
pagi hari di rumah bintang agak berbeda dari biasanya karena pemimpin rumah sudah kembali dari tugas luar kota nya.
ayah bintang bekerja di toko meuble. beliau sebagai supir pengantar barang. jadi lumayan sering ke luar kota untuk mengantarkan barang pesanan kepada peminat ditempat nya bekerja.
" ini bi." ucap ibu Rumi ibunya bintang. meletakan satu baskom kering tempe yang baru jadi di atas meja. terlihat asap masih mengepul menandakan masih panas.
" ayah pulang jam berapa tadi malam?" tanya bintang pada ayah nya yang duduk diruang tamu sambil menikmati kopi dan pisang goreng.
" jam tiga bi." jawab pak Sofian ayah bintang.
"oh" ucap bintang singkat melanjutkan pekerjaannya. memasukan nasi kuning beserta teman teman nya kedalam box kertas.
" sepertinya suasana hati mu sedang bahagia ya Bi. apa anak gadis ayah satu satu nya ini sudah punya pacar lagi?"
tanya pak Sofian ingin tahu. penasaran dengan tingkah anak nya yang sejak tadi selalu tersenyum memandang ponsel nya.
" lagi seneng yah, karena nanti sore mau jalan ke pantai sama teman laki laki nya. iya kan bi?." ucap Bu Rumi.
bintang tersenyum malu malu dan berkata
" iya yah . boleh kan?"
"boleh, asal tidak pulang terlalu malam dan janji harus jaga diri." ucap pak Sofian lembut.
" cie yang sudah punya pacar." ucap Bu Rumi menggoda anak nya.
__ADS_1
" enggak kok Bu. masih temen." ucap bintang
"masih? berarti akan gitu?" tanya ibu Rumi terkekeh melihat anak nya yang salah tingkah sejak tadi.
" apa'an sih Bu. ayah lihat ibu tuh suka banget godain anak nya" ucap bintang seraya menghampiri ayah nya mengadu.
"sudahlah Bu. lihat anakmu ini wajahnya sudah seperti udang rebus." ucap pak sofian terkekeh.
ibu Rumi hanya tersenyum menatap kedekatan suami dan anak nya itu.
***
Sekitar pukul 15.00 sore bintang tampak sudah siap. menatap cermin merapikan dandanan dan juga rambut nya.
"Tin tin" terdengar bunyi klakson motor didepan rumahnya. bintang bergegas keluar rumah membukakan pagar untuk Bayu.
"sudah sampai bay, nggak nyasar kan?" tanya bintang, karena ini kali pertama Bayu datang kerumah nya.
"enggak kok bi , aman" ucap Bayu setelah melepaskan helm di kepala nya.
"kenalan dulu sama orang tua ku bay" ucap bintang mengajak Bayu menghampiri kedua orang tua nya yg sedang duduk di teras rumah.
"sore Om Tante. saya Bayu teman kerja nya bintang." sapa Bayu ramah. kemudian mencium tangan kedua orang tua bintang bergantian.
"sore juga." jawab pak Sofian. sedangkan ibu Rumi hanya terdiam menatap lekat wajah Bayu.
__ADS_1
mengingat ingat sepertinya merasa pernah melihat Bayu sebelum nya.
Bayu menatap bingung ibu Rumi yang malah terdiam.
Bayu memeriksa badan nya, menelisik apa ada yang salah dengan dirinya .tapi tidak ada yang aneh sepertinya.
Bintang yang melihat ibunya diam saja lantas menyenggol lengan sang ibu seraya berbisik
"Bu.. ibu."
" Eh iya nak Bayu, mau berangkat sekarang?" tanya ibu Rumi tergagap.
"iya . kami pamit ya Tante." ucap Bayu.
"titip bintang ya . jangan malam malam pulang nya." ujar Bu Rumi.
"iya Tante" jawab Bayu.
"ingat nak Bayu. laki laki itu yang dipegang omongan nya . jadi laki laki yang baik itu yang menepati janji nya." pesan pak Sofian tegas.
Bayu mengangguk mengerti akan pesan pak Sofian.
mereka berdua pun berangkat .
bersambung...
__ADS_1