Perjalanan Cinta Bintang

Perjalanan Cinta Bintang
bab 10


__ADS_3

" Halo, selamat malam . kali ini kami akan menemani kalian semua menikmati malam yang yang indah ini. kalau ada yang mau request lagu kami persilahkan, mau menyanyikan nya sendiri atau duet dengan saya juga boleh. silahkan angkat tangan dan maju kesini ." sapa sang vokalis band akustik pada semua pengunjung cafe.


"Ayo Bi . sudah lama Lo nggak pernah nyanyi lagi. gue kangen lihat Lo nyanyi lagi." pinta Amel pada bintang.


"nggak mau gue malu." ucap bintang menolak permintaan Amel.


" please lah bi. demi gue. hitung hitung Lo menghibur gue yang lagi patah hati gini." ucap Amel memelas, menampilkan wajah sesedih mungkin hingga bintang tak kuasa menolak.


"iya iya , sudah jangan sedih." ucap bintang seraya berdiri mengangkat tangan nya.


"semangat Bi." ucap Roni menyemangati.


bintang tersenyum lalu berjalan ke arah panggung. semua mata menatap ke arah nya tak terkecuali Bayu.


setelah berdiskusi dengan sang vokalis. bintang berdiri diatas panggung menatap lurus ke depan. dia agak gugup karena sudah lama tidak bernyanyi di atas panggung.


menarik nafas perlahan dan mengeluarkan nya dengan cara yang sama.


"Hai semua. saya bintang lagu ini saya persembahkan untuk sahabat saya di sebelah sana." ucap bintang tangannya menunjuk ke arah Amel . Amel melambaikan tangan tersenyum ke arah bintang.


Bintang mulai bernyanyi dia memilih lagu happier yang dipopulerkan oleh Olivia rodrigo itu.


we broke up a Mont ago


your friends aran't mine, you know, i know


you've moved on, found someone new


one more girl who brings out the better on you


and i thought my heart was attached


for all the sunlight of our past


but she's so sweet, she's so pretty

__ADS_1


does she Medan you forget about me


oh, i hope your happy, but not like how you where with me


om selfish, i know, i cant let you go


so find someone great but don't find no one better


i hope your happy but don't be happier..


setelah slesai bernyanyi , terdengar tepuk tangan membahana dari pengunjung cafe dan juga teman teman nya.


kecuali tari yang dari tadi memasang wajah tidak suka. apalagi saat melihat Bayu yang tatapan nya tak pernah lepas dari bintang.


malam sudah semakin larut, bintang terpaksa membonceng Roni karena Amel terlebih dulu pamit pulang setelah mendapat telfon dari ibunya.


diparkiran saat bintang hendak naik ke motor Roni tiba tiba tangan nya ditarik oleh Bayu.


"Bintang pulang bareng gue!" ujar Bayu menatap tajam pada Roni. lalu menggandeng tangan bintang berjalan ke arah motor nya.


Roni mengernyitkan dahi nya heran dengan kelakuan Bayu yang tiba tiba.


gumam Roni tersenyum sinis menatap kepergian Bayu.


"makasih bay" ucap bintang pada Bayu setelah mereka sampai di depan rumah nya.


"mau mampir dulu nggak?" tambahnya.


"boleh"


mereka berdua duduk di teras rumah bintang.


"Sejak kapan kamu bisa nyanyi bi?" tanya Bayu menatap lekat bintang yang duduk disamping nya. dia sudah menahan rasa penasaran nya sejak tadi.


"dulu sebelum kerja di swalayan, Gue nyanyi di cafe bay. karena belum ada kerjaan." ucap bintang. netra nya menatap langit. teringat masa masa dimana dulu dia merasa dicintai oleh seseorang, selalu didukung atas apa yang sudah menjadi pilihan bintang.

__ADS_1


tapi akhirnya cinta itu kandas karena sang mantan pacar memilih mengikuti kemauan orang tua nya.


"kenapa berhenti?" tanya Bayu. ingin tahu.


"karena kalau gue masih nyanyi, gue nggak bakalan bisa ngelupain seseorang haha." bintang tersenyum getir. Entah mengapa hatinya sudah tidak merasa sakit lagi jika membicarakan mantan pacarnya itu.


"siapa?" tanya Bayu serius, menatap bintang yang kini juga tengah menatap nya.


"mantan pacar gue" jawab bintang tersenyum getir.


"apa tadi pas nyanyi kamu juga masih keinget dia?"


dadanya merasa sesak, pertanyaan yang dia lontarkan sendiri sebenarnya juga melukai perasaan Nya. semburat cemburu terlihat jelas di wajah tampan nya itu.


"Tidak! entah kenapa gue sudah nggak ngerasa sakit lagi saat inget dia. lagipula tadi gue nyanyi karena Amel yang maksa gue." ucap bintang.


"syukurlah" gumam Bayu.


merasa lega mendengar jawaban dari bintang. seketika fikiran fikiran negatif langsung lenyap berterbangan entah kemana.


" Bi gue mau ngomong serius sama Lo" ucap Bayu memegang tangan bintang menatap nya dengan lembut.


bintang terdiam, menunggu apa yang mau di ucapkan Bayu.


"gue,, gue su..." belum menyelesaikan kalimat nya, Bayu dikejutkan dering telfon dari sakunya.


Bayu pun mengangkat telfon yang ternyata dari mama nya.


"apa! bagaimana bisa ma? oke Bayu kerumah sakit sekarang."


" ada apa bay?" tanya bintang yang juga ikut panik melihat Bayu yang terlihat sangat khawatir.


"bi gue harus kerumah sakit sekarang. Kaka gue pingsan. maaf bi." ucap Bayu langsung berlari ke arah motor nya . melajukan motor nya dengan cepat.


bintang yang tidak tau harus apa hanya menatap kepergian Bayu dengan bertanya tanya pada dirinya sendiri.

__ADS_1


"tadi Bayu mau bilang apa ya?" batin bintang dalam hati.


bersambung...


__ADS_2