
Gadis yang polos , dengan senyuman manis duduk terdiam melihat temannya yang asing, wajahnya begitu biasa. jika di katakan dia hanya wajah polos tanpa make up dan raut wajahnya suguh polos waktu itu, dia bernama Riani dia hanya mempunyai teman satu angkatan sejak mulai sd hinga sekarang namun dia tidak satu kelas bernama Diva,.
...~ Diva adalah teman dari kecil Riani, dari makanan, lagu, hingga warna semua sama, diva jauh lebih cantik dari pada riani, jiwa diva lebih periang dan banyak di sukai banyak lelaki .Namun Riani tidak pernah merasa iri dengan Diva.~...
...🌱...
Suatu ketika Riani duduk di koridor sekolah bersama wanda teman satu kelas,. Dia hanya terdiam. Tiba tiba riani melihat seseorang laki laki melewatinya dengan menatapnya dengan penuh tajam. Riani hanya diam 'kenapa dia menatapku? ah tidak, mungkin hanya kebetulan'
...🌱...
Keesokan harinya Riani berangkat dengan Diva seperti biasa dengan sepeda ontelnya.
"Ni,. " panggil diva
"iya ??,."
"kak alan cakep ya?"
"kak alan, siapa? " saut riani
"iya kak alan, ketua pramuka.. yuk ikut pramuka ni aduh aku ga sabar liat kak alan.. "
"Diva divaa.." riani sambil ketawa kecil
Bell bunyi krinngggggg ..
Wanda melihatku langsung menepuk nepuk kursi di sampingnya. Riani langsung menghampirinya dan tersenyum. Sebelum guru datang Riani menyadari laki laki yang menatap tajam kemarin dengan mengerutkan wajahnya. 'Bukanya dia ynag kemarin..'
tiba tiba laki laki itu menoleh tepat di wajah riani dan tersenyum , riani langsung pura pura mencari pulpen yang jatuh.. dengan rasa malunya riani akhirnya juga tersenyum.
Sepulang sekolah riani menunggu Diva seperti biasa di parkiran sepeda ontelnya.. Riani melihat laki-laki itu lagi,. Dia melihat sedang bercanda gurau dengan perempuan kakak kelasnya.. Anehnya satu kelas riani belum begitu akrab dengan teman temanya.. mungkin karen baru jadi belum begitu hafal.
"Rianniiiiii... "panggil diva
Rianii hanya tersenyum " Tumben lama div?"
"Ga tau nih bu cici lama.. "
Sepanjang perjalanan Riani sedang membicarakan laki laki itu.. masih jadi misteri siapa nama laki laki yang menatapnya tapi kenapa riani juga mulai memikirkan tingkah lucunya yang malu saat di tatap dengan senyuman..
"Div, kemaren aku diliatin sama cowo, tapi gua pikir si cuma kebetulan, lah malah dia satu kelas sama gua.. "
"Hah??? yah siapa tau jodoh.. "
"hustt ngawur , orang ga kenal ,.
tp div .."
"apa??"
"pas gua kaget dia satu kelas, gua liatin dia nih,. eh dia malah liat ke gua balik sambil senyum .. ya ammmpuuunn malunya sampe ke ubun ubun.. "
"whahhahahaa.. yaelah ni ni.. lu mah .. "
"Divvv kok ketawa siii "
"Udah ahh ayokk goesnya , kok malah tambah kalem gini jalanya.. "
"iya iyaa... "
...🌱...
__ADS_1
...Dirumah...
"Mama aku pulang.. " dengan jalan ke tangga dengan santai kelelahan..
"Kak jangan lupa makan siang nya ya.. udah di meja.. Mama mau keluar.."
"hah mama mau kemana?? " tanya riani
"Mama mau arisan sama bu Rt ini,."
"oh yaudah ati ati ma.. "
"iya , ehh itu knpa kakinya? "
Oke balik lagi ke belakangg %@%*%@@@
Ketika Riani nunggu si Diva , riani sedang asik main smartphonenya.. tak sadar kakak kelasnya ini menyerempet riani,.
"aduh maaf dek maaf dek.. " saut kakak kelas perempuan ini.
"eh iya kak.. aduh ini salaah riani, tadi ga lihat.. maaf ya kak.."
"iya gapapaa dek.. ini gapapa mau kakak anterin.."
"eh ga usah kak, riani masih nunggu temen barengan.. ini cuma lecet dikit kok ga sakit "
"yaudah klo gt.. aku jalan dulu ya.. ati ati.."
"eh iya kak makasih .."
balikkkk lagi ke mama..@%*%@*@%
"jadi gitu mah critanya.. "
"yahh klo enak mahh ya lupa.. heheh.."
"kakak.. "
"mamah...
iya iya mama kuu.. "
"yaudah mama berangkat dulu "
"he.emm.. "
...🌱...
...Dikamar...
Riani duduk di meja belajarnya, diam dan melihat luka kecil di kaki.. tiba tiba Diva telfon.
"iya hallo div??"
"ni lu tadi jatoh ya?"
"iya dikit.. "
"kok gua ga tau.. !"
"yah dikit doang div,. ngapain gua crita.. "
__ADS_1
"temen macam apa gua ga tau sediri lu jatuh tadi.. lu tau ga ini grup anak paski heboh katanya lu jatuh tadi di serempet kakak kelas.. "
"heboh gimna maksud loh.. ???? "
"jadi gini.."
"bentar bentar udahh lu critanya nanti aja ya.. gu cape div.. mau mandi makan.. "
"tapi ni .. "
belum selesai riani langsung mematikan smartphonenya.. Riani memang tidak terlalu termakan dengan seperti itu .. jika ada berita dia masa bodo .. yahh dia memang sering ketinggalan dengan berita berita heboh karena sifat malasnya untuk mengetahui sesuatu..
setelah mandi, makan Riani kembali bermain smartphonenya dan rebahan , banyak sekali yang menghubungi riani ,. semua bertanya apakah dia baik baik saja..
dalam hati 'ini kn hanya lecet sedikit.. kenapa mereka seperti ini.. '
yahh tak heran jika banyak yang bertanya riani tipe wanita baik , dia tidak terlalu banyak bicara dengan orang asing .. dia lebih murah bicara dengan teman teman lamanya.. sungguh aneh tp memang kenyataan riani jauh lebih nyaman dengan teman lama ..
Riani kembali Menelfon Diva..
"Jadi gimna tadi .. ??"
"Ya ampun ni.. lu ya parah parahhh banget.. berita ini tentang lu ya.. emg lu ga di hubungin tu sama banyak orang.. katanya lu jatuh.. grup paski rame gara gara lu.. "
"kok bisa.. eh bentar bentar kok lu tau grup paski rame.. "
"yahh satu kelas gua kan ikut paski banyak bro.. gua aja tau lu jatuh juga gara gara itu.. "
"kebangetan si lu.. masa temen jatuh ga tau.. wkwkwk.."
"yahh gua mana paham , klo lu ga bilang orang ga kliatan.. "
"nahh iya emg ga kliatan orang lecet se upil doang.. "
"lu di tabrak wakil paski kan.. ini rame katanya dia bersalah banget.. "
"trus ya udah lah orang dikit.. "
"eh trus jadi bahan candaan ni.. "
"maksd lu???"
"yahhh si ketua paski bilang ya kalo bersalah minta maaf dong.. kerumah "
"ahh lebay keknya orang tadi udah minta maaf juga.. ngapain, dia juga tau kalo gapapa..."
"tp ni denger denger emg nih wakil ketua agak cari perhatian si.. gua lupa namanya.. "
"halah udah bodo amat lah div.. biarin"
"yaelahhh ni.. "
"oh udah ya div adek gua pulang keknya.. "
"ehh iya ni.. "
"bye div"
"bye ni.. "
Riani terdiam melihat jam dinding setelah telfon ndengan sahabatnya.. apapun yang di kisahkan diva memang terkadang masuk akal , tapi riani tetep tidak terlalu memikirkan apa yang di beritakan Diva .. dia hanya sedikit lebih fokus dengan belajarnya..
__ADS_1
"yaudah lahh bodo amat.. " sambil tarik nafas.
Bersambung ~