
Malam harinya di apartemen Kirana tengah mengerjakan tugas dari dosennya.Namun ia tak bisa berkonsentrasi,ia selalu teringat akan kejadian siang tadi.
"Bagaimana bisa pak Dion menyukaiku?padahal dia tau kalo aku sudah bersuami,bahkan dia minta aku buat ninggalin mas Putra"batin Kirana.
"Aku benar-benar tidak mengira semua itu bisa terjadi"ucap Kirana sambil mengerutkan keningnya.
"Sayang"
"Allahu Akbar"ucap Kirana kaget.
"Hey ada apa kok sampai kaget gitu?kamu lagi mikirin apa hayo..."tanya putra.
"Mas kapan pulang?kok aku nggak tau?"tanya Kirana mengalihkan kekagetannya tadi.
"Baru aja,kamu terlalu asyik melamun sampai mas pulang pun kamu nggak tau"
"oh ya udah aku siapin air mandi dulu,Oya kamu udah makan belum?"
"coba liat jam berapa sekarang,kira kira aku udah makan belum?"
"loh udah jam22.00,kok aku nggak ngeh ya hehehe"ucap Kirana nyengir.
"ya udah aku siapin dulu airnya,nanti baru mas Put mandi"
Beberapa saat kemudian Putra telah selesai mandi,Kirana pun telah merapikan buku buku yang berceceran tadi.
Kini mereka sedang bersantai di kasur mereka.
"Kamu tadi ngalamunin apa sampai mas pulang kamu nggak denger?"
"Ah nggak ngelamunin apa apa,cuman ke inget sama Putri aja,udah lama aku nggak jengukin dia"ucap Kirana bohong.
"Ya udah kenapa kamu nggak tinggal pergi ke makamnya saja?"
"Akhir akhir ini jadwal makulku banyak mas,jadi nggak sempet buat jengukin dia.Aku terlalu terobsesi untuk cepat wisuda,jadi begini deh"
"Nggak usah buru buru,nanti kamu juga yang susah.aku bakalan siap buat bantu kamu kok"
"kamasih ya mas,Oya tiga bulan lagi aku mulai magang.Kira kira aku harus ngajuin magang kemana ya?"
__ADS_1
"kenapa nggak ke perusahaan mas aja"
"ah nggak mau,karyawan mas kan udah banyak yang kenal aku,nanti malah mereka canggung kalo mau nyuruh nyuruh aku"
"Kamu nggak usah mikirin mereka,yang penting kamu nyaman di sana"
"Enggak mau mas,aku mau cari tempat magang yang lain aja"
"Ok ya udah yang penting jangan di luar kota,aku nggak sanggup kalo jauh jauh dari kamu terlalu lama"ucap Putra sambil mencium dahi Kirana.
"Ya sudah ayo tidur besok kamu harus kuliah,mas juga harus kerja.Oya mas pernah bilang nggak sih kalo mas beberapa bulan kedepan akan sering lembur?"
"Iya mas udah pernah bilang itu,karena hampir mendekati akhir tahun jadi banyak yang harus di kerjakan,iya kan?"
"Pintar,ayo tidur.Good night π΄π΄π΄"
π¬π¬π¬
Keesokan harinya Kirana beraktifitas seperti biasa,Namun ada yang berbeda dengan biasanya.Yakni pak Dion.
Dosen itu kini malah semakin gencar mendekati Kirana untuk mendapatkan hatinya.
"Eh aku perhatikan ya pak Dion semakin kesini semakin gencar deketin kami loh.Dia nggak sungkan sungkan lagi buat memperlihatkan perhatiannya di depan mahasiswa lain"Ujar Tiara.
"Terus gimana ya caranya biar pak Dion jauhin aku?"
"biar aku yang urus ituπ"Ucap Olivia tiba tiba.
Olivia juga sudah mulai muak dengan kelakuan Dion selalu mengganggu Kirana.
Beberapa saat kemudian orang yang sedang Kirana bicarakan pun tiba dengan senyuman manisnya.
"Hay semua"sapa Dion sok akrab.
Namun sayangnya tak ada yang menjawab sapaan dari Dion.
"Ada apa dengan kalian,apa kalian sariawan berjamaah?"
Dan lagi lagi tak ada yang menjawab"Dimana Kirana dan Oliv?"
__ADS_1
Di tempat lain Kirana dan Olivia tengah memesan makan untuk mereka makan.
"mbak biasa ya nanti antar di meja sana"ucap Olivia sambil menunjuk tempat duduk mereka.
Namun saat melihat ke arah Tiara dan Soni ada seseorang yang duduk di meja mereka.
"Itu bukannya pak Dion ya?"guman Oliv.
"Eh Na sini aku bawa minumanku sendiri"ucap Oliv saat melihat Kirana tengah membawa baki berisi beberapa gelas minuman.
Sepertinya Olivia tengah mendapatkan sebuah ide.
Dan yah benar saja,saat Olivia sampai di dekat tempat duduk Dion ia pura pura tersandung dan woala gelas berisi es teh miliknya tertumpah di celana Dion.Yang sontak saja membuat semua orang yang berada di sana terkaget.
"Ah ya Allah maaf maaf pak saya nggak sengaja,saya sepertinya tersandung tadi"ucap Olivia pura pura panik.
"Kamu kalo jalan itu hati hati Olivia,lalu sekarang bagaimana hah?saya masih harus mengajar lagi.Tidak mungkin saya mengajar dalam keadaan seperti ini"Keluh Dion.
"Yah terus bagaimana dong,apa pak Dion pulang saja dulu,nanti baru ke sini lagi"saran Oliv sambil memasang wajah khawatir.
"ck Kirana bantu saya mengeringkan ini,saya tidak bisa pulang karena sepuluh menit lagi saya harus mengajar"
"Loh kok jadi saya pak?kan yang tumpahin minuman Via"
"Susah ayo"ucap Dion sambil menarik tangan Kirana.
"Pak Dion Kirana kan udah bersuami nggak pantas bapak seperti itu,bagaimana kalo yang bantu bersihin itu saya saja,kita kan sama sama laki-laki"ucap Soni sambil bergelayut di lengan Dion.
"Ah tidak tidak lebih baik saya bersihkan sendiri"ucap Dion langsung pergi.
"Mampus"guman Oliv yang masih di dengar oleh teman temannya.
"Jadi itu semua kamu sengaja?"tanya Kirana
"Biar dia nggak nemperin kamu terus heheheh"
"Wah ide kamu tok cer juga,lain kali aku juga mau ikutan ah"Saut Tiara.
Nah kan jadi di kerjain sama Olivia,makanya pak Dion suka sama cewek itu yang seratus ya jomblo biar nggak di kerjain sama Oliv hihihi.
__ADS_1
Ok readers sampai sini dulu ya,makasih buat teman-teman yang udah mau meninggalkan jejaknya,jangan bosan bosan tinggalkan jejak ya.Biar author nya semakin semangat buat update lebih banyak lagi.
See you....βΊοΈ