Perjuangan Seorang Istri

Perjuangan Seorang Istri
50


__ADS_3

Kembali ke meja tempat Putra dan Kalista.


"Mengapa kau tak mengabatiku akan pergi saat sebelum acara pertunangan itu?"


"Bagaimana bisa aku bicara kalo kamu selalu bercerita tentang acara pertunangan kita?Kau nampak sangat bahagia saat itu"Ucap kalista murung.


"Kau yang memaksakan pertunangan itu Putra,aku sudah berulang kali mengatakan padamu bahwa aku belum siap"


"Tapi kau selalu mendesak dan berkata terlalu takut kehilanganku.Aku bisa apa kalo kau sudah bersikeras seperti itu?"jawab Kalista.


"Tapi kau......"belum sempat Putra melanjutkan ucapannya tiba tiba terdengar dering handphone milik Kalista.


"Maaf sebentar ini menejerku."


"iya hallo ada apa?"


"......."


"loh bukannya pemotretannya besok y"


"......."


"kok gitu sih,aku sedang ada urusan penting sekarang apa tak bisa di tunda beberapa jam lagi?"tanya Kalista mulai bingung.


"....."


"Ok,ok aku akan segera ke sana,kamu siapkan saja apa yang di perlukan"


"Kalista...."panggil Putra.


"maaf Putra aku harus pergi sekarang,setelah semua kerjaan ku selesai aku janji akan menghubungimu"


"Tapi Kalista aku..."


"Maafkan aku tapi aku harus segera pergi,bay...."ucap Kalista sedikit berlari menuju ke parkiran.


Dan Putra pun juga mengejar Kalista.Masih banyak pertanyaan yang menumpuk di fikiran ya yang butuh di jawab dan di jelaskan.


"aaaccccch......kenapa kau selalu saja seenakmu meninggalkan ku Kalista"Teriak Putra marah....


"Hey kau bukankah Putra kekasihnya Kalista?"tanya seseorang.

__ADS_1


"Kau siapa?"


"Aku Rey,teman kuliahmu?kita satu jurusan"


"Aku tak mengingatmu"ucap Putra setelah mencoba mengingat ingat.


"Bagaimana kau mengingatku sedangkan selama masa kuliah kau selalu sibuk dengan buku buku mu"


"Lalu bagaimana kau tau aku kekasih Kalista?"


"dulu aku pernah bekerja sama dengannya.Perusahaan tempatku bekerja meminta dia jadi bintang iklan produk kami,Dan sejak saat itu kami jadi berteman"Terang Rey.


"oh ya apa kau ke sini ingin bertemu dengannya?kemarin aku tak sengaja bertemu dengannya di sebuah club,mungkin dia sekarang sedang di sana"


"club?"Tanya Putra.


"ya club,ada apa?"tanyanya.


"Yang ku tau Kalista bukan tipe wanita yang suka masuk club"Ucap Putra bingung.


"Hey Putra kau lupa sekarang Kalista adalah seorang model internasional.Mungkin saja pergaulannya memaksanya untuk masuk kesana.Itu bisa jadi kan"


"Ayolah kau bisa mengeceknya di sana"Bujuk Rey.


"Hemm baiklah aku ikut denganmu,tapi bila dia tidak ada aku akan langsung pergi"


Akhirnya Putra pergi mengikuti Rey menuju ke club.


Setelah Kirana bisa mengenndalikan perasaan ia mulai merapikan pakaian dan mukanya.Kirana keluar menuju ke meja makan tempat Putra dan Kalista tadi,namun saat sampai di sana Kirana kebingungan mencari keberadaan Putra dan Kalista.


"Mereka kemana?"batin Kirana celingukan.


"Permisi apa kau melihat laki-laki dan perempuan yang tadi duduk disini?"Tanya Kirana pada pelayan yang kebetulan lewat.


"Maaf kalo nggak salah tadi mereka sudah keluar"


"Apa sudah lama?"


"emmm kurang lebih sepuluh menitan"


"Oh ya sudah terima kasih atas bantuannya.

__ADS_1


"Mereka kemana?"batin Kirana melangkah keluar.


"Mas saat masa lalumu hadir mengapa tiba tiba kau melupakanku?"guman Kirana murung.


"Aku harus kemana sekarang hiks..."Ucap Kirana menengok kanan kiri.


"Ini pertama kalinya ada orang yang memberi kejutan ulang tahun yang begitu menyakitkan"


"Dan orang itu adalah kamu mas,hiks...hiks..."ucap Kirana menangis di terotoar.


"Kring..........."Terdengar dering handphone milik Kirana.


Saat melihat nama yang ada di layar handphone nya Kirana langsung menghapus air matanya dan berusaha membuat ekspresi wajah menjadi ceria.


"Hallo assalamualaikum"Ucap Kirana menjawab telepon nya.


"......."


"Aku baik ma"Ternyata yang menelfon Kirana adalah Bu Irine.


"........."


"Makasih doa dan ucapannya ma,Kirana baik baik saja.Kirana nggak nyangka mama tau kapan ulang tahun ku"Ucap Kirana berusaha untuk kuat dan tersenyum.


"........."


"Mas Putra sedang beli sesuatu ma,sebentar lagi di akan kembali"


"........"


"Kami sedang jalan jalan di luar ma,besok kan kami sudah akan kembali ke indonesia.Jadi kami akan habiskan malam ini untuk jalan jalan"Terang Kirana.


"Besok pagi kami berangkat ma"


"......."


"Iya ma makasih,mama jaga kesehatan disana ya assalamualaikum"Ucap Kirana menutup telfonnya.


Setelah menutup telfonnya Kirana kembali murung.Dulu saat dia ulang tahun pasti ada Putri dan Olivia yang berada di sisinya,namun sekarang dia tlah kehilangan satu satunya keluarganya.Kini hanya Putra yang ia miliki,namun sayang orang itu malah menggores luka yang sangat dalam di hati Kirana di malam ulang tahunnya.


Jangan lupa like n komennya ya ......☺️

__ADS_1


Dan terima kasih untuk semua yang sudah mau tetap stay nunggu kelanjutannya cerita dari Kirana dan Putra.


See you......😉


__ADS_2