
"Oh ya setelah makan aku ingin cerita ke kalian"ucap Kirana saat melihat pelayan membawakan makanan pesanan mereka.
"Kenapa nggak sekarang aja sih Na ceritanya?"tanya Tiara dan di iyakan oleh ke ke dua temannya.
"Nanti saja sekarang cepat makan biar aku bisa cepet cerita"Terang Kirana.
Setelah beberapa saat mereka makan,akhirnya Kirana mulai menceritakan kejadian yang ia alami saat tak bersama dengan mereka.
"Hah jadi pak Dion nembak kamu?Astogeh itu orang bener bener nekat ya"Komentar Soni cepat.
"Nah itu,aku jadi mulai nggak nyaman ikut mata kuliahnya"Saut Kirana murung.
"Jadi itu sebabnya pak Dion mulai berani terang terangan memberi perhatian
padamu"Ucap Olivia manggut manggut.
"Kalo sampai suami kamu tau kalo pak Dion sampe berani nembak kamu bisa perang dunia ke sekian ini"Ucap Tiara.
"Mungkin bukan cuman perang,tapi bisa saja Kirana nggak boleh kuliah lagi,secarakan dia posesif banget"Saut Soni.
"Haduh jangan malah nakut nakutin gitu dong.sebentar lagi aku mau KKN setelah itu sekripsi,aku nggak mau kerja kerasku berujung sia sia"ucap Kirana membasuh mukanya kasar.
"Kamu tenang aja Na,selama ada Olivia dosen gila itu nggak akan bisa deket deket kamu lagi"Ucap Olivia yakin.
__ADS_1
"Ada kita juga kok,kamu tenang aja"Timpal Tiara.
Sejak saat itu Kirana tak pernah di biarkan sendiri,selalu saja ada yang menemaninya walaupun hanya di toilet.
Dan itu membuat Dion frustasi"Mengapa mereka selalu berusaha menjatuhkan ku dari Kirana?"ucap Dion putus asa.
Hari hari tlah berlalu,berkat teman temannya Kirana semakin jarang bertemu dengan Dion.Dan itu membuat Kirana lega.
Menjelang sore Oliv dan Kirana sedang menunggu taksi untuk mengantarkan mereka pulang,namun ternyata Kirana tlah di jemput oleh Putra sendiri.
Jadilah Oliv sendirian menunggu tukang ojek pesanannya.
"Olivia saya harus bicara sama kamu"Ucap seorang laki-laki tiba-tiba.
"Kita bicara di tempat lain saja"
"Tidak bisa,saya lagi nunggu jemputan"Ujuar Olivia ketus.
"Memang siapa yang akan menjemputmu? palingan hanya tukang ojek online"Ucap Dion tersenyum sinis.
"Memang kenapa kalo hanya tukang ojek online,ada masalah sama bapak"Skak ucapan Olivia tak dapat di bantah lagi oleh Dion.
"Kenapa kamu dan teman-temanmu selalu menghalangi saya untuk dekat dengan Kirana?"Tanya Dion to the poin.
__ADS_1
"Pak Dion nggak tau diri apa nggak tau malu sih?nyata nyata kalo bapak tau bahwa Kirana tlah memiliki suami,tapi kenapa bapak masih mengejar-ngejarnya?"
"Saya tlah terlanjur mencintainya sejak dulu,hanya waktu yang memisahkan kita dan ketidak beruntungan saya karena menemukannya tlah bersuami."
"Itu tak bisa membuat saya patah semangat Oliv"
"🤦♀️Hadeh.....Cinta itu tak harus memiliki pak,Cinta datang hanya ingin membuat orang yang merasakan cinta menjadi bahagia"
"Itu untukmu yang mungkin belum pernah merasakan cinta Olivia,untuk saya cinta harus memiliki,karena yang saya rasakan saya tidak bisa jauh darinya terlalu lama"Terang Dion.
"cih itu bukan cinta tapi obsesi,ni ya pak coba bayangin kalo pak Dion bisa memisahkan Kirana dengan suaminya,lalu pak Dion bisa memiliki Kirana.Belum tentu juga Kirana menyukai bapak,bisa jadi bapak hanya bisa memiliki tubuhnya namun hatinya masih tertaud pada suaminya"
"Sudahlah pusing saya ngomong sama orang gila macam bapak,di jelasin sampe mulut saya berbusa pun akan percuma.masuk kuping kiri keluar kuping kanan"Ucap Olivia lalu pergi meninggalkan Dion yang tengah termenung.
"Apa iya yang di katakan oleh Olivia bahwa yang aku rasakan selama ini bukan cinta melainkan obsesi"batin Dion berkecamuk.
Ok readers ini buat kalian yang masih setia sama ceritaku.
Jangan lupa like n komennya.Syukur syukur ada yang mau kasih vote atau juga koin.
Aku akan sangat berterima kasih untuk itu😊.
See you....😉
__ADS_1