
Di perjalanan setelah agak jauh dari rumah bintang tiba tiba Bayu menghentikan motornya. sontak bintang pun bertanya pada Bayu.
"kenapa bay?" tanya bintang membuka kaca helm nya.
"bi kenapa pegangan dipundak?" Bayu menoleh ke belakang menunjuk tangan bintang yang masih memegang pundak nya.
"ya terus dimana. disini?" tanya bintang sambil meletakan kedua tangan nya berpegangan di bagian belakang pada jok motor Bayu.
Bintang mengira kalau Bayu tidak memperbolehkan nya berpegangan pada pundak Bayu.
"disini bi" Bayu menarik tangan bintang, meletakkan kedua tangan bintang ke pinggang nya.
" boleh?" tanya bintang malu malu.
Bayu menganggukkan kepala nya sambil tersenyum menatap ke arah bintang.
setelah itu Bayu pun melajukan motor nya kembali.
Ditengah perjalanan saat rambu lalu lintas masih berwarna hijau berubah ke kuning. Bayu melajukan motor nya dengan kencang. berharap bisa tepat waktu melewati nya karena sebentar lagi lampu akan berubah merah.
tapi na'as nya saat hampir sampai lampu lalu lintas sudah berubah berwarna merah.
sontak Bayu mengerem mendadak motor nya.
Bintang yang berada di belakang secara otomatis tergeser ke depan. menubruk punggung Bayu berpegangan erat memeluk tubuh sang joki.
Deg --
bintang merasa jantung nya berdegup kencang, entah merasa terkejut atau hal lain. menghirup nafas , mengeluarkan nya perlahan. mencoba bersikap biasa saja. meminimalisir debaran di dada nya.
" kamu enggak apa apa bi. maaf ya ?" ucap Bayu merasa bersalah. sesaat senyum tersungging dibibir nya kala melihat tangan bintang yang masih memeluk erat tubuhnya.
Bintang yang menyadari tangannya masih memeluk erat tubuh Bayu pun ingin melepaskan tangan nya tapi Bayu menahan nya.
" biar seperti ini aja bi. nggak usah di lepas" ucap Bayu. " biar aman" tambah nya kala melihat perubahan raut wajah bintang.
" i ...iya " bintang tergagap menjawab pertanyaan Bayu. dada nya semakin berdebar saat ini. Dia merasakan perasaan yang sama saat bersama Adi mantan pacar nya dulu.
"aku kenapa? aduh jantungku..kenapa kamu berdebar debat seperti ini sih.." batin bintang.
Setelah lampu berubah warna hijau. mereka pun melanjutkan perjalanan. tidak ada percakapan antara mereka. terdiam dengan pikiran masing masing.
***
" Bayu jangan lari lari lagi ! Aku sudah tidak sanggup mengejar mu" panggil bintang pada Bayu dengan ngos-ngosan. Bayu pun menghentikan langkah kakinya yang tengah berlari lalu menoleh kebelakang ia mengulurkan tangan nya pada bintang dengan tersenyum.
"kamu sudah lelah bi?" tanya Bayu saat bintang sudah menggapai jemarinya.
"sini bi " ajak Bayu pada bintang. menepuk pasir di samping nya. bintang pun duduk disamping Bayu.
__ADS_1
Bayu menatap ke depan, melihat ombak yang saling berkejaran ditengah laut hingga pantai.
menikmati semilir angin senja.
" Bayu ..." panggil bintang dengan lembut tanpa menoleh.
" iya " sahut Bayu menoleh ke arah bintang disamping nya dengan pandangan yang masih menatap ke depan.
" tipe wanita yang kamu sukai seperti apa?" bintang menoleh pada Bayu . mata mereka bertemu.
" maksud ku ,,ditempat kerja kan banyak perempuan yang suka dan ngejar ngejar kamu. tapi tidak ada satupun yang kamu terima. kenapa?" imbuh nya salah tingkah sendiri dengan pertanyaan yang dilontarkannya.
" Tidak ada yang aku sukai bi. perasaan tidak dapat dipaksakan kan?" jawab Bayu tersenyum.
" Termasuk Tari ? perempuan paling cantik di tempat kerja kita?" tanya bintang penasaran.
"iya " tegas Bayu.
" Bi cinta itu bukan seperti mall, Nerima siapa aja pengunjung nya datang. karena cinta itu urusan nya hati bukan bisnis." imbuh nya menatap lekat bintang yang tertegun mendengar pernyataan Bayu .
bintang mengangguk, mengerti. mereka berdua menikmati kelapa hijau dipinggir pantai sembari menikmati semilir angin senja yang berhembus menghangat kan tubuh dan mungkin juga hati.
dari kejauhan tanpa mereka sadari. ada sepasang mata yang tengah mengawasi..
,,,
Di langit, saat sang Surya mulai tenggelam, menampilkan pesona indah nya sore ini. menemani para anak manusia yang sedang menghabiskan weekend mereka untuk berlibur. melepaskan sejenak penat di badan mereka. menyegarkan pikiran yang sudah lelah dipenuhi dengan pekerjaan.meluangkan waktu untuk keluarga.
Tak terasa sang Surya sudah berganti tugas dengan Candra jingga. menandakan waktu sudah malam.
Sementara itu Bayu yang baru saja sampai dirumahnya setelah terlebih dulu mengantar bintang.
ketika ia masuk kedalam rumah. mamanya yang sedang menonton televisi menyapa dari ruang keluarga.
"Dari mana kamu Bayu?" tanya Bu sari mama bayu.
Bayu pun menoleh pada mamanya dan berkata
"jalan jalan ma"
"sama siapa?" tanya mamanya ingin tahu.
"nanti ya ma, Bayu lelah mau mandi dulu"
jawab Bayu lalu segera menaiki tangga secepatnya.
"Bayu ! mama belum selesai bicara !"
ujar Bu sari dengan lantang. Bayu pun tidak mempedulikan nya.
__ADS_1
"sudahlah ma, Biarkan saja. namanya juga anak muda. biarkan dia bergaul dengan teman teman nya. jangan terlalu mengekang nya." balas pak Hardi papanya Bayu.
"mana tidak mau dia salah pergaulan pa. Bayu kan anak laki laki kita. penerus mu selanjutnya" ujar Bu sari.
Bayu adalah anak kedua dari pasangan Hardi permadana dan Sari Kusuma. yang nantinya akan meneruskan perusahaan Hardi permadana. karena kakak perempuan nya memutuskan menjadi model diluar negri.
***
Setelah mandi dan berganti pakaian, Bayu naik keatas tempat tidur. bersandar pada sandaran tempat tidur nya. ia mengambil ponsel di meja samping nya. membuka aplikasi berwarna hijau dengan icon telefon ditengah nya itu.
Disana ia mengetikan pesan, mengirim nya pada bintang.
*Bayu : sudah tidur bi?
Bintang : belum bay , belum ngantuk.
Bayu : sudah makan ?
Bayu yang tersadar akan pertanyaan konyolnya itu lantas meraih bantal meninjunya sambil merutuki kebodohan nya. padahal tadi saat perjalanan pulang mereka berdua mampir makan sate ayam dipinggir jalan.
Bintang: sudah kan tadi sama kamu
(bintang dikamar nya mengernyitkan dahi)
Bayu: nggak makan lagi ?
begitulah akhirnya Bayu memberi alasan . meminimalisir rasa malu nya.
Bintang : nggak. masih kenyang.
Bayu terdiam sebentar . memikirkan apa lagi yang mau di tanyakan pada bintang . karena tidak mempunyai ide pertanyaan lagi . Bayu pun mengakhiri pesan nya.
Bayu : ya sudah. selamat tidur bi. mimpi indah ya. jangan begadang nggk baik buat kesehatan kamu (dengan emoticon love*)
Dikamar bintang yang membaca pesan dari Bayu juga tengah senyum senyum sendiri. merasa bahagia dengan perhatian kecil yang diberikan Bayu.
menatap langit langit kamarnya ,salah tingkah sendiri. menggulingkan badan kesana kemari.
***
" sepertinya kita harus tegas pada Bayu pa!" ujar Bu sari. pak Hardi hanya terdiam menoleh pada istrinya.
"lagian kenapa papa mengizinkan Bayu bekerja di swalayan milik keluarga Permana . hanya sebagai karyawan biasa. buat malu saja." ketua Bu sari pada suaminya.
pak Hardi menghela nafas dan berkata
" sudah lah ma. itukan permintaan Bayu sendiri. dia ingin merasakan bagaimana menjadi orang biasa yang mempunyai teman tulus tanpa memandang harta kekayaan nya. seharusnya mama bangga pada anak kita itu."
"huh. papa ini sama saja ! Bayu itu mau mama jodohkan dengan anak teman mama yang sudah jelas bebet bibit dan bobot nya." ucap Bu sari memandang lekat suaminya.
__ADS_1
" jangan terlalu jauh mengatur kehidupan anak ma. perasaan itu tidak dapat dipaksakan ! jangan sampai kamu menyesal nanti ! ." tegas pak Hardi yang langsung berdiri, berjalan menuju kamar nya.
bersambung...