Perjuangan Seorang Istri

Perjuangan Seorang Istri
58


__ADS_3

Acara berjalan dengan lancar,Namun selain harapannya pupus karena potongan pertama kue ultah Kirana bukan untuknya.Kehadiran Dion juga membuat Putra semakin kesal.


Terlebih lagi melihat Kirana yang begitu lepas tertawa dan bercanda dengannya.


Padahal pada aslinya Kirana selalu tertawa karena cerita Tiara dan juga Soni yang menceritakan tentang keseharian mereka di kampus selama Kirana tidak ada.


Dion hanya sesekali menanggapi.Tapi di mata Putra Dionlah yang membuat Kirana tertawa riang.


"Sayang,sebegitu besarkah kesalahan ku hingga membuat mu mengacuhkanku dan melupakanku.Kau begitu bahagia bercanda dengannya kirana"Ucap Putra murung.


"Eh bro kenapa Lo murung heh?"Ucap Saka menepuk pundak Putra.


"Dia sedang bercanda dengan sainganku.Sejak kejadian malam itu Kirana mendiamiku seperti ini.Dan sekarang dia malah melupakanku"Ucap Putra murung.


"kalau menurut gue lu emang pantes mendapatkan itu, soalnya pas malam lu ketemu sama mantan lu kan lu lupain dia lu tinggalin dia sendirian di restoran di negara yang gak dia kenal"Ucap Saka sambil menatap jauh ke langit.


"Ck ucapanmu bikin gue lebih down 😔"


"kamu harus lebih berjuang lagi sob buat meluluhkan hati Kirana yang tlah sangat terluka"Ucap Kelvin bijak.


"Nah tuh pak ustadz udah bicara jadi di dengerin dan di faham....Sekaligus di terapkan"Ucap Saka sambil menekan kata di akhirannya.


"Ck suek lo"Saut Kelvin langsung menoyor kepala Saka.


"Eit nggak kena...."Ucap Saka langsung menghindari toyoran dari Kelvin.


"Sudah cukup,sejak kapan Lo suka menggoda Saka heh?"Tanya Putra.


"Sejak kamu sibuk dengan perusahaan dan Kirana."Terang Kelvin.


Di tempat lain Kirana tengah duduk berdua di sebuah ayunan bersama Dion.



"Na maaf kalo sebelumnya sikapku padamu membuatmu tak nyaman"Ucap Dion memulai pembicaraan.


"Semua sudah berlalu pak Dion,saya juga sudah melupakan itu"


"Tak bisakah kau memanggilku hanya nama saja seperti dulu?"


"😁Tapi aku sudah terbiasa memanggil seperti itu"

__ADS_1


"hemmm ganti mas,kak atau Abang kan bisa"


"Ah baiklah baiklah aku panggil kak aja ya"Tanya Kirana meminta persetujuan.


"Nah itu bagus,jadi sekarang kita adalah teman dan kakak adik begitu?"


"Heem"Jawab Kirana tersenyum menanggapi.


"Ehhemmm berduaan aja,awas ada setan loh"Ucap Saka dari balik ayunan.


"Eh kak Saka,kalo yang ke tiga setan berarti kakak dong"Ucap Kirana sambil menunjuk Saka.


"Ck nggak gitu juga kalik,eh ya tadi sepintas ada yang bilang tentang kakak adik,memang siapa kakak siapa adik?"Tanya Saka mulai nimbrung.


"Ah itu aku sama kak Dion"Jawab Kirana singkat.


"Memang sebelum kalian jadi kakak adik apa hubungan kalian?"


"Mahasiswi dan dosen"Kini jawab Dion.


"Dulu kak Dion adalah teman kecilku kak,tapi tiba-tiba kak Dion harus pindah karena mengikuti orang tuanya yang di pindah tugaskan.Baru bertemu lagi beberapa bulan yang lalu pas kak Dion gantiin dosenku yang udah pensiun"Terang Kirana.


"Oh begitu,tapi tidak bisa! hanya aku yang pantas menjadi kakakmu Kirana,aku tampan terkenal dan kaya raya.Memang apa kelebihanmu hingga menjadi kakak Kirana"Ucap Saka sinis.


"Ais itu penghargaan Kirana,wajar kalo aku seperti itu.Aku tampan kaya raya dan juga terkenal,jadi harus di manfaatkan dengan baik"Bela Saka.


"Intinya hanya aku yang boleh menjadi kakakmu Kirana"Ucap Saka kekeh.


"Memang siapa anda hingga membatasi siapa yang boleh siapa yang tidak boleh di lakukan Nana?"


"Hah Nana?Siapa Nana?"


"Itu nama kecilku kak,hanya orangtuaku,adikku Olivia dan juga kak Dion yang suka memanggilku seperti itu."Terang Kirana.


"Heh kenapa aku baru tau?Ah ya kau tanya siapa aku?Aku Saka sanjawa Darmawangsa.Aku pewaris satu satunya dari perusahaan GI Intertaiment.Aku juga seorang aktor terkenal dan aku adalah kakaknya Kirana.Orang yang akan menjaganya dari siapapun yang berniat mencelakai atau menyakitinya"Ucap Saka serius.


"Kan ada suaminya yang bisa melakukan tugas itu,aku yakin suaminya bisa jauh lebih baik dalam hal itu"Jawab Dion tak kalah serius.


"Tapi suaminya belum tentu bisa mengawasi Kirana dua puluh empat jam nonstop"Ujar saka sengit.


"Eh sudah sudah kenapa kalian jadi berdebat seperti ini?!Kak Saka semakin banyak anggota keluarga,akan semakin ramai dan menyenangkan.Jadi apa salahnya kalo kak Dion masuk dalam keluaga kita,Dia laki laki baik aku tau itu"Ucap Kirana berusaha menjadi penengah di antara dua laki laki itu.

__ADS_1


"Ck enak ya di rebutin sama cowok cowok ganteng,berasa paling cantik deh ah"Ucap Soni menghampiri Kirana Saka dan Dion.


"Ayok ah kita makan makan,tu steak nya udah pada Mateng"Ucap Soni langsung menarik Kirana menuju meja prasmanan.


Akhirnya Kirana menuruti kemauan Soni setelah di tarik oleh Soni.


"Lo suka kan sama adek gue?"Tanya Saka setelah kepergian Kirana.


"Dari dulu hingga sekarang saya masih menyukainya.Tapi saya memutuskan untuk berhenti menaruh harapan untuk memilikinya"


"Kenapa?"Tanya Saka penasaran.


"Karena aku tau hati Kirana tak akan berpaling dari suaminya."Jawab Dion.


"Syukur deh kalo Lo udah menyerah berjuang dapetin dia"


"Sekarang saya hanya ingin menjaganya seperti yang kamu lakukan.Melihatnya bahagia dan tersenyum seperti itu sudah membuatku bahagia."Ucap Dion sambil mengamati Kirana yang tengah bercanda dengan Soni.


"Aku hanya bisa berharap saat dia memiliki masalah atau merasa di sakiti dia akan mau berbagi dengan kakak kakaknya ini"Guman Dion.


"Tapi kayaknya harapan pak Dion akan berakhir sia sia"Saut Olivia tiba tiba.


"Kenapa?"


"Kenapa?"Tanya Dion dan Saka bersamaan.


"Karena setauku Kirana bukan orang yang mudah membagi kesedihan dan bebannya kepada orang lain"Ucap Olivia memerhatikan Kirana.


"Bahkan padaku sendiri yang notabennya adalah sahabatnya sejak kecil"Lanjut Olivia.


"Mengapa begitu?"Tanya Saka.


"Karena menurutnya setiap orang memiliki masalah sendiri dalam hidupnya.Dia tak ingin menyusahkan orang lain.Kirana hanya akan berbagi kebahagiaan kepada orang lain,itu cukup untuknya"Terang Olivia.


"Kalo begitu kita sebagai sahabat dan kakak kakaknya harus bisa jauh lebih peka.Karena sepintar apapun seseorang menutupi kesedihannya pasti akan terlihat juga walau hanya sedikit"Ucap Dion.


Dan di setujui oleh Olivia dan juga Saka.


Ok readers maaf ya telat update ya,kemarin kecapean jadi cuman bisa ngetik 130 kata.


Jangan lupa like n komennya ya....☺️

__ADS_1


See you....😉


__ADS_2