Perjalanan Cinta Bintang

Perjalanan Cinta Bintang
bab 38, menangkap basah


__ADS_3

hanya berbalut baju tidur satin tipis, bintang mendatangi hotel yang di kirimkan Rena tadi. dengan jantung yang berdetak hebat, bintang berharap Bayu tidak benar-benar ada disana.


resepsionis wanita yang bertugas malam ini menatap heran pada bintang yang hanya berbalut baju tidur tipis datang tengah malam seperti ini. tapi karena tadi ia sudah mendapatkan pesan dari Rena, akhirnya wanita itu menunjukan di mana kamar Rena berada.


langkah kaki bintang semakin berat saat sudah hampir sampai di kamar Rena. dengan perlahan ia berjalan mendekat, sambil mengatupkan tangan di dada.


sedangkan Bayu yang berada di dalam kamar Rena tersadar saat wanita yang di peluknya ini bukanlah bintang. ia dengan kasar menghempas tubuh Rena hingga gadis itu hampir jatuh dari tempat tidur.


"bagaimana aku bisa disini bersamamu?" tanya Bayu. seingat nya ia tadi berada di klub bersama rekan kerja nya.


"kamu tadi mabuk bay, jadi aku bawa kesini. daripada pulang dan bintang melihat mu seperti ini. lebih baik sementara disini kan?" jawab Rena dengan tenang.


Bayu mengumpat saat tersadar Rena tidak memakai pakaian lengkap, hanya cel,ana dalam dan br,a saja.


"kenapa kamu tidak pakai baju?" tanya Bayu. ia memalingkan wajahnya.


"kamu tidak ingat bay?, kita tadi .."


"cukup!" bentak Bayu memotong perkataan Rena.


ia ingat tadi memang sempat ia mencium dan memeluk Rena yang di sangkanya bintang. rasa rindu yang membuncah pada sang istri membuat nya mengira Rena adalah bintang. bisa Bayu pastikan ia tidak melakukan hal lebih pada Rena.


Bayu hendak memakai kemeja nya kembali saat pintu kamar diketuk dari luar. dengan rasa marah yang masih menjalar, Bayu membuka pintu itu dengan kasar.


Deg...


jantung Bayu seakan berhenti berdetak saat melihat siapa tamu yang datang tengah malam seperti ini.


"bintang.."


bintang terdiam terpaku di tempat nya berdiri, hatinya seperti gelas kaca yang di banting dengan keras dan pecah berantakan saat melihat suaminya muncul, dengan tanpa baju.


bintang menoleh ke belakang Bayu saat Rena dari dalam dengan berbalut handuk menghampiri.


"siapa bay?" tanya Rena dengan suara yang mendayu.


melihat tampilan kedua orang di depan nya, hati bintang semakin sakit. harapan nya pupus. ternyata memang suaminya berselingkuh dengan Rena.


dengan suara yang berat dan menahan tangis bintang bersuara.


"Bayu, kamu menang!" ujar bintang dan berlalu pergi.

__ADS_1


mendengar ucapan bintang, Bayu segera berlari dan mencekal lengan bintang.


"ini semua tidak seperti yang kamu pikirkan bi. aku bisa jelaskan semua nya." ucap Bayu. hatinya tercubit saat melihat raut wajah kecewa bersarang di wajah istrinya.


"tidak ada yang perlu di jelaskan lagi bay. aku mau pulang." ucap bintang menghempaskan tangan Bayu dengan kasar.


rencana bintang yang akan mengejutkan Bayu dengan kabar kehamilan nya terhempas dan lenyap seketika. berganti ia yang dikejutkan dengan pemandangan menyakitkan ini.


mata bintang melihat dada telanjang Bayu, ada bekas lipstik dan ciuman disana. bintang yakin itu kelakuan Rena. membuat dadanya semakin sesak.


Bayu mengikuti arah mata bintang yang menatap dan berhenti tepat pada bekas lipstik di dadanya. dengan kasar Bayu menghapus bekas lipstik itu dengan tangan nya.


bintang tersenyum sinis melihat apa yang di lakukan Bayu. " walaupun bekas lipstik itu kamu hapus, tapi ingatan atas kejadian ini tidak akan terlupakan di otak ku bay."


deg...


Bayu tertegun, menatap bintang yang masih menatap dadanya.


"maafkan aku," ujar bayu. ia melirik beberapa penghuni hotel lain yang keluar dari kamar karena terganggu dengan apa yang dilakukan nya.


"sial!"


"bi tunggu disini sebentar ya, kita pulang bersama." ujar bayu yang langsung berlari ke dalam kamar Rena.


saat hendak menyusul bintang, Rena mencekal tangan Bayu dan berhambur memeluk.


"Bay jangan pergi aku mohon." ujar Rena .


Bayu yang emosi lantas menghempaskan tubuh Rena dengan kasar hingga wanita itu terjatuh ke lantai.


"apa sekarang kamu puas? menghancurkan rumah tanggaku dengan tindakan murahan mu ini?", ujar bayu dengan suara yang berat dan dingin. tidak peduli pada Rena yang merintih menahan sakit saat tubuhnya berbenturan dengan lantai keramik.


"aku melakukan semua ini karena aku sangat mencintai mu. apa aku salah merebut orang ku cintai sejak dulu?" ujar Rena dengan suara bergetar.


Bayu tersenyum sinis "inilah perbedaan mu dan bintang. kamu egois, hanya mementingkan dirimu sendiri tanpa memikirkan perasaan orang lain yang terluka atas perbuatan mu! Rena... aku tidak mencintai mu."


deg...


Rena tersentak ia buru-buru berdiri "tidak mungkin, selama ini kamu perhatian padaku. selalu menjagaku dan dulu kamu juga bilang kalau kamu mencintai ku. "


"dulu aku hanya bercanda re, aku sudah berulang kali mengatakan ini tapi kamu menutup diri dari kenyataan itu. aku hanya menyayangi mu sebagai sahabat, tidak lebih!" ujar bayu mencoba menjelaskan pada Rena tentang kesalahpahaman ini.

__ADS_1


"aku tidak peduli, aku mencintai mu Bayu. lagipula dengan melihat kejadian ini aku yakin bintang tidak akan mau lagi bersama mu. tapi kamu tidak perlu khawatir. aku akan selalu ada untukmu bay." ujar Rena hendak memeluk Bayu tapi Bayu menghindar.


"oh sial! aku membuang buang waktuku hanya untuk berbicara dengan wanita yang egois seperti mu!" melihat penjelasan nya hanya sia-sia dan Rena yang juga tidak mau mengerti, akhirnya Bayu keluar dari kamar tapi lagi lagi Rena mencegah nya.


"Apa yang dimiliki perempuan murahan itu? apa di atas ranjang dia bisa memuaskan mu? dia tidak mau punya anak darimu bay. pasti dia mencintai orang lain." teriak Rena.


plakkk...


Bayu yang emosi mendengar Rena memanggil bintang dengan sebutan wanita murahan lantas tersulut emosi dan menampar Rena.


Rena yang terkejut menatap tak percaya pada Bayu. pria yang tidak pernah main tangan itu kini mengangkat tangan padanya.


"jangan pernah menyebut bintang wanita murahan. seharus nya kamu yang berkaca. tindakan mu ini sangat murahan dan menjijikan Rena!" teriak Bayu dengan wajah merah padam.


"hahhahaha...." Rena tertawa keras.


"tapi tadi kamu sangat menikmati bibir dan tubuhku bay, ingat itu!" ujar Rena dengan keras.


"aku mencium mu karena ku kira kamu bintang. jangan berbesar kepala re.." ujar bayu mencengkram dagu Rena dengan kasar.


"berani kamu mengusik bintang, aku tidak akan segan-segan memberimu pelajaran. kamu ingat... seminggu yang lalu di ruangan mu kamu sedang apa bersama Andi?" Bayu tersenyum sinis saat melihat wajah terkejut Rena.


"aku tidak melakukan apapun!" elak Rena. dengan wajah ketakutan.


"hahaha kamu pikir walaupun kamu di angkat papa menjadi sekertaris pribadiku, ruangan mu tidak dipasang cctv?" Bayu tersenyum Sinis. " aku melihat semua nya Rena, bagaimana adegan panas nya percintaan mu dengan asisten pribadiku. atau mau ku jabarkan setiap incinya?"


Rena terbelalak, ia tidak menyangka ruangan nya dipasang cctv oleh Bayu. karena selama ini yang Rena tahu ruangan nya tidak ada cctv.


"jika tidak mau video mu tersebar, jangan macam-macam padaku. dan besok, jelaskan kesalahpahaman ini pada istriku." ancam Bayu.


Rena terjatuh di lantai dengan wajah ketakutan dan panik. ia masih tidak menyangka Bayu menjadi semenyeramkan ini saat marah.


"tapi Bayu, aku tulus mencintai mu, hanya kamu temanku yang paling tulus. kamu yang selalu melindungi ku dari anak-anak nakal saat dulu waktu sekolah. aku mencintai mu sangat mencintai mu... hanya kamu yang paling mengerti dan peduli padaku.." Rena terisak, tubuhnya bergetar hebat.


"aku mencintaimu..." ujar Rena di sela isakan nya.


melihat Rena yang menangis tanpa di buat-buat membuat Bayu iba.


"re.. aku menyayangimu hanya sebatas sahabat. sadarlah re..." ujar bayu meraih selimut dan menutupi tubuh Rena yang hanya terbalut handuk.


masih bisa Bayu dengar suara Isak tangis memilukan Rena saat ia keluar dari kamar.

__ADS_1


saat ia sampai lobi hotel, Bayu tidak menemukan keberadaan bintang. dengan langkah cepat ia berlari menuju mobil nya. melajukan nya dengan kecepatan penuh.


__ADS_2