Perjalanan Cinta Bintang

Perjalanan Cinta Bintang
bab 45. bujuk rayu


__ADS_3

Bayu masih saja membujuk istrinya yang sedang merajuk di bawah selimut tebal. ibu hamil itu meringkuk menyembunyikan seluruh tubuhnya. merasa geram dengan sang suami yang merekrut sekertaris baru tanpa memberitahu nya. dengusan kesal beberapa kali terdengar dari bibir cantik yang bergetar itu.


"sayang, jangan marah ya. aku hanya lupa saja tidak memberitahu mu, bukan nya sengaja. maafkan aku, sebagai gantinya aku belikan mie goreng di depan apartemen ya?" bujuk Bayu, semenjak hamil mie goreng di depan apartemen menjadi menu favorit ibu hamil itu. walaupun Bayu tidak memperbolehkan nya memakan setiap hari tapi Bintang sangat bahagia.


bintang menelan Saliva dengan susah, tawaran Bayu begitu menggiurkan. Bayu membolehkan nya makan mie goreng seminggu sekali dan dia sudah mengambil jatah nya kemarin. Dan sekarang tawaran menggiurkan itu terlontar dari bibir suami nya. tentu saja menggugah iman nya. tapi karena rasa kesal nya, bintang sekuat tenaga menahan.


"memangnya kebohongan mu itu setara dengan mie goreng? kebohongan mu itu lebih besar sayang, melebihi porsi mie goreng kesukaan ku!" jawab bintang cemberut, menyibak selimut dengan kasar.


"kalau begitu beli mie goreng nya dengan porsi Doble. bagaimana?" Bayu kembali melancarkan bujuk rayu nya.


glek.


kembali menelan Saliva dengan susah, bintang membayangkan betapa puas nya makan mie goreng itu dengan porsi Doble. membayangkan saja membuatnya hampir meneteskan air liur. bagaimana kalau itu menjadi kenyataan?. dia bisa melompat lompat karena kesenangan.


lagi-lagi bintang menggelengkan kepala dengan cepat. dia harus fokus pada hal yang sangat penting ini.


"tidak. jangan mencoba mengecoh ku sayang. itu tidak akan mempan." bintang mengibaskan tangan nya di depan Bayu.


"besok aku ikut ke kantor, aku sendiri yang akan mewawancarai nya." imbuhnya.


degh


Bayu menghela nafas pelan, ketakutan nya berubah menjadi kenyataan. ia bimbang sekarang, memperbolehkan istri nya ikut ke kantor sama dengan mempersilahkan nya membuat kekacauan.


2 Minggu yang lalu bintang datang ke kantor karena rasa curiga saat mencium aroma parfum di kemeja suaminya. semua karyawan wanita ia kumpulkan, mengendus satu persatu siapa yang parfum nya sama dengan yang menempel pada kemeja suaminya. walau pada akhirnya tidak ada satupun yang menyamai, karena penciuman bintang bisa saja berbeda dengan orang lain dimasa kehamilan nya ini.


"sayang, tidak perlu sampai seperti itu. aku pastikan dia hanya teman kuliah ku." Bayu berusaha menolak.


"tidak. jangan menolak sayang. aku sedang tidak percaya padamu sekarang. dengan kamu menolak malah semakin membuatku yakin untuk menemui nya." tegas bintang, turun dari tempat tidur dan berlalu keluar kamar.


Bayu terdiam sebentar, otak nya sedang berfikir keras sekarang. baru tersadar saat bintang kembali masuk ke dalam kamar nya dengan membawa segelas air.

__ADS_1


"kamu sedang memikirkan cara untuk membuatku tidak ke kantor besok?" tembak bintang tepat sasaran.


"ti-tidak sayang." elak Bayu.


"baguslah, karena apapun cara yang kamu lakukan tidak akan membuatku menyerah. ini masalah yang serius sayang, tidak bisa kubiarkan begitu saja. aku tidak mau kecolongan lagi." tegas bintang, merebahkan tubuhnya diatas kasur. "sekarang turun dari ranjang ku!"


"hah? maksudnya?" Bayu terheran.


"turun!" titah bintang lagi.


Bayu menurut, turun dari ranjang dan sekarang ia berdiri dengan bingung.


"sekarang keluar dari kamarku!" titah bintang lagi.


"hah?"


"ayo keluar, ini hukuman mu karena telah berbohong. kamu bebas mau tidur dimana saja kecuali di kamar ini." seru bintang menunjuk pintu kamar nya.


"ta-tapi sayang, aku tidak bisa tidur tanpa memeluk mu." protes Bayu. "aku tidur disini ya, nanti siapa yang akan mengusap punggung mu. kamu tidak bisa tidur kalau tidak ku usap punggung mu kan." Bayu melancarkan usaha membujuk nya.


Bayu menghela nafas pelan. "ka-kalau begitu aku tidur di sofa itu saja ya?" tawar Bayu, menunjuk sofa panjang tak jauh dari ranjang nya.


"tidak! harus diluar kamar. kamu bisa saja curang dan kembali tidur di ranjang saat aku sedang tidur kan." protes ibu hamil itu cemberut.


"astaga!" tubuh Bayu melemah, segala bujuk rayu nya tak mempan untuk sang istri.


"keluar sayang, atau aku akan menendang mu!" ancam bintang.


Bayu mengalah, menuruti ucapan bintang. tidak mau membuat istrinya tambah kesal, pria itu berlalu keluar kamar.


saat menutup pintu, sedetik kemudian Bayu mendengar suara pintu yang dikunci dari dalam. Bayu tersenyum kecut, semenjak hamil istrinya mudah tersinggung dan marah.

__ADS_1


menghempaskan tubuhnya pada sofa di depan tv, calon ayah itu menyembunyikan kedua tangan nya di belakang kepala sebagai sandaran. menatap langit-langit apartemen nya, Bayu tersenyum mengingat kekonyolan istrinya semenjak hamil.


dari ngidam asinan Bogor dan harus membeli serta memakan nya langsung di kota hujan itu sampai mengidam permen kapas dan dia akan membuat nya sendiri. Bayu yang masih di kantor saat itu dibuat tidak fokus dengan rengekan nya dan terpaksa membelikan nya mesin pembuat permen kapas.


tapi rasa lelah dan kesal nya terbayar saat melihat tawa ceria istrinya menatap mesin pembuat permen kapas itu.


Bayu sangat menikmati momen-momen ini, anak yang di nantikan nya kini hadir di dalam perut sang istri. bersyukur tentu nya, anak nya hadir di saat-saat pernikahan nya berada di ujung perceraian. dia setuju dengan bintang, anak nya istimewa. menyatukan kembali sepasang suami istri yang terlibat salah paham.


tiba-tiba teringat dengan sang mama, Bayu mendesah pelan. kecewa dan marah tentunya saat mengetahui sari lah yang memaksa bintang meminum pil KB. padahal Bayu sangat menginginkan anak dalam rumah tangga nya. tapi pikiran mama nya itu ternyata tidak sejalan dengan nya.


membiarkan keadaan menjadi seperti ini dulu, Bayu butuh waktu untuk memberi pelajaran mama nya. sampai jam dinding menunjuk tengah malam, Bayu tidak kunjung bisa tidur. hanya tidur ayam yang sebentar-sebentar terbangun. berulang kali menempelkan telinga di pintu kamar. Bayu was-was jika bintang membutuhkan sesuatu. atau saat wanita itu mau ke kamar mandi, dia menjadi khawatir sesuatu yang buruk menimpa istrinya.


kembali ke sofa dan memaksa matanya untuk terpejam, tapi telinganya mendengar pintu dibuka. Bayu pura-pura tidur saat mendengar langkah kaki mendekat ke arah nya.


"sayang kamu sudah tidur?" tanya bintang, membungkuk mentoel pipi suaminya.


"sayang pinggangku sakit, aku tidak bisa tidur. kenapa kamu tidur sofa? kamu ketiduran?" bintang bertanya seolah lupa padahal dirinya sendirilah yang mengusir Bayu.


dalam mata yang terpejam, Bayu menggerutu kesal. tapi dia akan memanfaatkan kelupaan istrinya saat ini untuk bisa kembali tidur di kamar.


pura-pura menguap dan mengucek mata, Bayu menatap istrinya dengan wajah yang di buat-buat seperti baru bangun tidur.


"hoam... ada apa sayang?" tanya nya.


"aku tidak bisa tidur, pinggangku sakit. ayo kembali ke kamar. kamu sengaja ketiduran disini agar tidak mengusap pinggangku ya?" tuduh bintang cemberut.


"tidak sayang, ayo kita ke kamar. aku akan mengusap pinggangmu sampai kamu tertidur." Bayu bersorak Sorai dalam hati saat berhasil membodohi istrinya.


seakan lupa dengan hukuman yang ia buat sendiri untuk suaminya, bintang bergelayut manja di lengan sang suami sambil menutup mata. rasa kantuk sejak tadi menyerang nya.


Bayu tersenyum menatap bintang yang sudah tertidur lelap, mencium kening istrinya.

__ADS_1


"selamat tidur bumiku yang polos dan suka lupa" ucapnya terkekeh pelan.


ikut memejamkan mata, Bayu pun terlelap sambil memeluk istrinya.


__ADS_2