PRATAMA

PRATAMA
Episode 29 : Menyambut Ramadhan


__ADS_3

Sambil membackup video dan foto hasil jepretan mereka, Emir dan Arhan sedang menikmati makanan yang sudah disediakan sejak awal saat munggahan dimulai.


"Kami baru saja mendapat informasi jika esok hari kita sudah memulai ibadah puasa dan mulai dinihari ini juga kita sudah mulai menyantap santapan sahur. dan malam ini di beberapa daerah di indonesia sudah bersiap untuk melaksanakan ibadah tarawih." kata penyiar radio di kanal radio 206, 13 FM.


Emir menutup laptop miliknya, "Kita tunda editnya, kita shalat tarawih dulu."


Arhan mengangguk, lalu ia mengambil sarungmya kemudian ia pergi ke mushola bersama Emir.


"Emir, Arhan... kalian ada disini??" tanya Jojo dan Rendi.


Emir menjawab, "Ya karena kita sedang menginap di rumah kakek, tepatnya dari pihak mama."


"Yowes, yuk bareng ke musholanya.." seru Rendi.


Emir mengangguk, "Yaudah ayo.."


Bersama yang lainnya termasuk para ibu idan anak anak Emir berjalan menuju mushola untuk melaksanakan ibadah shalat tarawih yang akan dilaksanakan pada jam 19.09 malam.


"Akhirnya sampai juga, ayo kita ambil air wudhu.." kata Emir.


"Oke.." jawab Arhan, Rendi dan Jojo.

__ADS_1


Setelah shalat tarawih usai, Emir memutuskan melanjutkan spotting sementara di dekat mushola. ia pun meletakan kamera miliknya dengan zoom 500x di sebuah lapangan, lalu ia bertadarus tepat di bawah sebuah pohon yang letaknya tidak begitu jauh.


"Pesawat jurusan Sydney, Perth dan Melbourne semuanya menuju singapura." kata Emir.


Arhan menjawab, "Iya, pesawat Boeing 777-FDR, Airbus A350 - 941, dan Boeing 787 - 10."


Sementara itu Kiya, Syilla, Anandita dan Anindita berjalan memasuki rumah mereka. lalu mereka mulai membuat ayam bumbu bacem untuk digoreng saat sahur tadi.


"Ayam saja untuk nanti sahur?? yang lain tidak usah??" tanya Kiya.


Syilla menjawab, "Iya, yaudah kita bikin ayam bumbu bacem saja dulu.. biar aku potong dulu ayamnya."


"Oke.." jawab Kiya.


Sahur (bahasa Arab: سحور ‎), juga disebut Sehur, Sehri, Sahari dan Suhoor dalam bahasa lain, adalah sebuah istilah Islam yang merujuk kepada aktivitas makan oleh umat Islam yang dilakukan pada dini hari[1] bagi yang akan menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadan. Sahur sebagai makan pagi cocok dengan Iftar sebagai makan malam, selama Ramadhan, menggantikan makan tiga kali sehari (sarapan, makan siang dan makan malam),[2] meskipun di beberapa tempat makan malam juga dikonsumsi setelah Iftar kemudian pada malam hari.


Setelah melakukan spotting, Emir masuk ke dalam kamar yang dahulu digunakan oleh ibunya dan ia pun tidur bersama Anan dan Anin, sedangkan mama Nadhira, Kiya dan Syilla tidur di tempat yang terpisah.


Waktu menunjukan jam dua dinihari, Emir yang terbangun karena suara raungan mesin pesawat terbang membuka jendela rumah lalu ia melihat sebuah objek berkelap kelip sudah melintas lima meter dari tempat ia berdiri saat ini.


"Pesawat apa ya?? coba lihat di aplikasi.." gumam Emir.

__ADS_1


"Ohh ini rupanya, dari Singapura ke Perth. pesawat boeing 787 - 10, milik maskapai singapura." gumam Emir.


Selang beberapa menit, pesawat milik maskapai malaysia dengan tipe Airbus A330 - 343 turut melintas tepat diatas kepala Emir. kini dengan suara raungan mesin yang lebih besar karena ketinggian yang cukup rendah yaitu 39.000 kaki.


"Udah jam berapa ini??" tanya Kiya.


"Ihh udah masuk waktu sahur, kita siap siap buat bikin menu santap sahur yuk!!" seru Syilla.


"Oke.." jawab Kiya.


Kiya dan Syilla membuat menu sahur berupa ayam goreng, karena itu akan mereka bawa ke loteng untuk disantap oleh Emir dan Arhan.


"Saatnya spotting lagi di loteng rumah kakek, Woy Arhan bangun.. kita spotting dulu sebelum makan sahur." seru Emir.


Arhan menjawab, "Whoaamm... iya ente duluan aja.."


"Yaudah Emir ke loteng duluan ya!!" ucap Emir.


"Oke.." jawab Arhan yang masih tertidur lelap.


********

__ADS_1


Nanti Up lagi episode khusus bulan Ramadhan ya, sesuai sama pengalaman Author sejak kecil..


__ADS_2