Perjalanan Cinta Bintang

Perjalanan Cinta Bintang
bab 23


__ADS_3

"dari hari itu aku selalu kepikiran kamu. gadis SMP dengan rambut kuncir kuda dan ransel kuning nya. selalu nunggu angkot kalau pulang sekolah." ujar Bayu mencubit hidung bintang.


"aku sempat beberapa hari nggak lihat kamu lagi. tapi akhirnya aku ketemu kamu saat kamu dijemput ayah kamu. aku ikutin sampai rumah kamu." jelas Bayu tersenyum.


deg..


"pantesan kamu cepet banget nemuin rumah aku padahal baru pertama kamu main kerumah ku." sungut bintang.


"iya hehe. kalau soal aku tahu kamu kerja di mall itu dari Roni. Roni teman SMA ku. saat aku main kerumah nya ternyata nglewati rumah kamu bi. jadi aku selalu nanya soal kamu ke dia." jelas Bayu.


bintang mengangguk lalu mendongak tatapan nya bertemu dengan tatapan Bayu.


"kamu mau kan berjuang sama aku?" pinta Bayu dengan serius.


"iya.." lirihnya.


"apa? ulangi lagi nggak dengar aku." pinta Bayu.


"iya.." ucap bintang malu malu.


"yang jelas dong bi. aku nggak dengar." goda Bayu. sebenarnya dia sudah mendengar jawaban bintang tapi dia hanya ingin menggoda wanita yang di cintai nya ini.


"IYA!" teriak bintang mundur beberapa langkah menjauh dari bayu karena tersadar dan menutup mulutnya dengan kedua tangan.


"ya nggak usah teriak juga kali Bi." ucap Bayu "kesini bi!" pintanya saat melihat bintang menjauh dari nya.


bintang yang mendengar itu langsung berjalan ke arah Bayu memeluknya tanpa diminta.


"wah tumben langsung meluk tanpa di minta" Bayu terkekeh tangan nya memeluk erat bintang.


"kamu ihh.." protes bintang malu malu, menggosokkan wajahnya ke dada bidang Bayu. uyel uyel gemes.

__ADS_1


"terimakasih ya Bi. aku janji aku akan tetap pertahankan kamu apapun resiko nya!" janji bau pada bintang.


dari dalam rumah tampak Bu Rumi meneteskan air matanya, tersenyum menatap putrinya dari balik gorden jendela ruang tamu nya. Bu Rumi mengehela nafas merasa lega Bayu tidak seperti Adi yang menyerah dan meninggalkan bintang.


***


dikediaman permadana. tampak Bu sari sedang kesal saat mengetahui semua laporan yang diberikan Alex utusan nya yang bertugas mencari tahu tentang bintang.


"jadi dia anak Rumi!. ibu dan anak sama saja tidak tahu diri!" sungut Bu sari.


"kenapa om Alex disini ma?" tanya Bayu saat baru saja masuk kedalam rumahnya.


"duduk sini, mama mau bicara!" titah Bu sari pada anak nya.


Bayu pun duduk di sofa menghadap sang mama.


Bu sari melempar foto dan berkas ke meja dengan keras.


"tinggalkan dia!" tegas Bu sari.


"nggak! Bayu nggak mau ninggalin bintang ma!" tolak Bayu dengan tegas.


"bay! kamu tahu kamu ini siapa kan? dia nggak pantas buat kamu!"


"darimana nya yang nggak pantas ma? mama nggak bisa nilai seseorang cuma dari materinya saja!." ucap Bayu sedikit meninggikan suaranya.


"Bayu cinta sama bintang. Bayu nggak akan ninggalin dia apapun yang terjadi kedepan!" imbuhnya lagi.


"ma,, cobalah menilai dari sisi lain seseorang. rubah mindset mama yang seperti itu."


"tidak!. mama tetap tidak merestui kalian."

__ADS_1


"terserah mama. tapi Bayu nggak akan menyerah apalagi meninggalkan bintang." tegas Bayu yang langsung berlari menaiki tangga menuju rumah nya.


saat melewati kamar Risa dia bertemu dengan Kaka nya yang baru keluar dari pintu. Risa menyapanya tapi Bayu tidak mempedulikan nya dan langsung masuk kekamar nya menutup pintu dengan keras.


Risa tersentak kaget saat Bayu membanting pintu. melihat kelakuan adik nya dia sudah bisa menebak apa yang terjadi.


Risa berjalan ke arah tangga, dan benar saja dia melihat mama nya dan Alex sedang berbicara serius.


"pasti Bayu berdebat dengan mama tadi"


tok tok tok.


Risa mengetuk pintu kamar adiknya pelan.


"masuk saja kak, nggak dikunci" teriak Bayu dari dalam kamar nya.


"kamu kenapa marah kayak gitu? bintang belum mau maafin kamu?" tanya Risa saat menghampiri adiknya yang duduk di kasur dengan rambut acak-acakan.


"bintang sudah mau maafin aku. tapi mama menentang hubungan kita dan menyuruh om Alex mencari tahu semua tentang bintang termasuk keluarga nya.apa maksud nya coba?" ucap Bayu datar.


"kamu kan tahu mama memang seperti itu. kamu jangan menyerah, pelan pelan saja membujuk mama. atau kamu bisa minta bantuan papa." tawar Risa mencoba menenangkan adik nya.


Bayu hanya terdiam, di satu sisi ia bahagia karena akhirnya bintang mau berjuang bersamanya. tapi disatu sisi dia marah karena mama nya selalu memandang seseorang dari materinya bukan hatinya.


.


.


.


terimakasih

__ADS_1


__ADS_2