Perjalanan Cinta Bintang

Perjalanan Cinta Bintang
bab 4. Candra jingga


__ADS_3

Di langit, saat sang Surya mulai tenggelam, menampilkan pesona indah nya sore ini. menemani para anak manusia yang sedang menghabiskan weekend mereka untuk berlibur. melepaskan sejenak penat di badan mereka. menyegarkan pikiran yang sudah lelah dipenuhi dengan pekerjaan.meluangkan waktu untuk keluarga.


disepanjang pinggir pantai nampak anak anak sedang berlarian, berkejaran dengan saudaranya. diantara nya ada yang lebih memilih bermain pasir membangun istana impian mereka ditemani para orang tua masing masing.


Tak terasa sang Surya sudah berganti tugas dengan Candra jingga. menandakan waktu sudah malam.


Sementara itu Bayu yang baru saja sampai dirumahnya setelah terlebih dulu mengantar bintang.


ketika ia masuk kedalam rumah. mamanya yang sedang menonton televisi menyapa dari ruang keluarga.


"Dari mana kamu Bayu?" tanya Bu sari mama bayu.


Bayu pun menoleh pada mamanya dan berkata


"jalan jalan ma"


"sama siapa?" tanya mamanya ingin tahu.


"nanti ya ma, Bayu lelah mau mandi dulu"


jawab Bayu lalu segera menaiki tangga secepatnya.


"Bayu ! mama belum selesai bicara !"


ujar Bu sari dengan lantang. Bayu pun tidak mempedulikan nya.


"sudahlah ma, Biarkan saja. namanya juga anak muda. biarkan dia bergaul dengan teman teman nya. jangan terlalu mengekang nya." balas pak Hardi papanya Bayu.


"mana tidak mau dia salah pergaulan pa. Bayu kan anak laki laki kita. penerus mu selanjutnya" ujar Bu sari.


Bayu adalah anak kedua dari pasangan Hardi permadana dan Sari Kusuma. yang nantinya akan meneruskan perusahaan Hardi permadana. karena kakak perempuan nya memutuskan menjadi model diluar negri.


***


Setelah mandi dan berganti pakaian, Bayu naik keatas tempat tidur. bersandar pada sandaran tempat tidur nya. ia mengambil ponsel di meja samping nya. membuka aplikasi berwarna hijau dengan icon telefon ditengah nya itu.


Disana ia mengetikan pesan, mengirim nya pada bintang.


*Bayu : sudah tidur bi?


Bintang : belum bay , belum ngantuk.


Bayu : sudah makan ?


Bayu yang tersadar akan pertanyaan konyolnya itu lantas meraih bantal meninjunya sambil merutuki kebodohan nya. padahal tadi saat perjalanan pulang mereka berdua mampir makan sate ayam dipinggir jalan.


Bintang: sudah kan tadi sama kamu


(bintang dikamar nya mengernyitkan dahi)

__ADS_1


Bayu: nggak makan lagi ?


begitulah akhirnya Bayu memberi alasan . meminimalisir rasa malu nya.


Bintang : nggak. masih kenyang.


Bayu terdiam sebentar . memikirkan apa lagi yang mau di tanyakan pada bintang . karena tidak mempunyai ide pertanyaan lagi . Bayu pun mengakhiri pesan nya.


Bayu : ya sudah. selamat tidur bi. mimpi indah ya. jangan begadang nggk baik buat kesehatan kamu (dengan emoticon love*)


Dikamar bintang yang membaca pesan dari Bayu juga tengah senyum senyum sendiri. merasa bahagia dengan perhatian kecil yang diberikan Bayu.


menatap langit langit kamarnya ,salah tingkah sendiri. menggulingkan badan kesana kemari.


***


" sepertinya kita harus tegas pada Bayu pa!" ujar Bu sari. pak Hardi hanya terdiam menoleh pada istrinya.


"lagian kenapa papa mengizinkan Bayu bekerja di swalayan milik keluarga Permana . hanya sebagai karyawan biasa. buat malu saja." ketua Bu sari pada suaminya.


pak Hardi menghela nafas dan berkata


" sudah lah ma. itukan permintaan Bayu sendiri. dia ingin merasakan bagaimana menjadi orang biasa yang mempunyai teman tulus tanpa memandang harta kekayaan nya. seharusnya mama bangga pada anak kita itu."


"huh. papa ini sama saja ! Bayu itu mau mama jodohkan dengan anak teman mama yang sudah jelas bebet bibit dan bobot nya." ucap Bu sari memandang lekat suaminya.


" jangan terlalu jauh mengatur kehidupan anak ma. perasaan itu tidak dapat dipaksakan ! jangan sampai kamu menyesal nanti ! ." tegas pak Hardi yang langsung berdiri, berjalan menuju kamar nya.


keesokan hari nya ditempat kerja.


"Mel muka Lo kenapa?" tanya bintang khawatir. melihat pipi sahabatnya yang terlihat memar, dan sudut bibir nya yang terluka. walaupun ditutupi dengan make up tapi masih saja terlihat.


"hah.. nggak apa apa kok bi, mungkin tadi karena gue jatuh dikamar mandi dan muka gue terbentur lantai. mencoba menyembunyikan apa yang sedang terjadi pada dirinya. menyentuh pipi nya rasa nyeri yang menjalar masih terasa jika disentuh.


"jangan bohong sama gue Mel. Lo bodoh banget sih kalau mau bohongin gue." tersenyum sinis sesaat melanjutkan kalimat nya.


"siapa yang mukul Lo? cerita sama gue kalau emang Lo nganggep gue sahabat."


bukan nya menceritakan masalah nya , Amel malah terlihat menangis. bintang refleks memeluk Amel. menenangkan sahabat nya.


hiks..


hiks..


"Ihsan yang mukul gue bi" ucap Amel yang masih sesenggukan.


"Apa!!" bintang melotot tak menyangka kalau Ihsan yang telah memukul sahabat nya.


bagaimana bisa orang yang selama ini terlihat baik dan polos bisa melakukan hal semacam itu.

__ADS_1


"tidak apa apa, kalau Lo mau nangis nangis aja."


ucap bintang menenangkan sahabat nya.


tangan nya yang sedang mengelus punggung Amel, mengepal merasa emosi sahabat nya diperlakukan seperti itu.


*****


" mba, maaf mau tanya. rak tissue ada disebelah mana ya?" tanya ibu ibu yang menghampiri bintang.


"oh disebelah sana Bu, mari saya antar." tawar bintang mempersilahkan ibu itu berjalan mengikuti nya.


ibu ibu itu mengucapakan terimakasih setelah sampai dimana rak tissue berada. bintang menundukkan kepala lalu berjalan ke tempat nya semula.


bintang terkejut saat tangan nya tiba tiba di tarik tari. dipaksa mengikutinya.


"Lo mau bawa gue kemana tari. gue masih ada kerjaan." ucap bintang yang berjalan cepat mengikuti langkah cepat tari yang menyeret nya.


setelah sampai di gudang penyimpanan barang. tari mendorong bintang sampai terbentur tembok. posisi mereka berhadapan sekarang.


bintang masih tidak mengerti apa yang terjadi pada tari. melihat raut wajah tari yang terlihat marah sepertinya ada yang tidak beres.


"Lo ada hubungan apa sama Bayu?" tanya tari ketus.


"oh jadi masalah Bayu, pantas saja tari terlihat emosi" batin bintang dalam hati.


" gue nggak ada hubungan apa apa sama Bayu. Lo tenang aja." jawab bintang tersenyum sinis sambil menepuk nepuk pundak tari.


seketika tari menghempaskan tangan bintang dari pundak nya dengan kasar.


saat Bintang hendak pergi, tari mencekal tangan nya.


"tunggu!"


" kemarin malam gue lihat Lo makan berdua'an dengan Bayu. Lo bisa jelasin?" ucap tari yang masih menatap bintang dengan tatapan yang tidak bersahabat.


" gue cuma makan aja." jawab bintang santai.


"Gue minta mulai sekarang Lo jauhin Bayu. kalau tidak . habis Lo sama gue!" mendorong bintang lalu berjalan keluar dari gudang.


"segitu nya suka sama orang sampai semua orang yang dekat sama Bayu di musuhin. cih .. pacar juga bukan ngelarang larang ." gerutu bintang setelah tari sudah terlihat jauh didepan sana . merapikan baju nya lalu berjalan pergi.


***


"nih minuman kesukaan Lo." bintang menyerahkan minuman pada Amel. lalu duduk di kursi didepan nya bersandar pada sandaran kursi lalu meneguk minuman nya sendiri .. " hahh" ... lega begitulah artinya kira kira.


Amel hanya tersenyum melihat tingkah sahabat nya.


" Lo kenapa?" tanya Amel penasaran.

__ADS_1


"nggak usah bahas gue. sekarang Lo cerita sama gue apa yang terjadi sama Lo dan Ihsan.?"


tanya Bintang sudah tidak sabar ingin tahu.


__ADS_2