
sejak hari itu sampai sekarang, satu purnama telah terlewati. hari hari bintang tampak hampa tak bewarna tapi dia berhasil menutupi semua itu dengan baik.
"Ayo Bi." ajak Adit pada bintang yang berdiri disamping mobil nya dengan tatapan kosong.
bintang mengangguk lalu masuk kedalam mobil Adit. taman adalah tujuan mereka. hubungan mereka kian dekat tapi tidak pernah ada kemajuan.
sedangkan Bayu berada di dalam kamar nya, duduk di sisi tempat tidur nya. menatap sendu sebingkai foto yang berada di dalam koper nya bertumpukan dengan baju nya yang lain. diraih nya foto itu, di usap nya lembut.
"Aku tidak menyangka semua ini akan berakhir seperti ini bi" ucap Bayu pelan. mengingat kenangan indah yang ia lewati dulu bersama bintang.
saat masih fokus menyelami kesedihan nya, terdengar bunyi notifikasi dari hp nya.
dia membuka pesan yang dikirimkan anak buah nya. dia semakin menunduk kala melihat laporan yang diterima nya.
"Ternyata benar ya, kamu sudah tidak mencintaiku." lirih nya. Bayu menggigit bibir , air mata nya berlinang membasahi pipi.
Adit sudah tidak tahan dengan sikap bintang, dia lelah. ternyata tidak semudah itu merebut hati gadis di depan nya ini.
dia mengabsen setiap kebersamaan nya dengan bintang. benar, Gadis di depan nya ini memang selalu bersama nya tapi hati nya tidak.
Adit memegang kedua pundak bintang, ditatap nya mata gadis itu yang tampak kebingungan.
"Jawab dengan jujur, apa kamu masih mencintai Bayu Bi?" tanya Adit.
bintang tidak menjawab, tapi Adit bisa melihat dari sorot mata bintang sudah menjawab semua nya.
"kalau kamu mencintai nya, kejar dia. raih kebahagiaan mu sekarang Bi." tegas Adit. selama beberapa bulan ini ia gagal merebut hati bintang.
bintang masih tampak kebingungan dengan ucapan Adit.
"Bayu hari ini akan berangkat ke Sidney, dia akan menetap disana. kalau kamu tidak mau menyesal susul dia kerumah nya, malam ini dia akan berangkat." ujar Adit kali ini ucapan nya berhasil membuat gadis dihadapan nya ini bereaksi.
Adit hanya tersenyum kecut menerima kenyataan didepan nya. bahwa gadis ini memang masih mencintai teman nya.
"mas Adit tidak bohong kan?" tanya bintang, raut wajah panik tidak bisa di sembunyikan nya.
Adit menggeleng " pergilah sekarang Bi"
Bintang dengan segera berbalik arah, ia berjalan cepat ke arah jalan raya tapi sesaat dia menghentikan langkah nya. menoleh ke belakang menatap Adit yang kini masih menatapnya. Adit mengangguk meyakinkan bintang.
__ADS_1
bintang berlari ke arah Adit memeluk tubuh laki laki itu. dia merasa hutang banyak dengan laki laki di pelukan nya ini.
"terimakasih mas, mas Adit sudah baik sama bintang selama ini. aku seperti merasa punya Kakak laki laki. maaf aku hanya menyayangi mas Adit sebagai kakak ku. tidak lebih." ucap bintang dengan suara bergetar, Isak nya tertahan.
Adit menghela nafas pelan, menahan air mata yang ingin keluar dari matanya. ditangkup nya pipi gadis itu. diusapnya air mata yang berlinang di pipinya.
"kamu berhak bahagia, pergilah sebelum aku berubah pikiran lagi." ucap Adit tersenyum menatap bintang.
Bintang segera berlari ke arah jalan raya. menghentikan taxi yang lewat.
sesampai nya di rumah Adit, bintang mengetuk pintu rumah megah itu.
"ya cari siapa?" tanya wanita paruh baya dengan celemek yang menghiasi pundak nya. seperti dia asisten rumah tangga disini.
ia menatap gadis di depan nya ini dari atas sampai bawah.
"saya mencari Bayu, apa Bayu nya ada?" tanya bintang dengan gugup.
"Ada, silahkan masuk." bi ani mempersilahkan bintang masuk, saat di ruang tamu dia berpaspasan dengan Bu sari.
"Bintang!" pekik Bu sari, wajah cantik nya tersenyum lebar lalu menghampiri bintang. sikap nya sudah mulai berubah sejak ia meminta maaf dulu. bintang tersenyum canggung membalas pelukan dari Bu sari.
bintang mengangguk. " ayo Tante antar ke kamar nya mungkin dia masih beres beres."
Degh ...
dada bintang semakin bergerumuh mendengar ucapan Bu sari. wajah nya berubah panik lagi. berarti benar Bayu akan menetap di Sidney.
"kamu ketuk saja, Tante mau pergi. ada acara soal nya." ucap Bu sari lalu beranjak pergi setelah sampai di depan kamar Bayu.
Bintang mengetuk pelan pintu itu, ia meremas seluruh jemari nya. takut , gugup, panik bercampur jadi satu.
tak lama pintu dibuka dari dalam, muncul sosok tampan yang sangat ia rindukan selama sebulan ini.
Bayu terkejut melihat bintang di hadapannya.
"Bi ... kamu Kenapa bisa ada disini?" tanya Bayu menatap gadis di hadapan nya ini yang masih terdiam membisu tapi tatapan nya tak pernah lepas dari diri nya.
"kamu mau pergi ninggalin aku ?"
__ADS_1
Bayu memicingkan matanya, tidak mengerti apa yang sedang di ucapkan gadis di hadapan nya ini.
diraih nya tangan itu masuk kedalam kamar nya. bintang menatap nanar koper dan pakaian yang masih terletak di kasur.
dia menoleh pada Bayu dan langsung berhambur memeluk nya erat.
Bayu yang mendapat serangan tiba tiba tampak terkejut sebentar.
"jangan pergi bay, jangan tinggalin aku. aku nggak mau jauh dari kamu. aku cinta sama kamu ..."
Degh ...
Bayu tersenyum, akhir nya kata kata yang ia tunggu selama ini terucap juga dari gadis yang berada di pelukan nya saat ini.
"kamu cinta sama aku?" tanya Bayu saat sudah melepaskan pelukan bintang.
bintang mengangguk, wajah cantik nya terlihat basah.
Bayu langsung memeluk bintang, dipeluk nya erat tubuh gadis itu dengan posesif.
"jangan pergi ya bay, aku mohon." pinta bintang saat sudah duduk di sofa dalam kamar Bayu.
Bayu yang masih heran menatap lekat bintang "pergi?"
"iya, itu ..." tunjuk bintang pada kasur Bayu.
Bayu pun menoleh menatap pada tempat yang ditunjuk bintang.
"Aku baru pulang dari Sidney, dan itu aku lagi beres beres mau menata nya lagi di lemari." jelas Bayu. bintang melototkan mata nya.
"tapi kata mas Adit kamu mau menetap di Sidney." ucap bintang berapi-api.
"oh jadi Ini kerja'an Adit, dasar orang itu!" Bayu yang mengerti arti sikap Adit pun tersenyum.
ia menoleh pada bintang, menatap lekat gadis itu. Bayu mendekatkan wajah nya pada bintang. merengkuh tengkuk bintang lalu mencium bibir nya. Beberapa menit bibir mereka saling bertautan. melepas semua rindu yang tertutup dengan ke egoisan.
"Apa sekarang kamu mau menikah dengan ku?" tanya Bayu setelah melepas ciuman nya.
Bintang mengangguk dan langsung di peluk oleh Bayu ..
__ADS_1