Pesawat Kertas Untuk Kyeri

Pesawat Kertas Untuk Kyeri
Hal Manis Akan Datang


__ADS_3

Saat saat terakhirnya, dia ada di pelukan ku dengan mengucapkan sebuah kalimat yang tak ku suka setelah kata itu menjadi kata terakhir yang disebutnya.


"I Love You." Kata yang aku benci sampai detik ini.


Sore itu pun aku langsung menelfon Teo, Renaldi dan yang lainnya untuk menjemputku di sebuah bukit kawasan wisata baru.


Mereka terkejut karena Kyeri sudah memutih dan setelahnya almarhum kami bawa ke rumah sakit untuk menstrilkan tubuhnya.


Setelah itu Teo menghubungi keluarganya untuk memberitahu kalau Kyeri telah tiada.


Tanggal 12 July menjadi hari terakhirku dengannya dan menjadi tanggal terakhir hidupnya.


...****************...


Setelah hari pemakamannya, aku menjadi pribadi yang diam sama seperti dulu kala ayah meninggalkan aku dan aku pun sering ke mereka berdua setelah pulang dari kampus, mengobrol sendiri seolah-olah dia menemaniku.


Walaupun makam ayah dan Kyeri berbeda, tetapi aku selalu menyempatkan waktu untuk mengunjungi mereka agar mereka tidak kesepian dan tidak khawatir denganku.


Setiap kali aku ke makam Kyeri, hal pertama yang aku lakukan yaitu membaca buku karakter yang dia suka sembari bertanya, "Apa kamu sudah bertemu dengan bidadari cantik di surga?"


Ya begitulah aku ketika kuliah hingga aku lulus dengan predikat suma caumlude. Orang-orang terdekatku pasti bangga dengan pencapaianku, mungkin begitu juga dengan Kyeri dan ayah yang bangga denganku.


Aku yang selalu terpatahkan oleh perginya orang tercinta kini berhasil lulus dengan predikat yang sangat baik.


...****************...


Satu tahun kepergiannya, aku bekerja keras demi diriku sendiri bahkan aku mencari-cari pekerjaan tambahan agar aku bisa merenovasi rumah pohon yang sudah rusak.


Tetapi aku terkejut kala seseorang datang ke rumah dengan membawa koper cokelat berisi uang tunai serta kunci dan sertifikat tanah.


Lalu ibuku bertanya, "Maaf mas, uang sebanyak ini tidak bisa kami terima karena kami tidak tau dari siapa dan kalau boleh tau sertifikat tanah ini dari mana?"


Kemudian seseorang itu menjawab dengan sangat detail, "Ibu, ini sertifikat tanah milik non Nadta karena sudah atas nama Nadta Garwita Langsih dan uang ini komisi yang di berikan almarhum untuk ibu dan juga non Nadta kalau ingin membangun usaha."

__ADS_1


"Lalu 2 kunci ini milik non Nadta bu, dimana kunci pertama adalah rumah yang pernah di ambil oleh kak Bram dan yang ke dua kunci gerbang di tanah lapang," jelas seseorang itu.


"Kenapa kunci pak Bram di titip kemari?" Tanya ibuku takut akan penipuan.


"Karena rumah ini sudah atas nama Nadta Garwita Langsih yang langsung di ubah sendiri oleh almarhum bu, jadi tolong di terima ya!" jelasnya lagi.


"Nak Kyeri?"


"Iya bu benar."


"Ya ampun, kenapa sampai segitunya?" Tanya ibu lagi.


"Saya tidak bisa menjawab bu, tapi yang bisa menjawab adalah kertas-kertas yang berada disana," ucapnya sembari menunjukan sisi koper bersleting dengan ibu jari.


"Oh gitu, makasih ya mas informasinya. Ucapkan terimakasih banyak untuk keluarga pak Bram tapi kami tidak bisa menerima koper ini," ucap ibu dengan rendah hati.


"Maaf ibu, kami juga hanya di perintahkan untuk mengantar koper ini selebihnya tunggu tanggapan anak ibu jika ingin mengembalikan koper ini ke pak Bram," tutur orang ini.


"Oh iya for your information, kalau saya ini perempuan bu. Hanya potongan rambut saja yang membuat saya seperti laki-laki," ucap mba ini sembari tertawa kecil.


Lalu kini keluarga mereka harus di tinggal lagi oleh Kyeri yang merupakan pewaris usaha turun temurun.


Mba ini juga menceritakan betapa bahagianya Kyeri kala menceritakan aku karena mba ini lah yang merawat Kyeri selama berada di rumah sakit.


Kyeri begitu antusias menulis surat lalu di lipat berbentuk pesawat dan memasukannya ke dalam sebuah kotak begitupun seterusnya hingga ia keluar dari rumah sakit.


Kyeri juga menyuruh mba memanggil tukang untuk membenarkan rumah pohon dan membuat gerbang kecil serta pos satpam untuk penjagaan agar rumah pohon tidak ada lagi yang merusak.


Lalu Kyeri meminta izin ke pak Bram agar rumahnya yang bersebelahan dengan rumahku di alihkan nama menjadi namaku agar kenangan masa kecil kami masih terjaga disana.


Aku bingung, kala mendengar ucapan dari mba tentang semua hal yang Kyeri lakukan demi aku.


Aku tidak tau maksudnya tapi aku tidak tau harus aku apakan uang ini. Lalu mba memberimu solusi yaitu membangun panti di rumah itu dan merenovasi sebagian tanpa mengubah bentuk.

__ADS_1


Aku pun setuju dengan ide itu, kemudian aku meminta bantuan Teo untuk mendesain ulang rumah agar nyaman anak panti tinggal disana.


Setelah cerita komisi yang diberikan oleh Kyeri untukku, aku membangun kembali kebahagian sederhana bersama anak-anak yang aku ambil dari jalan demi sekolah mereka di masa depan.


Panti asuhan yang kami bina bernama, "Tamage" singkatan dari Nadta, Matteo, Geofani.


Tiyas juga menjadi guru di panti kami, guru SD yang mengajarkan banyak ilmu pengetahuan serta Renaldi menjadi guru olahraga agar anak-anak mahir dalam dunia atletik.


Sedangkan ibu, membuka warung makan di samping rumah dengan beraneka ragam menu dan ibu pasti tidak masak sendiri.


Ibu di bantu oleh istri Viko karena anak mereka sudah bisa di lepas sekolah sendiri dan aku ....


Aku menjadi kepala panti, pekerja kantor dan juga seorang penulis buku.


Aku senang karena duniaku saat ini penuh warna tidak seperti dulu. Banyak makna terlihat dalam hidupku yang membuat aku harus bangkit lagi dan lagi.


...****************...


Setelah aku memiliki uang cukup untuk membangun rumah lagi, aku membangun rumah itu tepat di tanah lapang atau di dekat rumah pohon.


Aku membangun rumah minimalis bernuansa eropa, serta gerbang dan sekelilingnya aku ubah walaupun tidak banyak.


Aku senang rumah pohon ini bisa utuh kembali berkatnya. Berkat dia selalu menolongku dalam keadaan apapun.


Kali ini aku harus menolong orang lain dengan caraku sendiri, tanpa bantuan siapa-


Tap ....


Tepukan pundak yang menghilangkan semua beban di diriku. Senyuman manis dari seseorang yang selalu ada di belakang ku dan dia akan menjadi dia di dalam hidupku dengan makna berbeda.


Cerita yang berbeda akan aku lukis bersamanya walaupun dia bukan orang pertama yang membuatku jatuh cinta.


Tetapi akulah yang membuatnya jatuh cinta pertama kali hingga akhirnya dia bersamaku selama-lamanya hingga menuju surga bersama.

__ADS_1


"Gak sendiri lagi dong sekarang," ucapnya diiringi senyum manis.


Bersambung ....


__ADS_2