PRATAMA

PRATAMA
Episode 49 : Karena Emir


__ADS_3

Danau Tanah Selatan


Pak Mustafa bersama timnya sedang melakukan pencarian korban kecelakaan dimana salah satunya adalah Rina yang merupakan kakak kelas dari Emir juga tetangga dari Rendi.


"Disini kan tempat anak saya sering memancing!!" kata pak Mustafa.


Tak sengaja, sesosok jasad terlihat ada di balik semak semak. ternyata itulah jenazah Rina, kakak kelas Emir.


"Itu ada korban satu.." teriak salah seorang anggota.


Pak Mustafa dan tim segera mengevakuasi jenazah itu, lalu membawanya ke rumah sakit menggunakan helikopter.


Dreeetttt!!!!!


"Halo?? apa papa??" tanya Emir yang mengelus kening Anin.


papa mustafa menjawab, "Ini, kakak kelas kamu sudah ditemukan meninggal dunia di danau tempat kamu memancing."


"Hah?? baru ketemu?? terus yang sore itu.." tanya Emir.


"Yang sore itu adalah info kecelakaannya, dan dilihat dari dashcam mobil taksi online. dipastikan empat penumpang di dalam mobil itu tidak ada yang selamat." jawab papa Mustafa.


Emir mengangguk, "Ohh, semalam itu diumumkan bahwa kak Rina itu dipastikan meninggal??" tanya Emir.


"Iya, nanti habis pagi papa harap kamu jangan ke rumahnya dulu.. dikhawatirkan kamu diserang habis habisan oleh orangtuanya." pesan pak Mustafa.

__ADS_1


Emir menjawab, "Baik.."


Emir melihat jam, lalu ia membangunkan Anin karena waktu sudah setengah tiga pagi.


"Anin bangun!! sahur!! coba kamu cek ke kamar mama, Anan, Kiya dan Syilla.. takutnya mereka belum pada bangun!!" perintah Emir.


Anin menjawab, "Baik kak.."


Dreetrr!!!


Rendi mengangkat telepon miliknya, "Halo?? ada apa Mir??" tanya Rendi.


Emir menjawab, "Ren, talangin uang takziyah ya.. titip salam ke keluarganya kak Rina. maaf Emir belum bisa kesana karena situasi dan kondisi tidak memungkinkan."


"Baik, nanti saya sampaikan.." jawab Rendi.


"Sudah selesai belum??" tanya Emir.


Kiya menjawab, "Belum, nasinya masih belum matang.. kamu nonton bola saja dulu."


"Yaudah.." Emir pergi ke ruang TV, lalu memindahkan channel ke TV B666 NB dimana pertandingan antara Denmark Vs Belgia sedang berlangsung.


Emir membuat update status whatsapp yang isinya tentang pertandingan itu.


"Diam!! kami sedang menonton pertandingan Euro 2016 sambil menyantap makan sahur.." tulisnya.

__ADS_1


Prasodjo Muhammad : Wih megang negara mana nih??


Emirsyah Pratama : Belgia dong!!


Prasodjo Muhammad : Ini saya juga lagi nonton sama Kucing saya.. si Cumi..


Jojo sebenarnya paham jika Emir seharusnya melayat ke rumah kakak kelasnya, akan tetapi dia juga tahu situasi yang memaksa Emir untuk tidak pergi kesana.


Kiya membawa sepiring nasi dan ayam goreng, "Nih makan sahur dulu, kamu mah pasti pengen nonton bola dulu kan??" tanya Kiya.


Emir menjawab, "Oke, terimakasih Kiya.."


"Sama sama.. kamu enggak pergi ke rumah kak Rina??" tanya Kiya.


Emir mwnjawab, "Tidak, papa melarang.. tapi Saya sudah minta ke Rendi untuk mentalangi terlebih dahulu dan menitip salam."


"Ohh... iya juga ya!! yaudah.." jawab Kiya yang kembali ke dapur


Usai makan sahur, Emir menunggu waktu shalat subuh. sambil memperhatikan progress pencarian korban kecelakaan itu.


"Ini kok kasusnya mirip mirip dikit sama yang terjadi di dekat rumah Arhan ya?? wah ini harus diselidiki lebih lanjut." gumamnya.


waktu subuh tiba, ia mengambil peci miliknya dan sarung biru miliknya. kemudian ia bergegas pergi ke mushola untuk melakukan kewajibannya.


********

__ADS_1


Yuk Like, Vote dan Komen..


Tunggu ya Cerita kedua yang berjudul Losmen 46.


__ADS_2