
Terbentuknya SKYTEAM
Emir sedang tertidur lelap di tempat tidurnya, lalu Arunika masuk ke dalam kelas dan mengumumkan bahwa akan ada lomba antar sekolah tingkat daerah.
"Assalamualaikum, duduk dulu dong gais... ada pengumuman dulu." kata Arunika.
Emir yang tertidur pulas pun menjawab, "Waalaikumsallam, menganggu tidurku yang nyenyak ini. ada apa memangnya??" tanya Emir.
Arunika menjawab, "Jadi begini, akan ada lomba antar sekolah. tiap sekolah mengirimkan perwakilan maksimal sepuluh orang untuk mengikuti lomba itu."
"Lombanya ada apa saja Arun??" tanya Rendi.
Jojo melepas kacamata hitamnya, "Usahain yang sesuai sama passion kita dong!! lumayan lah daripada sepi job." sambung Jojo.
Arunika melanjutkan perkataannya, "Lombanya ada baca puisi, membuat cerpen, film pendek dan iklan produk. kira kira dari kelas kita yang mau ikutan siapa saja??"
"Aku sama Chika ikutan baca puisi," kata Anita.
Rara mengangkat tangannya, "Aku sama Caca ikutan lomba cerita pendek." sambung Rara.
"Okey, Rendi sama Jojo mau ikutan lomba film pendek?? atau video iklan?? kalau mau ajak Emir sekalian tuh.." kata Arunika.
Emir menjawab, "Saya sih selagi diajak ya ikut aja,"
"Yaudah ajak Emir sama Arhan, jadinya kita berempat." seru Jojo.
__ADS_1
Emir mengangguk, "Oke, silakan tulis Arunika.. kita ikut lomba cerita pendek, film pendek dan iklan produk. bahan bahannya sudah ada, tinggal editing dan cari konsepnya."
Jojo menatap Emir, "Lah?? seharusnya konsep dulu udah itu baru shooting. tapi kok?? videonya udah jadi konsepnya belum??" tanya Jojo yang kebingungan.
Emir tersenyum, "Biasalah, itu uniknya saya.... yaudah entar malam kita mulai editing. nanti sepulang dari sini saya akan ke rumah sakit untuk ajak Arhan."
"Oke.." jawab Rendi dan Jojo.
Jam menunjukan pukul satu siang, Emir keluar dari areal parkiran motor lalu ia pergi ke rumah sakit menyusul Arhan dengan menggunakan motor gede miliknya.
"Buat Echa belikan apa ya??" tanya Emir dalam hati.
Emir pun menepi di sebuah toko buah, lalu ia turun dari motornya dan masuk ke dalam toko itu.
bapak itu menjawab, "Dua ratus saja den, mau yang mana emang??" tanya balik bapak itu.
Emir mengangguk, "Oh yaudah atuh, yang ini aja pak.. ini beneran dua ratus pak?? kirain bisa kurang gitu.."
"Ya, berhubung masnya udah ngetop, saya kasih lah seratus lima puluh." kata bapak itu.
Emir tersenyum, "Oke, ini uangnya pak.." ujar Emir.
"Terimakasih.." ucap bapak itu.
"Sama sama.." jawab Emir yang kembali menaiki motor gede miliknya.
__ADS_1
Ia melanjutkan perjalanan ke rumah sakit, setibanya ia disana. ia berjalan masuk ke dalam areal rumah sakit lalu menemui Echa, Icha dan Arhan.
"Assalamualaikum.." ucap Emir.
"Waalaikumusallam, eh Emir... ada info lomba apa nih?? biasanya anda datang suka bawa info lomba." tanya Arhan.
"Iya ada, tapi sebelumnya ini buat Echa.. semoga lekas sembuh." kata Emir.
"Ohh, sini terimakasih kak Emir..." kata Icha.
"Sama sama, oh iya.. saya, Jojo sama Rendi ikutan lomba film pendek, iklan produk sama cerita pendek.. semua bahannya ada di hard disk saya, nanti malam mau ikut edit gak??" tanya Emir.
Arhan menjawab, "Seperti biasa, ane sih ikut aja.."
"Oke.." jawab Emir.
"A Emir sama bang Arhan pasti udah bikin video duluan, terus konsepnya belum ada. emang aneh kalian berdua." gumam Echa yang sedang terbaring.
"Biasalah..." balas Emir.
"Terserah ente aja Emir.." kata Arhan sambil tertawa bersama Emir.
*****
Yuk, Like dan Vote cerita ini...
__ADS_1