
Emir menyalakan mesin motor matic miliknya, sebuah momen langka dimana Emir menggunakan motor maticnya setelah tadi pagi ia memakai motor gede untuk berangkat ke sekolah.
"Ayo kak.." kata Anan.
Emir memberikan tas kecil berisi kamera, "nih pegang dulu tasnya, kakak naik keatas motor dulu."
"Iya.." jawab Anan yang juga naik keatas motor matic itu.
Emir menancapkan gas motornya, lalu ia pergi ke sebuah taman pinggir danau untuk mengajak Anan spotting pesawat terbang.
di perjalanan, Anan melihat langit sore yang dipenuhi oleh layang layang. juga sebuah objek berwarna putih yang terus berjalan tepat diatas kepalanya.
"Kita mau melakukan apa ini kak??" tanya Anan.
Emir menjawab, "Kita spot apa yang kita lihat sore ini, kita ambil footage berupa foto dan video untuk kita edit nanti di rumah."
"Ohh oke kak.." jawab Anan.
Setibanya di pinggir danau, Emir dan Anan turun dari motornya. lalu ia mengeluarkan tripod dan kameranya, lalu ia memulai kegiatan zoomnya itu.
"Nah itu adalah contrail Anan.." kata Emir.
"Contrail apaan tuh kak??" tanya Anan.
Emir menjawab, "Contrail atau biasa disebut jakon atau jejak kondensasi yang dalam bahasa inggris disebut condesation trail adalah sebuah gugusan asap yang muncul dilangit yang berasal dari pergesekan udara panas dari mesin pesawat dan atmosfer diudara pada suhu udara tertentu."
__ADS_1
"Ohh begitu ya?? keren banget!! asapnya panjang..." gumam Anan.
Emir tersenyum, "Iya.. itu pesawatnya dari Sydney ke Kuala Lumpur.."
"Kakak tau darimana??" tanya Anan.
Emir menjawab, "Ini ada aplikasinya.. kamu bisa tahu pesawat ini darimana mau kemana.."
"Wah canggih sekali.." kata Anan..
Emir tersenyum, lalu ia mengelus kepala adik perempuannya itu dan melanjutkan kegiatan membuat kontennya itu.
Dirumah, Syilla yang sedang menyapu halaman rumah Arhan bersama Vira kedatangan Mentari yang mengirimkan takjil untuk berbuka puasa.
Syilla menjawab, "Waalaikumusallam, eh kak Mentari.. ada apa??" tanya Syilla.
Mentari memberikan sebuah rantang makanan berisi takjil, "Ini aku mau kasih takjil untuk menu berbuka nanti. itu khusus untuk Emir, akan tetapi jika kalian juga mau ambil saja."
"Oh iya, terimakasih.." ucap Syilla.
"Sama sama.." jawab Syilla.
Sementara itu, Emir dan Anan yang selesai membuat video kontennya mampir di lapak takjil milik Rendi.
"Assalamualaikum, takjilnya masih ada gak Ren??" tanya Emir.
__ADS_1
Rendi menjawab, "Ada, tinggal gorengan, kolak dan lontong ada dua puluh lagi." kata Rendi.
Emir mengangguk, "Yowes, kubayar semua.. berapa??" tanya Emir.
Rendi menjawab, "Lontong dua puluh, gorengan dua puluh, dan kolak sepuluh bungkus. semuanya jadi sembilan puluh ribu.."
"Ini uangnya.." ucap Emir.
"Oke, terimakasih.." jawab Rendi yang memberikan semua dagangan miliknya pada Emir.
Emir menyalakan motornya, lalu ia berpamitan. "Mari om, Tante, Rendi.. saya pamit dulu.. Wassalamualaikum."
"Waalaikumusallam.. alhamdulillah dagangan kita diborong sama Emir. kita bisa pulang dan berbuka di rumah sekarang." kata pak Rama, suami bu Intan mama tiri Rendi.
"Iya pah.. ayo.." jawab bu Intan sambil menggendong anak ketiganya yang berusia dua tahun.
Sekilas Info
Arti dari istilah Takjil
Takjil adalah istilah umum untuk kudapan yang dimakan sesaat setelah berbuka puasa, biasanya berupa makanan manis seperti kolak pisang, sop buah, es campur, dan lain sebagainya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata takjil memiliki arti mempercepat dalam berbuka puasa. Kata tersebut berakar dari kata 'ajila dalam bahasa Arab yang memiliki arti menyegerakan, sehingga takjil bermakna perintah untuk menyegerakan untuk berbuka puasa
****
Maaf Baru Up lagi..
__ADS_1