Pertama Kali

Pertama Kali
Episode 15


__ADS_3

Duhai cinta ku,


Sayang ku,


Lepaskaskan lah,


Rama kembali mengganti chanel radio itu, melihat Rama yang mulai gelisah. Mira berkata,


"Udah yang tadi aja mas, Mira suka kok lagu itu."


Dan kini hanya,


Ada Aku dan Dirimu


Sesaat dikeabadian....


"Yang ini kan?" tanya Rama memastikan.


"Iya mas yang ini."


"Hmmmm, ini aku juga suka."


Jika sang waktu bisa kita hentikan,


Dan sgala mimpi-mimpi jadi kenyataan,


Meleburkan semua batas


Antara Kau dan Aku


Kita...


"Gimana apa sekarang Riko masih sering hubungi kamu Mir?"


"Jarang mas, kadang chat juga sekedar tanya kabar."


"Mungkin dia sibuk, kenapa kamu gak nyoba chat duluan?"


"Mira malu mas, kejadian tahun lalu,"


"Waktu itu kan juga ada mas, Mira gak tahu harus mulai darimana."


"Kalau aku sih masih sering telfonan sama dia, tapi sering soal pekerjaan."


"Oh, kalau mas Riko telfon lagi, Mira titip salam ya mas!"


"Ok sip."


Mereka pun menikmati lagu itu dan melanjutkan perjalanan.


Flasback on.


Mira pulang dari Lembaga paket C dijemput oleh Riko, di sepanjang perjalanan Mira bertanya kenapa dia di jemput sama Riko, sedangkan dia berangkat tadi bersama Rini teman kompleks nya, Riko hanya berdalih bahwa dia ingin membeli kado untuk gebetannya karena dia akan ke Jakarta. Mira pun mengerti.


-----


Di toko. Riko membukakan pintu untuk Mira, Mira kaget kenapa Riko memperlakukannya seperti itu, tapi dia berpikir positif aja,


Mungkin mas Riko memang seperti itu pada setiap wanita. Tenang Mira tenang, jangan baper, kamu ke sini untuk milih kado buat gebetannya. Mira.


"Tolong pilihkan boneka yang imut ya Mir,"


"Mas gak terlalu tau selera cewe, hehehe."


"Iya mas, tenang aja, pasti gebetan mas suka."


Mira dan Riko hanya berkeliling di toko itu, Mira bingung karena dia ingin memilih kado yang sekiranya akan selalu bisa nemeni gebetannya Riko. Riko melihat ada gantungan kunci berbentuk sapi lucu, dia teringat waktu pertama kali bertemu dengan Mira.


Mira yang tak kunjung menemukan boneka yang dia maksud melihat kearah jendela, dia melihat permainan boneka japit, dia pun berlari kesana,


"Mas sini!" ajak Mira manarik tangan Riko. Riko pun mengembalikan gantungan sapi itu.


"Apa?"


"Mas coba masukin koin, nanti mas japit boneka disini!"


"Kenapa harus main ini, kan disana boneka nya banyak, besar-besar juga!"


"Mas ih gak tau selera cewe, kalau mas dapetin boneka dari sini, itu petanda mas usaha nya gede buat dapetin dia!"

__ADS_1


"Oh bener juga!"


"Minggir, biar mas coba!" Riko menukarkan uang di kasir dan memasukkan koin di lubang koin.


"Eh bentar mas, biar Mira videoin!"


"Ntar dia gak tau kalau boneka itu mas dapet dari sini."


"Ya udah terserah kamu deh,"


"Mulai nih."


"Iya mas, Bismillah!"


"Bismillahirrohmanirrohim." kata Riko semangat.


Riko mulai memutar tuas game itu, dan mencoba mengambil boneka sapi, sudah dijapit nya, ketika ditarik ternyata lepas.


"Yah mas, kurang dikit lagi!"


"Semangatin mas dong."


"Ayo mas semangat!"


Riko kembali memasukan koin dan mencoba kembali tapi ternyata sulit sekali memainkan game itu, sudah habis koin yang Riko tukar tadi. Dia kembali ke kasir untuk menukar koin kembali, sedangkan Mira sudah sangat capek sekali melihat Riko yang tak kunjung bisa mengambil boneka itu.


"Bismillah dong mas!"


"Udah ini, Bismillahirrohmanirrohim." ucap Riko mantap.


"Ini koin mas yang terakhir, kalau ntar mas gak dapet boneka, kamu pilih aja di toko boneka nya, mas sudah capek!"


"Iya mas, yang semangat dong!"


Riko pun mulai mengendalikan tuas game itu dan dia mencapit salah satu boneka itu, kini dia tak lagi fokus ke boneka sapi,


Dah yang penting dapet boneka. Riko.


Ternyata Riko mencapit boneka musang berukuran sedang, Riko dan Mira khawatir jika boneka itu akan jatuh lagi, Riko pun memejamkan matanya, Boneka nya di tarik keatas sedangkan Mira memandu Riko untuk memasukkan boneka itu ke lubang keluar bonekanya.


Jreeeng, Riko dapat boneka itu, Mira senang sekali. Riko mengambil boneka itu dan meminta salah satu karyawan untuk memasukkannya ke paper bag.


Riko mengajak Mira mampir di sebuah kedai es krim, Mira menurut karena dia suka sekali es krim, apalagi dia sudah terlalu capek berteriak menyemangati Riko saat main game tadi, lumayan buat ngisi tenaganya.


"Mir, mas mau ngomong sesuatu tapi kamu jangan marah ya!"


"Ngomong apa mas, kenapa Mira marah?"


"Mas bingung!"


"Ah Mira kepo mas, kalau mas gitu."


"Ini mas , mbak es krim pesenannya!" kata karyawan itu menyerahkan es krim di meja.


"Selamat menikmati." ucapnya lagi kemudian pergi.


"Makasih mbak.".Mira pun menikmati es krim nya.


Sedangkan Riko gelisah dia hanya mengaduk es krim vanila miliknya, sesekali dia melirik Mira.


"Tes.. tes.. tes... a... a" (suara audio di kedai itu). Diringi lagu Ari lasso feat BCL... Aku dan Dirimu.


Mira pun mengenali suara itu, itu suara Riko. Dia melihat Riko di depannya, Riko hanya mengaduk-aduk es krim nya dan memakannya, seakan-akan bukan dia pemilik suara tersebut.


"Teruntuk gadis yang ada disamping ku.


Dulu pertama kali aku melihat mu, kamu sudah terlihat menarik sekali. Bagaikan mendapat es krim di saat dahaga menyerang ku, kamu hadir di hidupku, meskipun dulu aku sangat suka sekali mengerjai mu. Maafkanlah aku yang dulu , entah kapan pertama kali aku merasakan sesuatu yang berbeda pada diriku terhadapmu. Setiap hari , ada saja hal yang sudah aku persiapkan untuk mengerjaimu di pagi hari, sangat senang sekali. Kini aku akan pergi sebentar, semoga esok aku bisa melewati hari tanpa mu, semoga engkau bisa menunggu ku sampai saat nya aku pulang, dan mendengarkan jawaban mu. Riko."


Riko pun beranjak dari kursi itu dan mengambil gitar yang diberikan salah satu karyawan di kedai itu. Riko mulai memainkan gitar nya dan mendekati Mira, Dia menyanyikan lagu Sempurna milik Andra and the Backbone.


"Kau begitu sempurna


Dimataku kau begitu indah


Kau membuat diriku akan s'lalu memujamu


Disetiap langkahku


Kukan s'lalu memikirkan dirimu

__ADS_1


Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu


Janganlah kau tinggalkan diriku


Takkan mampu menghadapi semuaa


Hanya bersamamu ku akan bisa


Kau adalah darahku


Kau adalah jantungku


Kau adalah hidupku


Lengkapi diriku


Oh sayangku, kau begitu


Sempurna, Sempurna..."


Riko meletakkan gitar di kursi, dia mengambil boneka tadi dan sebuah kotak kecil di saku nya, kemudian memberikan ke Mira. Mira masih syok dengan apa yang dialami nya, Mira berdiri.


"In!" Riko membuka kotak kecil itu dan membuka nya, ternyata sebuah liontin berinisial IR.


"Mas?" Mira masih syok.


"Tolong diterima ya, Mas malu ini di liatin orang!"


"Tapi mas?"


"Gak usah jawab sekarang, mas tau kamu syok!"


"Hmmm."


Mira menerima boneka dan liontin dari Riko, lalu kembali duduk, Riko pun kembali duduk. Tiba-tiba,


"Cie... Yang baru jadian." Suara Rama langsung duduk di meja Riko dan Mira.


"Apaan sih." Riko malu, ternyata ada Rama sedari tadi di kedai itu.


Sedangkan Mira langsung lari menuju parkiran mobil.


"Loe sih!" Riko menyalahkan Rama.


"Gue kenapa, hahaha."


Riko pun menyusul Mira. Di dalam mobil. Riko diam, sesekali memperhatikan Mira. Mira juga diam, tak tau harus berbuat apa. Riko membuka percakapan,


"Kamu pasti kaget ya?"


Mira mengangguk malu.


"Kamu gak perlu jawab mas sekarang, mas tau kamu masih fokus belajar, tapi mas tunggu kamu ya! Jika nanti mas kembali dan kamu menerima mas, tolong pake liontin nya ya!"


Flasback off.


Di pesta. Rama dan Mira menemui bu Ajeng dan pak Anam, memberikan selamat tak lupa cipika cipiki,


"Ma'af tante, bu Eny gak bisa dateng."


"Gak pa pa kok Mir, tadi tante sudah di telfon, semoga keponakannya cepet sembuh ya!"


"Makasih doanya tante!" Mira menyerahkan kado.


"Iya sama-sama, makasih kadonya."


"Ayo silahkan makan dulu."


Mira dan Rama mengambil beberapa kue, dan memakannya sembari ngobrol.


"Ckckck siapa ini berani dateng ke pesta mewah!" kata seorang wanita.


Mira dan Rama menoleh ke arah sumber suara itu, ternyata itu suara Anggun mantan pacar Riko.


Anggun. Dia mantan pacar Riko, dia sangat benci Mira. Karena Riko lebih memilih Mira daripada dia, bahkan Anggun pernah dipermalukan Riko di depan umum karena menghina Mira.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung.


__ADS_2