Pertama Kali

Pertama Kali
Bab 2


__ADS_3

Di Perjalanan pulang.


"Assalamu'alaikum Ra?"


"..."


"Nanti malam aku gak pulang Ra!"


"..."


"Aku mau nginep di rumah besar!"


"..."


"Iya, Assalamu'alaikum!"


"..."


Ponsel di matikan. Mira memasukkan kembali ponsel nya ke dalam tas, kemudian mengambil air mineral di dashboard mobil dan meminumnya. Riko melihat Mira sekilas, lalu tersenyum memegang bibir nya dengn tangan kiri. Mira menengok,


"Kenapa mas?"


"Senyum-senyum begitu?" tanya Mira saat menutup botol yang di pegang nya.


"Gak pa pa." jawab Riko datar lalu memainkan bibir dengan mengusap-usap nya.


"Heleh!"


"Ayo jawab mas, kenapa?" Mira memukul bahu kiri Riko.


"Adek cantik!" Riko menoleh ke arah Mira dengan tatapan cinta.


Mendengar jawaban Riko, Mira tersenyum malu dan mengalihkan pandangan nya keluar jendela. Tangan kiri Riko memegang tangan kanan Mira yang sebelum nya ada di atas tanya, Mira menengok sebentar dan mereka bertatapan. Riko memegang tangan Mira erat lalu mencium nya, sengaja Riko mengemudikan mobilnya dengan kecepatan lambat, agar dia bisa bermesraan di dalam mobil, setidak nya bisa berpegangan tangan.


Tak berapa lama Riko menghentikan mobil nya di butik milik Jihan dan turun dari mobil, tak lupa dia juga membukakan pintu untuk Mira. Karena sinar matahari menyilaukan matanya, Mira menutup kepalanya dengan menggunakan tas nya dan berjalan beriringan dengan Riko, masuk ke dalam butik itu. Riko membuka pintu butik itu dan mempersilahkan Mira untuk masuk, Yesi yang sedang di kursi sofa menengok ke arah pintu kemudian menghampiri mereka.


Saat mendekati Mira, Yesi memperhatikan Mira dengan seksama dan melihat Riko.


"Ini siapa lagi mas?" tanya Yesi menyelidik, namun Riko tak memperdulikannya dia berjalan ke arah baju yang berderetan di ujung butik itu.


"Yesi!"


"Ini aku Mira!" Mira menepuk bahu Yesi.


"Mira?" dia tak percaya.


"Iya aku Mira, Yes."


"Kamu sekarang berhijab?"


"Sampai gak ngenali kamu loh aku!" 


"Hahaha." Yesi menertawai dirinya sendiri karena tak mengenali Mira.

__ADS_1


"Yes!"


"Tolong pilihkan baju untuk dia ya!" Riko melihat beberapa kerudung yang terlipat rapi, sesekali dia memengangnya.


"Ayo Mir, ikut aku!"


"Ada banyak pilihan di dalam, baru juga datang tadi pagi!" Yesi menggandeng tangan Mira agar mengikuti nya.


Mira sangat menyukai Yesi sejak saat pertama kali bertemu dulu. Selain karena kepribadiannya yang sangat ceria, nyatanya Yesi juga sangat pandai sekali mengambil hati nya. Yesi sibuk mencari baju yang akan di coba oleh Mira sedangkan Mira menunggunya di sofa berwarna putih dengan ukuran sedang. Setidak nya ada 3 pasang baju yang di pilih oleh Yesi, lalu dia memberikannya kepada Mira untuk di coba.


"Ayo coba dulu!"


"Banyak sekali Yes?" 


"Gak pa pa ada bos di sana." jawab Yesi dengan menaikkan alis nya dan menunjuk Riko dengan dagu nya.


Mira bangun dari sofa lalu berjalan menuju ke kamar pas. Yesi menunggu nya dengan memilihkan baju untuk Mira lagi, jika sebelumnya Yesi memilihkan baju untuk Mira berupa Rok panjang dan kemeja. Kini Ia memilihkan celana panjang untuk nya dan juga beberapa kaos. Riko masuk dan duduk di sofa dan memainkan ponsel nya, sekilas Yesi melihat ke arah nya dan kembali ke aktifitas semula.


Mira keluar dari kamar pas, dia terlihat manis dengan Rok lebar berwarna coklat dengan bunga-bunga berwarna putih sebagai motifnya, di padukan bolero lengan panjang dengan inner putih. Riko memandang Mira dan senyum khas nya, dan melihat Yesi dengan memberikan jempol atas pilihan outfit yang Mira pakai. Mira masuk lagi ke dalam untuk berganti baju lagi, sedangkan Yesi keluar untuk mengambil beberapa hijab untuk Mira kenakan. Yesi membawa lima hijab dan pasmina dengan berbagai warna, tak lupa dia juga membawa beberapa aksesoris. 


Outfit ke dua yang Mira kenakan berupa skirt polos berwarna abu-abu di padukan dengan kemeja berwarna coklat, Yesi memberikan ikat pinggang kecil berwarna coklat gelap ke Mira dan juga memberikan pasmina berwarna hitam. Mira menurut dia kembali lagi ke kamar pas untuk mengenakan barang yang Yesi berikan. Kini penampilan Mira dengan pasmina yang Ia kenakan terlihat simple namun memberikan kesan elegan. Riko bahkan tak berkedip melihat nya, Mira yang malu kembali ke kamar pas. Dia masih harus mengenakan satu outfit lagi yang Yesi berikan padanya.


Kali ini outfit yang di pakai Mira sangat simple. Dia memakai kemeja berwarna putih dengan renda di siku serta di pergelangan tangannya, di padukan dengan rok jeans. Yesi memberikan hijab berwarna biru binhur kepada nya dan Mira mengenakannya. Setelah memakai nya Yesi memberikan beberapa outfit yang dia pilih tadi kepada Mira yang sudah Ia masukkan ke dalam beberapa paperbag. Yesi juga mengambil outfit yang telah di coba Mira tadi dan memasukkan nya ke dalam paperbag lain.


Yesi membawa paperbag itu ke meja kasir, Riko mengambil dompet nya untuk membayar total baju yang Ia belikan ke Mira. Yesi menjumlah semua nya,


"Jadi semuanya dua juta tiga ratus lima puluh tujuh rupiah!"


Mira membelalakan matanya bulat-bulat, dia tak percaya. Riko yang bersiap membayar, di cegah oleh Mira dengan memegang pergelangan tangannya, Riko menoleh.


Dengan hati-hati Mira berucap, dia tak ingin terkesan seakan Riko tak sanggup membayar seluruh total baju yang akan di pakai nya,


"Bolehkan aku membayar setengah nya?"


"Kenapa?" tanya Riko datar.


"Anu mas,"


"Aku hanya ingin membayar saja!"


Riko tahu kalau Mira tak ingin membebani nya, dan Ia juga tahu kalau Mira tak nyaman jika dia membayar seluruh nya,


"Ok, Mas bayar dua juta ya?"


"Dan Adek sisanya!" Riko mengeluarkan beberapa lembar uang bergambarkan Ir. Soekarno-Hatta, namun lagi-lagi Mira mencegahnya.


"Apa lagi?" tanya Riko dengan nada kesal.


"Ya sudah mas yang sejuta lima ratus dan Adek sisa nya, titik!"


"Ini Yes!" buru-buru Riko memberikan uang nya dan Yesi tersenyum dengan kelakuan pelanggannya, Yesi menerima nya dan Mira memberikan sisa nya.


Riko keluar dari butik itu dengan membawa paperbag di tangannya. Mira masuk ke dalam mobil dan Riko memasukkan paperbag di dashboard belakang. Setelah masuk di kursi kemudi, Riko mengambil air mineral yang tadi di minum oleh Mira dan menyalakan mesinnya.

__ADS_1


-----


Di Rumah besar.


Mira membuka pagar untuk Riko dan mobil pun masuk ke dalam garasi. Riko turun dari mobil dengan membawa satu paperbag yang Ia ambil secara acak, kemudian memberikan ke Mira.


"Besok kenakan ini!"


"Baju tidurmu masih ada kan?"


"Iya mas, masih ada kok!"


"Ya sudah, ayo masuk!"


Riko membuka pintu dan Mira mengekorinya. Saat masuk ke dalam rumah, tercium aroma masakan dari dapur. Ternyata ada Bi Lastri dan Mak Idah sedang memasak.


"Assalamu'alaikum!" ucap Mira seraya menghampiri mereka.


"Waalaikumsalam!" jawab keduanya bersamaan dan menoleh ke arah sumber suara.


"Mira?" seketika Mak Idah meninggalkan wajan penggorengannya.


"Kok baru pulang?"


"Gak kangen sama Mak?" tanya Mak Idah dengan memeluk Mira, yang dia anggap seperti putrinya itu.


"Maaf Mak, Mira baru bisa pulang!"


Mak Idah melepas pelukkannya,


"Mak buatin jus Alpukat ya?" tanya Mak Idah seraya membuka lemari untuk mengeluarkan juicer.


"Biar Mira yang bikin sendiri Mak!"


"Eh maaf, Anda siapa?" Mira mengulurkan tangannya.


"Saya Bi Lastri mbak." Bi Lastri menerima uluran tangan Mira setelah membersihkan tangannya dengan celemek yang Ia kenakan.


"Oh, salam kenal ya Bi!"


"Saya Mira!"


"Iya, saya sudah tahu kok!"


Mira membalasnya dengan senyum simpul. Lalu dia beranjak membuka lemari pendingin untuk mengambil alpukat. Mak Idah sudah mengeluarkan juicer nya, lalu dia melanjutkan untuk menggoreng ayam yang sduah Ia tinggalkan sejak Mkra masuk ke dapur tadi. Untung tidak gosong.


.


.


.


Bersambung. Terima kasih sudah mampir, mohon krisannya.

__ADS_1


NB: Boleh nanya gak para readers? Kalian membaca karya ku ini dari mana? Maksud aku apa pernah lewat di wall depan NT? atau memang sudah dari pertama kali aku nulis cerita nya? Jika memang masih ada di wall, kalau boleh? Saya minta tolong untuk di screenshot kan ya dan kirimkan ke FB ku! soal nya kalau saya membuka aplikasi NT gak pernah nongol. Terima kasih sudah mau mampir di FB ku. Luv kalian semua!


__ADS_2