenyum.
" Tapi itu nggak gratis lho Bi, ada imbalan nya" imbuh Bayu sambil terkekeh.
"jadi gue harus bayar Lo gitu?" tanya bintang yang masih belum mengerti arti ucapan Bayu.
" ya nggak. bayaran nya temenin gue makan di warung ayam geprek sebrang jalan sana."
"jadi Lo mau gue traktir makan siang gitu?" tanya bintang heran.
"ya ampun , gue cuma minta ditemenin bukan dibayarin bintang!" ujar Bayu yang gemas karena bintang malah mengira dia minta di traktir.
"oh gue kira Lo minta ditraktir."
"gimana? mau nggak nih?" tanya Bayu dan langsung di angguki oleh bintang.
__ADS_1
***
Setelah memesan makanan, mereka berdua duduk berhadapan hanya dipisahkan oleh meja. sambil menunggu makanan datang, bintang bermain ponsel nya.
Bayu menatap lekat bintang yang saat ini malah memilih asik bermain ponsel, daripada mengajak nya mengobrol.
"Besok ada acara nggak bi?" tanya Bayu tiba tiba. berhasil mengalihkan fokus bintang dari ponsel nya berganti menatap Bayu.
"nggak ada sih bay. memang nya kenapa?" jawab bintang yg menelisik ekspresi Bayu . bertanya tanya kenapa sampai Bayu menanyakan hal itu.
"mau ke pantai bareng gue nggak?" ajak Bayu pada bintang.
bintang menatap Bayu lekat, mencari keseriusan dalam ucapan yang baru saja Bayu lontarkan untuk nya.
"serius nih Lo ngajak gue?" jawab bintang yang masih sulit percaya dengan ajakan laki laki didepannya ini.
"iya lah bi masa bercanda" Bayu tergelak sambil menggeleng gelengkan kepala nya. heran dengan wanita didepan nya ini.
melihat bintang yang diam saja Bayu berfikir kalau bintang tidak mau menerima ajakan nya.
"gue nggak maksa kok bi. jangan diambil pusing ya. kalau Lo nggak ..."
" mau.. gue mau kok bay" ucap bintang memotong perkataan Bayu yang belum diselesaikan itu.
Bayu tersenyum senang tidak dapat menyembunyikan perasaan senangnya yang akhir nya bisa jalan berdua dengan bintang. wanita yang disukai nya sejak pertama kali bekerja di swalayan xx.
wanita yang mampu mencuri perhatian nya menggunakan senyum manis dan kesederhanaan nya itu.
"oke besok gue jemput ya, mau pagi atau sore?"
"sore saja bay, gue suka matahari terbenam"
ucap bintang tersenyum.
"alasan nya?" tanya Bayu ingin tahu.
"kan nggak ada bintang yang muncul nya dipagi hari bay" jelas bintang sambil tersenyum memperlihat kan lesung pipi yg semakin menambah kemanisan pada senyum nya.
Bayu terus menatap bintang, terpukau dengan senyum nya tanpa sadar dia berucap
" cantik sekali kamu bi" lirih Bayu. saking pelan nya mungkin hanya dirinya sendiri lah yang mendengar nya.
__ADS_1
tak lama pesanan mereka datang lalu mereka mulai makan dalam diam.
bersambung...