
"Tok...tok..tok.."
"Sahur... sahur.." teriak para anak anak yang keliling sambil memukuli kentungan, ember dan kaleng cat.
Emir menyapa anak anak itu dari atas loteng, "Halo... semangat ya adik adik.." ucap Emir dari atas loteng.
"Sahur Emir.." kata salah satu orang dewasa di kumpulan itu.
Emir tersenyum, "Iya, ini sedang disiapkan.. semangat kawan kawan.."
"Oke... kita lanjut keliling lagi ya!!" ucap anak muda itu.
Emir menjawab, "Oke..."
Arhan yang sudah siap dengan kamera miliknya menunggu pesawat yang melintas tepat diatas loteng rumah kakeknya.
"Emir, Arhan ini sudah siap menu sahurnya.." ucap Kiya yang membawa makanan bersama Anindita, Anandita dan Syilla.
Emir menjawab, "Oke.."
Saat mereka sedang menyantap menu sahurnya itu, ternyata ada beberapa momen yang ada diatas langit. salah satunya adalah komet tahunan yang melintas bersamaan dengan meteor yang mengisi langit dinihari yang cerah.
hal yang sama juga dilakukan oleh Rendi dan Jojo, dan Ricko. mereka bertiga menyantap menu sahur mereka yang berupa rendang daging sapi.
__ADS_1
"Komet tahunan dan Meteor tahunan terjadi di moment yang bersamaan.." ungkap Rendi yang melakukan live streaming.
Jojo hanya menyantap daging rendang dan Ricko tetap makan santapan sahur walaupun matanya sangat berat karena sudah mengantuk.
"Hei, cepat makan... nanti keburu imsak loh.." kata Jojo.
Rendi menjawab, "Iya, ini sebentar lagi selesai.."
"Emang imsak apaan??" tanya Ricko.
Jojo menjawab, "Imsak adalah batas atau sirine bahwa waktu makan sahur sudah semakin tipis, belum termasuk waktu mulai puasa karena saat itu belum terbit fajar."
"Ohh gitu.." jawab Ricko.
Emir pun mencuci tangannya, lalu ia menghentikan live streamingnya itu. lalu ia kembali melanjutkan backup video sambil mendengarkan audio ceramah dan menunggu waktu shalat subuh tiba.
Beberapa menit kemudian
Adzan subuh berkumandang, Emir dan Arhan merapikan alat alat mereka seperti laptop dan komputer mereka.
"Yuk..." seru Emir.
keduamya mengambil sarung dan jaket mereka karena kondisi sedang dinihari dan suhu saat itu sangatlah dingin.
__ADS_1
sama seperti saat shalat tarawih kemarin, Emir berjalan ke mushola bersama Arhan, Rendi, Jojo, Ricko serta masyarakat setempat yang berbondong bondong pergi ke mushola untuk melaksanakan ibadah shalat subuh berjamaah.
Usai shalat subuh, Emir dan Arhan langsung bergegas pulang ke rumah. mereka sendiri ada tugas dari bu Nadhira untuk membeli bahan bahan untuk membuat takjil berbuka puasa nanti.
"Assalamualaikum.." ucap Emir.
"Waalaikumusallam.. anak anak, nih kalian beli bahan bahan untuk berbuka nanti ya!! ini barang yang harus kalian beli.." perintah mama Nadhira.
Emir menjawab, "Baik.."
"Hunting lagi, sekalian nyubuh.." kata Emir.
"Nyubuh apaan??" tanya Arhan.
Nyubuh merupakan kebiasaan selama bulan puasa, masyarakat melakukan kegiatan berjalan-jalan, menikmati sejuknya udara pagi, atau sekadar berjongkok dipinggir jalan. Kegiatan tersebut dilakukan setelah menunaikan sholat Subuh sampai matahari akan terbit atau wanci carangcang tihang (Bahasa Sunda). Harus diakui, di bulan lain juga aktivitas seperti ini dilakukan oleh masyarakat tetapi sebutan Nyubuh hanya berlaku selama bulan puasa saja. Misalnya, seseorang melakukan kegiatan jalan santai pagi hari di bulan Syawal, kegiatan ini tidak akan dikatakan Nyubuh.
( Source : Google )
"Ohh gitu ya.. kalau begitu kita berdua berangkat dulu ya!! Assalamualaikum.." ucap Arhan.
"Waalaikumusallam.." jawab mama Nadhira.
*****
__ADS_1
Nantikan Episode selanjutnya...