
Jam setengah Sembilan Malam
Rifan tiba di rumahnya, ia membuka pintu. karena terkunci, ia pun menggunakan kunci cadangan untuk masuk ke dalam rumahnya.
"Assalamualaikum.." ucap Rifan.
Yoga menjawab, "Waalaikumusallam.. balik juga bang Rifan, malam sekali pulangnya??" tanya Yoga.
"Iya, biasalah.. ada urusan sebentar.." balas Rifan.
Yoga mengelus kepala Tsabita, "Nih bang, kak Bita sakit... dari pulang ziarah dia beres beres rumah sama Yoga. mana Yoga kena semprot kak Bita lagi."
"Iya.. maaf, tapi emang lagi waktunya Bita datang bulan. wajar sekali jika emosinya meledak ledak, sama kak Rifan tadi ada gangguan perut jadinya tadi pulangnya habis magrib." ucap Rifan.
Tsabita membuka matanya, "Pulang juga akhirnya kamu, aku kira enggak bakalan pulang."
"Iya, maafin kakak. kamu tidurnya di kamar sana, apalagi kamu lagi sakit seperti ini." perintah Rifan.
Tsabita menjawab, "Iya, gendong aku ke kamar tapi.."
"Heh, untung adikku loh.." gumam Rifan yang harus menggendong adik perempuannya itu.
Setelah membaringkan Tsabita di kamar, Rifan segera keluar dari kamar adiknya kemudian ia pergi ke kamarnya untuk tidur.
Sementara itu, Rifan bersama adik adiknya dan sahabatnya malah pergi ke warung untuk membeli bahan untuk membuat pangsit rebus.
"Halo, Assalamualaikum.. saya Emiryah Pratama dan adik adik saya.. Anandita, Anindita, dan Syilla akan membuat sesuatu nih.. kalian penasaran kan?? ikuti terus perjalanan kita." ucap Emir dalam vlognya
__ADS_1
"Assalamualaikum.. Bu, beli ini.." ucap Rifan yang memberikan kertas berisi bahan apa saja yang akan ia beli.
Arhan mendekati Anan, "Mau pada bikin apa nih??"
"Kita mau bikin pangsit kuah, mas campers dan kru lainnya penasaran kan pengen cobain?? liat aja nanti ya!!" kata Anandita.
Arhan menjawab, "Iya dong, kita semua juga pengen coba.."
"Mas.. ini totalnya jadi lima puluh ribu.." ujar pak Kamal.
Emir menjawab, "Oke, ini uangnya.. terimakasih pak.. yuk kita pulang dan mulai bikin pangsitnya."
Anak anak itu pergi kembali ke rumah, kemudian mereka mengenakan beberapa perlengkapan untuk memasak agar tak terkena cipratan minyak.
Emir mengenakan sarung tangan dan helm, Anan dan Anin menggunakan masker dan Syilla mengenakan kacamata hitam untuk membuat pangsit itu.
Emir dan yang lainnya pun melepas kembali beberapa perlengkapan yang mereka kenakan.
"Malu juga sih.." gumam Emir.
"Yuk Kita mulai, pertama kita buat sambalnya dulu.. masukan cabai lima buah, garam, merica, mecin, lada, tomat dan gula pasir ke dalam blender, kemudian haluskan ya.. nah setelah halus bumbu ini masukan ke wajan berisi minyak panas untuk ditumis." jelas Anandita.
Sementara itu Yashmine dan Alya sedang menjadi kameramen untuk Anin yang sedang menata kulit pangsit.
"Lagi apa nih Anin??" tanya Yashmine.
Anin menjawab, "Lagi menata kulit pangsitnya.. nah ini kak Kiya sedang membuat isiannya.."
__ADS_1
"Bahannya apa aja nih Kiya??" tanya Yasmine.
Kiya menjawab, "Untuk isiannya sendiri, ada daging ayam giling, sosis, terigu, ragi dan untuk bumbunya ada Cabai rawit merah, lada, gula merah, gula pasir, garam, dan merica lalu perlu diingat secukupnya saja.."
"Lalu bumbunya dihaluskan??" tanya Yashmine.
Kiya menjawab, "Iya.. nah setelah dihaluskan, campurkan bumbu ke adonan dagingnya.. kemudian aduk hingga tercampur rata."
"Udah jadi nih bumbu isiannya, sekarang kita masukan ke kulit pangsitnya.." kata Kiya.
Anin menggulung kulit pangsit itu, setelah semuanya selesai. Kiya merebus kulit pangsit yang sudah terisi itu.
"Gais, sekarang kita masukan bumbu berupa garam, mecin, saus dan kecap serta sambal yang tadi sudah kita buat.." ucap Emir yang mengisi beberapa mangkuk.
Setelah Pangsit itu matang, Anin menuangkan pangsit itu ke beberapa mangkuk yang sudah diisi bumbu.
"Nah sudah selesai, saatnya kita makan.." ucap Anin.
Dibawah rintik hujan yang mulai turun, anak anak itu menyantap pangsit kuah yang mereka buat.
"Ini gais, pangsit kuah buatan kita.. anak anak crew kebagian semua gak??" tanya Emir.
Arhan menjawab, "Aman.."
"Oke, udah dulu ya.. dahhh..." ucap Emir yang menutup vlog miliknya.
****
__ADS_1
Yuk Like, Vote dan Komen...