PRATAMA

PRATAMA
Episode 46 : Rumah Baru Radit


__ADS_3

Anandita menghampiri Emir yang sedang terlelap di tempat tidur, ia berbaring disamping abangnya itu dan ikut terlelap karena usai sahur tidak tidur lagi.


"Aduh Anan, Emir... masih pagi sudah tidur!!!" gumam mama Nadhira.


Emir membalikan tubuhnya, "Ma, berikan kunci ini pada Radit. biar dia jemput orangtuanya di terminal."


"Iya.. yaudah kamu lanjut aja lagi tidurnya!!" jawab mama Nadhira.


Emir tak bergeming, ia kembali membalikan tubuhnya dan memeluk adik perempuannya itu. "Cepat sekali anak anakku dewasa, tetaplah sehat ya jagoan jagoan mama.."


Mama Nadhira berjalan keluar kamar, lalu menemui Radit yang bersiap siap untuk berangkat menjemput mamanya.


"Dit, ini kunci mobil Emir.. dia masih tidur." kata mama Nadhira.


Radit mengambil kunci mobil itu. "Baik Tante..


Di terminal, Radit menunggu mamanya yang akan datang dari Jakarta.


"Emir.." panggil Nadia yang akan pergi pulang kampung.


Radit menoleh, "Eh maaf, siapa ya??" tanya Radit.


"Ups salah orang, tapi ini mobilnya punya Emir kan??" tanya Nadia.

__ADS_1


"Iya emang, tapi dia lagi tidur dan saya lagi pinjam sekarang.." jawab Radit.


Nadia mengangguk, "Oh yaudah, kalau begitu aku pamit dulu. bus nya akan segera berangkat." ucap Nadia.


"Yowes.." jawab Radit.


mama Radhifah dan Aqila turun dari bus, lalu mereka menghampiri Radit yang sedang menunggu kedatangan keduanya.


"Kamu sudah daritadi Dit??" tanya mama Radhifah.


Radit menjawab, "Iya, ayo naik ke mobil.. sini barang barang biar Radit masukan ke bak belakang."


"Oke.. " jawab mama Radhifah yang masuk ke dalam mobil bersama Aqila.


Beberapa jam kemudian


Radit menghentikan mobil itu di depan rumah barunya, lalu Emir datang untuk membantu menurunkan barang barang dari bak mobil terbuka itu.


"Akhirnya sampai juga di rumah baru, tidak apa apa kecil yang penting ini murni rumah kita." ucap mama Radhifah yang menggandeng Aqila.


Mama Nadhira tersenyum, "Selamat datang kak, ini kunci rumah baru kakak... semoga betah disini."


"Terimakasih Nadhira, kamu hebat.. kamu melahirkan anak anak yang sangat baik dan hebat. anakku juga menjadi semakin lebih baik setelah ia mulai komunikasi dengan anakmu." ucap mama Radhifah.

__ADS_1


Mama Nadhira menjawab, "Sama sama, mungkin anakmu akan sedikit terbantu dengan selalu ikut proyek anakku... sama seperti Arhan yang menjadi asisten Emir."


"Iya, mungkin besok kamu bisa bantu carikan aku pekerjaan.. untuk Aqila.." kata mama Radhifah.


"Iya, akan selalu aku bantu.. yaudah ayo masuk ke rumah barumu." seru mama Nadhira.


"Baik.." jawab Mama Radhifah.


Emir menemui Radit yang sedang mengecek kondisi ban mobil milik Emir. "Ada yang bermasalah??" tanya Emir.


Radit menjawab, "Tidak ada, hanya kurang angin sedikit."


"Yowes, nanti biar kubawa ke tempat tambal ban.." jawab Emir yang baru bangun dari tidurnya.


Radit mengangguk, "Oke, terimakasih.."


"Sama sama.. ayo masuk!!" seru Emir.


*****


Saya akan membuat cerita kedua yang berjudul, "Losmen Resota.." bertemakan horor komedi yang menceritakan sekelompok mahasiswa salah satu kampus ternama yang menyelidiki sebuah kasus setelah menemukan beberapa kejanggalan di Losmen yang mereka tinggali.


Yuk jangan Lupa, Like, Vote dan Komen cerita ini.. jika ada sesuatu yang salah, kurang atau yang lainnya bisa diberitahu via komentar.. biar nanti saya perbaiki..

__ADS_1


Terimakasih 🙏😂🙏😂🙏😂


__ADS_2