Perjuangan Seorang Istri

Perjuangan Seorang Istri
43


__ADS_3

Bulan tlah berganti,pagi ini karena kuliah Kirana libur dia berencana untuk menemani suaminya di kantor.Itu yang di minta oleh Putra.


"Ini apa"batin Kirana saat melihat sebuah amplop di meja riasnya.


"Mas ini punya kamu?"tanya Kirana saat menghampiri Putra di ruang kerjanya.


"Kamu dapet dari mana?"Tanya Putra.


"Dari meja riasku"


"Oh...kamu buka saja"Ucap Putra pura pura sibuk mengecek berkas kerjanya.


Lalu saat Kirana membuka amplop itu,ternyata isinya dua buah tiket liburan ke London.


"Mas ini punya siapa?memang siapa yang mau liburan?"tanya Kirana heran.


"Kita"jawab Putra singkat.


Kirana mengerutkan keningnya"maksudnya?"


"Ya ampun sayang kamu masih nggak faham juga?"


"Enggak"


"Ya Allah sayang kamu inget kalo besok itu hari ulang tahunmu?anggap saja ini kado dari ku"Terang Putra.


"Kado buatku?"tanya Kirana melongo.

__ADS_1


"Cup"Putra mencium bibir Kirana gemas.


"Iya sayangku"ucap Putra sambil menoel hidungnya Kirana.


"Uh nggak usah cium cium juga kalik,emmm aku nggak butuh ini mas,ngapain kamu buang buang uang hanya untuk memberikanku hadiah?kan aku udah bilang cukup kamu selalu berada di sampingku dan selalu mau bersabar menghadapi ku itu sudah jauh lebih dari cukup untukku"


"Tapi aku menginginkan ini juga,kau tau setiap hari harus bekerja aku juga butuh rifressing,kamu nggak suka?"


"😊apapun yang kamu berikan pasti aku menyukainya"


"kalo begitu ada satu hal lagi yang akan ku berikan"Ucap Putra sambil menggendong Kirana ala bridal style.


"Eh...eh mas kamu mau ngapain,aku sehat wal Afiat ngapain di gendong segala?"tanya Kirana panik.


"Kalo begitu aku akan membuatmu tidak bisa berjalan agar aku bisa menggendongmu tanpa harus mendengar kau mengeluh lagi"Ucap Putra langsung mencium bibir Kirana dengan lembut nan dalam.


"Via ambilkan sayuran dan jangan lupa mencucinya"Ucap Kelvin.


Dan tanpa bicara Olivia langsung melaksanakan perintah Kelvin.


"Maaf chief ada pelanggan yang ingin bertemu dengan anda"ucap seorang pelayan pada Kelvin.


"Hem sebentar,Via kamu ambil alih ini.Kamu hanya tinggal plating dan sajikan kepada pelanggan.Jangan membuat kesalahan"Ucap Kelvin tegas.


Kelvin lalu pergi meninggalkan Olivia yang tengah bingung"aku tak pernah plating lalu apa yang harus ku lakukan"batin Olivia sambil melihat bahan bahan untuknya plating.


__ADS_1


"Sepertinya ini cukup"Ucap Olivia ketika melihat hasil karyanya.


"Via mana pesanan steak nya?"tanya seorang pelayan.


"Oh ya ini sudah selesai."


"Bagaimana sudah selesai platingnya"Tanya Kelvin tiba-tiba.


"Astagfirullah!"ucap Olivia kaget.


"Tak bisa kah kau tak mengagetkanku?selalu seperti itu,datang tiba tiba lalu berbisik"keluh Olivia.


Kelvin hanya terkekeh melihat tingkah Olivia yang salah tingkah karena kaget.


Kelvin benar benar menyukai sikap Olivia yang apa adanya tanpa harus menjaga imagenya di depan orang lain.


Walaupun terkadang sifat cerewet dan ceplas ceplosnya cukup membuat Kelvin kesal tetap saja laki laki itu suka menggoda dan menjahilinya.


Dan entah mengapa mereka cepat akrab dengan sikap yang bertentangan.


Ok readers maaf ya baru up,otaknya lagi buntu ini,alur ceritanya sih udah ada.Tapi untuk membuat paragraf yang lebih panjang lagi perlu memeras otak.


Sepertinya aku perlu liburan dan semangat dari kalian untuk melanjutkan kisah mereka hehehe😅😅


Jangan lupa like n komennya ya.


Seee you....😉

__ADS_1


__ADS_2