
Sesampainya di UKS Zia di tuntun Ken menuju tempat tidur khusus.
"Kenzi ada apa dengan Zia?"Tanya seorang guru yang kebetulan sedang piket menjaga UKS.
"Ya Tuhan Zia kamu habis berantem nak?kok sampai begitu"Tanya guru itu dengan nada yang khawatir.
"Ada siswi yang tidak suka dengan Zia Bu"Saut Jessy.
"Bisakah saya saja yang mengobati Zia Bu?"Tanya Ken.
Bu guru melihat lihat luka Zia"Emmm ini hanya perlu di bersihkan pakai alkohol dan di kasih obat merah.Baiklah sebentar ibu ambilkan obatnya dulu.
"Setelah memberikan obat yang di butuhkan Bu guru langsung meninggalkan Ken dan yang lainnya.
"Jessy bisa tinggalkan kami sebentar?"Tanya Ken ramah.
"Baiklah,aku akan menunggu kalian di luar"Lalu Jessy pergi keluar ruangan itu.
__ADS_1
"Bukankah tadi pagi bunda sudah bilang jangan mencari masalah?"Tanya Ken membuka pembicaraan sambil membersihkan luka di tangan Zia.
"Mereka sudah sering mengganggu ku kak,aku hanya diam.Tapi tidak kali ini,mereka menghina keluarga kita kak.Mereka bilang papa memiliki dua istri karena mereka sering melihat bunda dan mama via bersama papa.Aku juga di Katai anak haram,Aku tidak tau apa itu anak haram,tapi saat mendengar kata-kata itu hatiku terasa sangat sakit kak"Terang Zia berkaca kaca.
"Bahkan mereka mengatakan kalau aku tak pantas menjadi saudara kembarmu hiks....hiks....hiks"Ucap Zia akhirnya terjatuh juga air mata yang sudah Zia tahan dari tadi.
Ken mengepalkan tangannya mendengar cerita dari Zia.Ken tak tau apa arti anak haram,tapi dia merasa begitu marah mendengar setiap penghinaan yang di peroleh oleh Zia.
"Kak sebenarnya siapa istri papa Dion?"Tanya Zia di tengah tangisnya.
"Kalo papa Dion menikah dengan mama via lalu siapa suami bunda?siapa sebenarnya papa kandung kita kakak?SE.....selama ini kit....kita mengira bahwa pa....pa Dionlah papa kandung kita"Terang Zia di sela sela Isak tangisnya.
Ken terdiam mendengar pertanyaan Zia"Zia benar, kalau papa Dion adalah suami mama Via lalu siapa suami bunda.?"Batin Kenzi berfikir keras.
"Sudahlah jangan menangis lagi.Jangan sampai bunda tau kalo kamu habis nangis.Nanti kalau ada waktu yang pas kita tanyakan bunda."Ucap Ken pada akhirnya.
🌃🌉🌃
__ADS_1
Sudah sebulan penuh Putra berada di LA mencari keberadaan Kirana dan putra mereka.Setiap tempat umum di LA hampir semua sudah di kunjungi oleh Putra guna mencari belahan jiwanya,namun tak kunjung jua di temukan.
"Sayang di mana kalian?"Guman Putra melihat langit malam di sebuah resto bertema out door.
"Maaf tuan ini pesanannya"Ucap seorang pelayan mengagetkan Putra.
Dengan malas Putra mulai melahap makanannya.
Tubuh Putra kini semakin kurus dari terakhir kali bertemu dengan Saka saat di Korea.Dulu ia gila kerja demi membangun perusahaan nya menjadi semakin besar demi mendapat maaf dari pak Bagas.Sekarang dia hanya fokus mencari Kirana dan anaknya.Putra tak akan makan sebelum dia benar benar kelaparan.
Baginya mencari Kirana itu lebih penting dari pada kesehatannya sendiri.
Hay Hay readers... maaf ya malam ini author hanya bisa up sedikit.Karena kelelahan mata author nggak bisa di ajak kompromi😁.
Jangan lupa like komen dan votenya ya readers.biar author nya semakin semangat buat up yang banyak hi hi hi 🤭
See you....
__ADS_1