PRATAMA

PRATAMA
Episode 45 : Kabar Buruk


__ADS_3

Setelah makan sahur, Emir mengantar mama Nadhira ke rumah Arunika. di perjalanan, Emir menceritakan mengapa Arunika bisa mengalami sakit separah itu.


"Ma, Arunika itu punya kebiasaan begadang, minum kopi dan juga makan yang pedas setiap harinya. sejak ditinggal keluarganya, ia memiliki kebiasaan seperti itu." kata Emir.


Mama Nadhira mengangguk, "Ohh, berarti ada kemungkinan ia mengalami demam berdarah disertai lambung. nanti akan mama coba untuk mengecek keadaannya."


Sesampainya di rumah Arunika, mama Nadhira disambut oleh Lulu yang senang karena kedatangan dokter.


"Assalamualaikum.." ucap Emir dan Mama Nadhira.


Lulu menjawab, "Alhamdulillah, Bu Nadhira datang!! ayo silakan masuk dulu.." seru Lulu.


"Iya, Mir.. silakan kalau mau shalat subuh dulu.. nanti mama bisa pulang sendiri agak siangan.." pesan mama Nadhira.


Emir mengangguk, "Yaudah, kalau begitu Emir ke masjid dulu ya!!"


"Iya.. hati hati.." pesan mama Nadhira.


Emir mengangguk, "Baik.."


Emir menaiki motornya, lalu ia beranjak pergi menuju masjid terdekat untuk melaksanakan ibadah shalat subuh.


Syilla melaksanakan shalat subuh di rumah, karena ia baru saja pulih dari sakit. dan ia hamya ditemani oleh Yashmine, Kiya, si Kembar dan teman teman Emir semuanya pergi ke mushola untuk shalat subuh.

__ADS_1


"Alhamdulillah, sekarang aku sudah sembuh.. dan bisa kembali berpuasa.." ucap Syilla yang melepas mukena miliknya.


Radit membuka pintu rumah, lalu ia masuk ke dalam dan duduk di ruang keluarga. ia pun bertadarus sejenak sambil menunggu pagi tiba.


Kiya membuka pintu, lalu ia, Anandita dan Anindita melintas di depan Radit yang sedang bertadarus.


Setengah jam berlalu, handphone milik Radit berbunyi. ternyata itu dari mamanya yang berada di Jakarta.


"Halo?? Assalamualaikum ma??" tanya Radit.


Bu Radhifah menjawab, "Waalaikumsallam, Dit kita harus tinggal di Bogor.. perusahaan papa bangkrut, rumah disita.."


"Terus bagaimana?? mama sama papa sekarang??" tanya Radit.


"Yaudah, nanti biar dijemput sama Radit ya!! nanti Radit pinjam mobil Emir.." ucap Radit.


Bu Radhifah menjawab, "Iya, sekalian bilang ke Radit nanti rumah yang disamping rumah Emir dirapikan.. kamu lakukan saja bersama Emir dan teman temannya.."


"Baik ma.." jawab Radit.


Emir yang baru pulang, membuka pintu lalu menemui Radit yang sedang kebingungan. "Kenapa Dit??" tanya Emir.


"Perusahaan papa bangkrut, mama dan Aqila akan pulang ke Bogor.. nanti kamu bantu Radit beres beres di rumah sebelah ya!!" pinta Radit.

__ADS_1


Emir menjawab, "Baik, butuh kendaraan untuk menjemput??"


"Paling kupinjam saja mobil L300 milikmu.." jawab Radit.


"Yowes.. sekarang kita beres beres saja dulu.." seru Emir.


"Oke.." jawab Radit.


Saat Emir dan Radit sedang beres beres di rumah sebelah, mama Nadhira datang lalu menanyakan apa yang terjadi dengan keluarga Radit.


"Dit, Assalamualaikum.. ada apa ini??" tanya mama Nadhira.


Radit menjawab, "Perusahaan papa bangkrut, mama dan Aqila akan pulang kesini dan mengisi rumah ini. sekarang Adit dan Emir sedang beres beres di rumah ini.."


"Ohh.. yaudah ayo sini bibi bantu.." ucap Mama Nadhira.


Radit tersenyum, lalu ia tetap diberikan semangat oleh Emir. mereka berdua pun melanjutkan kegiatan beres beres di rumah itu.


****


Noted : Mama Radhifah adalah kakak atau saudara kembar dari mama Nadhira, ia tinggal di Jakarta bersama suaminya sejak menikah 16 tahun lalu. sedangkan mama Nadhira tetap tinggal di Bogor meskipun papa Mustafa bertugas ke luar kota.


Yuk Like, Vote dan Komen..🙏😂🙏😂🙏

__ADS_1


__ADS_2