Pertama Kali

Pertama Kali
Episode 67


__ADS_3

"Loh tadi kayak nya belum foto deh!" celetuk Lisa dengan mengacungkan tangannya.


Semua orang menatap nya,


"Bener kata mu Dek!" jawab Indah membenarkan.


"Gimana kalau sekarang saja!"


"Gak usah di lepas cincinnya!"


"Cukup pegangan tangan saja!" usul Elly.


"Setuju!"


"Ayo sini-sini!" Indah mengajak Riko dan Mira di tengah-tengah keluarga.


"Hmmm,"


"Ya, sudah mbah tak minggir dulu!" kata mbah sepuh seraya berdiri.


"Mbah disini saja!"


"Nanti kita foto bareng!" ajak Mira.


"Iya mbah, mbah jangan kemana-mana!"


"Saya ingin foto sama mbah berdua!" kata Riko dengan megang tangan kanan mbah sepuh.


"Iya nanti!"


"Sekarang mbah mau kebelakang dulu!"


"Cepet lepasin tangan mbah!"


Segera Riko melepas tangan mbah sepuh,


"Biar saya antar ya mbah?"


"Gak usah, mbah bisa jalan sendiri!" ucap mbah berjalan.


"Mana tadi sendal mbah?"


"Dimas, tolong carikan sendal mbah!"


Dimas segera mengembil sendal mbah yang ada di bawah meja,


"Ini mbah!" Mbah sepuh memakai sendal nya.


"Ayo calon pengantin kita foto-foto!"


Riko dan Mira mendekat. Lisa mengeluarkan kamera nya yang berada di dalam tas. Mira mencium punggung tangan Riko dan Lisa memfoto nya, tak lupa Indah dan Elly juga memfoto nya menggunakan ponsel mereka. Setelah itu, Indah meminta orang tua nya dan Pak Seto serta Bu Eny untuk foto bersama dengan Riko dan Mira. Foto di ambil. Mbah Sepuh datang, kini Riko dan Mira foto bersama mbah sepuh, mbah sepuh berada di tengah-tengah mereka. Foto dia ambil.


"Foto-foto nya sudah ya!"


"Ayo sekarang kita makan dulu!" ajak Pak Teguh dan Istri.


"Ayo makan dulu!l ajak Pak Seto seraya berdiri.


"Lisa makan nanti dulu Pa!"

__ADS_1


"Izza juga ya Ma?" Izza meminta ijin ke Mama nya.


"Mau kemana memangnya?"


"Mau foto-foto dulu di depan Pa?"


"Ada banyak bunga disana!"


"Oh!"


"Ya sudah, nanti cepet kesini lagi!"


"Oke!"


Buru-buru Lisa dan Izza mengajak Mira ke depan rumah. Riko juga ikut keluar.


Lisa yang melihat kakak nya, meminta agar dia memfoto mereka,


"Kak, foto kita dong!" Lisa menyerahkan kamera nya ke Riko.


"Hmmm,"


"Nanti gantian ya?"


"Iya kak!"


"Eh Aro mana?" Riko melihat ke dalam rumah mencari Aro.


"Aku disini kak!" sahut Aro dengan membawa dua buah jambu biji.


"Minta Ro!"


"Ini untuk Izza!" Aro memberikan jambu biji ke Izza.


"Makasih Om!"


"Iya!"


"Dasar pelit!"


"Ini kak!" Adi memberikan jambu ke Lisa.


"Eh, makasih!"


"Nama mu siapa?"


"Saya Adi kak!"


"Ponakan Bi Mira!"


"Oh, makasih ya ganteng!"


"Ah, ya." ucap Adi datar, kemudian masuk ke dalam rumah.


"Jadi foto apa gak nih?"


"Jadi dong!"


"Aro ayo ikut sana!"

__ADS_1


"Jangan!"


"Sekarang aku sama Izza dulu, Aro nanti saja!"


"Ya sudah, terserah kamu!"


Mira berada di tengah-tengah antara Izza dan Lisa, mereka membuat tanda 'love' dengan ibu jari dan jari telunjuk mereka di arahkan ke kamera. Foto di ambil. Lisa dan Izza membuat tanda 'love' lagi dan di arahkan ke Mira, sedangkan Mira bingung harus ber pose seperti apa,


"Bentar!" Lisa berlari ke arah pohon bunga bougenville dan memetik setangkai yang sedang bermekaran, kemudian kembali ke depan rumah yang ber-background-kan bunga mawar dan bunga kenikir berbagai warna.


"Ini kak!" Lisa menyerahkan bunga di tangannya, Mira menerima nya.


"Kak sudah!"


Foti di ambil. Lisa, Izza dan Mira mengambil banyak pose, sampai akhirnya Aro protes,


"Sudah, ayo Kak!"


"Bentar dong Ro!"


"Kita belum selfie nih!"


"Hadeh!" Aro mengeluh.


Lisa mengambil ponsel nya dan berselfie ria kembali, dia mengambil setidaknya enam foto bersama keponakan dan calon kakak ipar nya itu.


"Sudah?"


"Ayo, cepetan!"


"Dah laper!"


"Apaan sih!"


"Wlekkk!" Lisa menjulurkan lidahnya ke arah Aro.


Mira yang bingung harus bagaimana dia diam saja, Riko menyadari kebingungan Mira, lalu dia memutar badan Mira ke arah nya dan Aro menengok mereka. Melihat keromantisan Riko dan Mira serta kelucuan Aro, membuat Lisa mengambil foto mereka.


Lalu Mira yang berada di tengah lagi, di gemgam tangannya oleh Riko, sedangkan Aro memasukkan tangnnnya ke dalam saku celana dan tersenyum cerah seperti calon pengantin yang ada di sampingnya. Foto di ambil.


Kini Aro menghampiri Lisa dan Izza, membiarkan Mira dan Riko foto berdua. Mereka yang kikuk karena di lihat oleh keluarga nya, membuat Lisa gemas, akhirnya Elly lah yang sedari tadi ada di belakang Lisa menghampiri mereka.


Elly meminta Mira agar berdiri di depan Riko dan Riko ada di samping kiri, mereka melihat ke arah kamera. Foto di ambil. Karena canggung, Riko akhirnya memnghampiri Lisa, dan kini yang berfoto dengan Mira adalah Elly. Foto di ambil.


"Sudah, sekarang ayo kita makan dulu!" ajak Mira, dengan menggandeng Lisa.


"Iya kak!" Lisa menurut.


Mereka semua masuk ke dalam rumah.


Memang tak banyak menu yang di sajikan oleh keluarga mereka, sengaja Mira meminta agar di sajikan menu sederhana saja, karena ingin menunjukkan bahwa keluarga nya memang keluarga yang sederhana. Menu yang di sajikan antara lain adalah Tumis jamur tiram dengan baso, urap daun kenikir, bunga turi, dan bayam, sayur daun singkong, ada juga sayur asem-asem daging sapi. Untuk lauk nya, ada tempe mendoan, tempe goreng, perkedel jagung, perkedel kentang, ayam kampung goren, dan juga bebek goreng.


.


.


.


Tamat. **Terima kasih sudah mampir, mohon krisannya.

__ADS_1


Sebenarnya saya ingin lebih panjang lagi cerita nya, karena saya sedang gak ada kuota, hahaha. Maaf dan terima kasih. di lain hari semoga saya bisa membuat cerita kelanjutan Mira dan Riko. untuk membuat kontrak baru tentunya. Luv kalian**


__ADS_2