
Setelah menonton pertandingan tim kebanggaannya, Emir memutuskan untuk pergi ke mushola sambil mengendarai mobil sekalian menjemput mama Nadhira, Syilla, Kiya dan si kembar di rumah neneknya setelah shalat subuh nanti.
"Dreeettt!!"
"Halo?? apa kak?? kakak sudah berangkat kesini kan??" tanya Anan.
Emir menjawab, "Iya, ini sedang dalam perjalanan.. kamu, Anin dan yang lainnya siap siap saja dulu."
"Baik.." jawab Anan yang mengemasi pakaian miliknya ke dalam tas.
Emir menutup telepon itu, lalu ia melanjutkan perjalanan menuju rumah neneknya yang satu blok dengan rumah Arhan.
Dalam perjalanan, Emir di buat terkejut dengan sesuatu yang melintas tepat dihadapan dirinya. ya, sebuah serpihan mobil datang dari kiri dan hampir saja menabrak mobil Emir.
"Astaghfirullah, apaan tuh??" tanya Emir.
Arhan menyalip mobil Emir, "Mir, kita tolong dia dulu."
"Baik.." jawab Emir.
Emir dan Arhan turun dari kendarannya, lalu melihat kondisi korban yang terluka parah itu. "Parah juga, sebentar saya telepon dulu petugas medis dan polisi."
"Halo, selamat pagi.. izin melaporkan ada kecelakaan lalu lintas tunggal di jalan Maju Abadi, korban terluka parah dan saya minta bantuan ambulans segera." kata Emir.
"Baik, laporan diterima.." jawab petugas itu.
Tak lama, sebuah ambulans datang dan membawa korban. sementara Emir dan Arhan langsung dimintai keterangan.
"Jadi mobil itu meluncur dari arah jam delapan, dan langsung menghantam pohon itu??" tanya pak polisi.
__ADS_1
Emir menjawab, "Iya, benar sekali... hampir saja mengenai saya.."
"Oke, saya rasa sudah cukup. kalian boleh melanjutkan perjalanan, kami akan melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab kecelakaan." kata pak polisi.
Emir dan Arhan menjawab, "Baik, terimakasih.. permisi.."
Emir dan Arhan melanjutkan perjalanannya menjemput Anan dan yang lainnya.
Di rumah Arhan
"Plakkk!!!"
"Dasar anak tidak tahu diuntung!! bagaimana ini bisa terjadi?? papa harus bilang apa ke pak Rudi?? hubungan persahabatan papa akan hancur jika beliau tahu hal ini dan dia pasti kecewa." teriak pak Dhanu.
Rion, Vira, Syilla dan Kiya hanya bisa mendengar dari ruangan yang berbeda beda.
Rion menjawab, "Mana kutahu?? kok tanya ke diriku sih??"
"Sekarang terserah kamu... papa kecewa sama kamu!!" teriak pria setengah tua itu yang membanting pintu rumah lalu pergi meninggalkan rumah itu.
"Maafkan aku pah.." teriak Farhana.
Setibanya di rumah Arhan, Emir turun dari mobilnya lalu menghampiri bibinya yang sedang menyapu halaman rumah.
"Assalamualaikum, bi itu tadi bapaknya kak Farhana kenapa?? kok dia kayak yang marah marah sendiri di jalan begitu??" tanya Emir.
Bibinya yang bernama Intan atau mamanya Arhan menjawab, "Tadi sih sempat ada keributan di dalam rumahnya, cuman baik bibi mama kamu dan orang orang disini tidak ada yang berani untuk datang dan menanyakan ada apa sebenarnya."
Anan dan Anin keluar dari rumah itu, "Kak, tadi kak Farhana dimarahi sama bapaknya. kayaknya sih tadi suaminya kak Farhana meninggal, dan bapaknya merasa malu karena mereka sudah berjanji."
__ADS_1
"Berjanji?? apa itu??" tanya Emir.
"Kurang tau kak, tadi aja aku lebih banyak menutup kuping karena banyak umpatan umpatan kasar." jawab Anin.
Emir mengangguk, "Yowes, nanti simpan tas kalian di bagasi belakang."
"Baik kak.." jawab Anan dan Anin.
Anin dan Anan memasukan tas mereka ke bagasi belakang, lalu Emir masuk dan bersalaman dengan nenek dan kakeknya.
"Kamu mau langsung pulang Nadhira??" tanya Bu Laksmi, ibunya.
Mama Nadhira menjawab, "Enggak, aku sama Kiya mau ke pasar dulu. Emir kesini mau jemput si kembar dan Syilla."
"Oh benar begitu Emir??" tanya Bu Laksmi
Emir menjawab, "Lah Emir juga baru tau, mama mau Emir antar dulu ke pasar??"
"Tidak usah, lagipula pasar dekat kok.. kamu antar pulang saja adik adikmu itu. bukannya kamu sedang ujian hari ini??" tanya mama Nadhira.
Emir menjawab, "Iya juga, yaudah kalau begitu Emir dan Syilla pulang ya nek..kek.."
"Iya, hati hati dijalan.." pesan nenek dan kakeknya.
Emir dan Syilla naik ke mobil silver itu, lalu ia menancapkan gas mobil Mitsubishi Lancer miliknya.
********
Maaf Baru Up lagi...
__ADS_1