
...🌱...
...Karnaval...
"Jadi gimna andi??"bisik riani
"hustt nanti aja di bahas.. " diva sambil berbisik
"div jangan main main"
"iya ni.. "
"eh mau minum ga??" tanya kak alan
"boleh kak .. "jawab riani
"eh kenalin ini dewi pacarnya bowo.. bowo nih eang orangnya bodo amat .." kak alan sambil menepuk bahu bowo
"dewi.. " jabat tangan dengan riani
"rian,. "
"dewi .. "jabat tangan dengan riani
"diva.. "
"tenang aja gua bukan pacarnya alan ko.. gua ini kakaknya.. " menepuk bahu diva
"hah.. " saut diva dengan kaget.
"pasti mikir kan tadi gua pacarnya bukan.. hahaha.. " menunjuk diva..
"hehehehe.. " diva cengar cengir..
hari menjelang sore , karnaval sudah habis meraka mulai pulang. kak alan dan diva mulai dekat sejalanya waktu.
...🌱...
...Dirumah...
Riani menjatuhkan diri di kasur bruk..
"hmmm.. " sambil menatap langit langit dinding, dia memikirkan apakah menyenangkan jika mempunyai kekasih, apa mungkin aska ? ah tidak mungkin, di rasa ini hanya bayangan riani waktu saat memikirkan sesuatu yang konyol.
pintu tiba tiba terbuka pelan..
"kakak hayo mikirin apa.. ?" ledek adhi adeknya riani
"ga mikir apa apa.. !"jawab riani
"kak sama mama suruh mandi trus makan malem .. oh iya tadi aku udah kasih pesan titip cemilan beli ga tadi..?" tanya adhi
"eh masa si, kamu kasih pesan..?" jawab riani saat mengecek smartphonenya "lah iya dek ya ampunn maaf ya.. " sambil menepuk jidatnya..
"yaudah deh.. " sambil dumel
"eh bentar keknya kakak punya sesuatu deh.. " riani mengambil coklat yang di berikan aska dan memberikan kepada adhi.
"tumben beli coklat.. " sambil mengerutkan dahi.
"dikasih.. " riani menjawab sambil rebahan dan bermain smartphonenya.
"oke makasih. " jawab adhi sambil meninggalkan kamar riani dan menutup pintu.
keesokan harinya riani tampak tak bersemangat untuk pergi ke sekolah dia merasa tidak enak badan,makanya tak di selsaikan.
"ni kamu kenapa?" tanya mama
"ga tau ma kayanknya riani ga enak badan.. " jawab riani
__ADS_1
"yaudah istirahat aja ga usah masuk sekolah.. "
"ga bisa ma.. soalnya riani ada penelitian yang harus selesai hari ini.. riani gak papa kok ma, masih kuat."
"yaudah mama ambil obat dulu, kamu juga bawa obatnya ya.. mama siapin sama air menumnya sekalian.. "
"iya ma, .. "riani sambil mengangguk.
...🌱...
...Disekolah...
Ternyata jam pertama ada olah raga riani tetap mengikutinya dan tanpa mengeluh, mukanya sudah pucat namun dia berusaha menutupinya dengan senyuman.
"ni.. lu yakin mau ikut kelasnya pak indra? " tanya wanda sambil menepuk bahu riani pelan.
riani hanya mengangguk dan tersenyum.
"ni kalo ga kuat bilang aja.. apa gua izinin hah..?"tanya wanda lagi
"gapapa ko wan.. kan nanti cuma lari.."
"ni , lari tuh cape nanti ada menitanya..!" tegas wanda.
"gapapa wan, ini juga buat nilai klo gua ga ikut ga dapet nilai."
"yaudah nanti gua di samping lu ya.. gua temenin. . "
"ehh jangan dong nanti malah nilai nya jelek gara gara gua.. "
"iya sih.. tp gpapa lah dari pada lu pingsan di tengah jalan.. "
riani sudah tak sanggup untuk bicara.
akhirnya mereka di kumpulkan riani sudah agak mengenal beberapa teman kelasnnya padahal mereka sudah perkenalan namun kadang masih lupa. ketika pak indra menjelaskan riani hanya duduk lemas.tiba tiba pak indra memanggil riani.
"eh kamu siapa?? itu yang duduk di menghadap timur dekat dinding..?" menunjuk riani
"kamu sakit?" tanya pak indra.
"tidak pak.. riani sehat," jawab riani tegas
"nanti kalo gak kuat langsung minggir aja.. kamu yakin masih kuat.?"
"iya pak.. " jawab riani
wanda hanya geleng geleng melihat tingkah riani yang sok kuat ini.
oke bersiapp 1 .. 2.. 3..
mereka mulai belari riani juga bersemangat untuk lari tapi tidak secepat teman temanya.. namun wanda tetap di sampingnya.
"wan kamu dulan aja.. gih sana." riani
"tapi ni.. !" jawab wanda
"gapapa sana.. buruan..!"
namun wanda tetap tidak menghiraukan, riani beberapa kali meminta wanda untuk duluan akhirnya wanda menerima dan meninggalkan riani, punggung wanda mulai tampak jauh dari riani. riani berusaha cepat namun tubuhnya mulai tidak kuat, penglihatan mulai pudar, kepalanya mulai pusing dan riani tertatih tatih mencari peganggan akhirnya riani jatuh pingsan.
...🌱...
...UKS...
riani mulai sadar, dan kebinggungan kenapa dia tiba tiba di ruang UKS.
"aduh.. " riani kesakitan dan memegang kepalanya.
"tidur aja ni.. tuh kan gua bilang apa.. ngeyel banget si lu.. " dumel wanda.
__ADS_1
"yah gimna dong nilai gua.. " sambil manyun
"astagah masih mikir nilai.. lit tuh badan udah loyo sok sokan mau lari, kek gini siapa coba yang gak bingung.. kata pak indra nanti ada remidial yah lu ikut kan sakit.. "
"alhamdulilah.. " riani tersenyum
"syukur deh lu siuman gua anter pulang ya.. tadi udaha dapet izin dari kepsek."
"iya deh.. tapi penelitianya gimana? "
"udah selesai ni, gua tinggal revisi doanag bentaran paling."
Diva datang, sebenarnya diva sudah paham riani sakit waktu berangkat dia juga sudah paham dengan watak riani yang kekeh masuk padahal sakit.
"div lu kok ga bujuk riani ga usaha masuk sih.. !" maarah wanda ke diva
riani tersenyum
"mau gua bujuj kek apa klo ga gini dia ga tau rasanya kaan.. emang lu berhasih bujuk.?" diva ketawa dengan riani
"kok pada ketawa.. " bingung wanda
"wan.. nih bocah harus pingsan dulu baaru paham sakit, mikir sekolah teros padahal capek.."
"iya nih,. gila sakit gini mikir nilai.!" saut wanda
"iya iya.. div nanti ku pulang dulu ya.. sepedanya lu bawa aja kerumah.. " minta riani
"iyah." jawab singkat diva
wanda mengambil tas riani dan mengnatarkan riani pulang ketika di rumah.
...🌱...
...Dirumah...
riani membuka pintu dengan wanda.. mama riani kaget.
"iya kan di bilangin ga usah masuk tetep masuk.. " dumel mama riani
riani hanya tersenyum sedikit dan langsung naik dengan wanda di ikuti mamaknya yang mengambil alih tasnya riani.setelah di kamar
"ini siapa ni?" tanya mama riani
"kenalin ma ini wanda temen satu bangku riani.. "
"wanda tante " sambil cium tangan mama riani.
"ini wan tadi tuh tante udah ngasih tau biar ga usah masuk tapi tetep ngeyel gini.. " dumal mama riani.
"iya tan , tadi juga udah saya larang buat lari tapi tetep ngikut.. "tambah wanda
riani hanya tersenyum
"yah gitu anaknya wan.. " sambil duduk di kasur sebelah riani.
"yaudah tan, wanda langsung balik ya.. masih ada pelajaran. . " pamit wanda sama mama riani dengan cium tangan
"iya makasih ya wan.. " tambah riani
"iya ati ati ya.. bentar bentar ini buat tambah cemilan .. tante tadi buat stik enak banget.. cobain ya di sekolah.. " sambil mengambil stiknya.
"duh repot repot tante.. " sambil melihat mama riani yang pergi mengambil stik bawang
"trima aja wan mama marah nanti kalo ga di trima.. " tambah riani
"yaudah gua turun dulu ya.. cepet sembuh." sambil meninggalkan riani
akhirnya riani beristirahat dan wanda balik ke sekolah dengan membawa stik yang di bawakan mama riani di ruang tamunya , dan berpamitan lagi.
__ADS_1
Bersambung ~