
Jam setengah sepuluh siang
Syilla dan Yashmine datang ke rumah nenek Emir, kedatangan mereka disambut oleh si kembar Anandita dan Anindita.
"Assalamualaikum.." ucap Syilla.
"Waalaikumusallam, Aaa!! kak Yashmine... kak Syilla!! mama sini!!" teriak Anandita.
Mama Nadhira datang lalu memeluk kedua gadis berusia lima belas tahun itu. "Selamat lebaran ya!!"
"Iya mah, si Emir pada kemana??" tanya Yashmine.
Mama Nadhira menjawab, "Lagi pada ke jalan.. beli makanan, emang kalian tidak bertemu mereka??" tanya mama Nadhira.
"Enggak, emangnya baru??" tanya Yashmine.
Mama Nadhira menjawab, "Iya.. baru saja mereka pergi.."
"Yaudah, oh iya... nanti Yashmine menginap dulu.. nanti pulangnya ke rumah Jojo lagi.. kata bibi nanti kalau aku menikah setidaknya keluarga besar tahu." Kata Yashmine.
Mama Nadhira mengelus kepala Yashmine, "Tidak apa apa, mungkin karena kalian dua semakin dewasa.. dan bibi kalian, om kalian semuanya sudah berkeluarga. mungkin biar tidak menganggu."
"Iya ma.. kita simpan tas dulu Yas.." seru Kiya.
"Mengoke.." jawab Yashmine.
Emir dan kawan kawannya sedang berjalan di areal pemakaman yang ramai oleh penziarah dan berbagai macam penjual seperti bunga, Mainan, pakaian, makanan dan minuman.
__ADS_1
"Beli apa ya??" tanya Ricko pada dirinya sendiri.
Dengan tatapan yang masih fokus pada teman di belakang, Emir membeli es blender pada Mentari yang kini berjualan di areal pemakaman itu.
"Es Blender coklat 1!!!!" perintah Emir dengan sikap dinginnya.
Mentari menjawab, "Baik, Lulu buatkan dulu es blender untuk lelaki ini.. aku lagi melayani pembeli yang lain."
"Oke.." ucap Lulu.
Saat yang bersamaan, seorang gadis kecil datang dan menyadari yang ia lihat adalah bagiaj dari SkyTeam CrossWind, tim elit di kota itu yang sudah menghasilkan banyak karya.
"Kak Emir??" panggil gadis itu.
Emir menoleh, lalu ia memberikan senyuman ramahnya.
"Kak Emir lagi ngapain disini??" tanya gadis itu.
"Oalah.." jawab gadis kecil itu.
"Ini Mir, kamu enggak gabung sama mereka??" tanya Lulu.
"Nih uangnya, ini baru mau.." gumam Emir.
"Yowes, terimakasih.." jawab Lulu yang menyaksikan Emir bergabung dengan teman temannya.
Sambil menunggu teman temannya menyantap bakso, Emir memandangi langit yang berwarna biru tanpa ada awan sedikit pun.
__ADS_1
"Widih ada contrail tuh, bikin konten dulu ah.." gumam Emir yang duduk disamping Jojo.
Sesaat setelah pesawat itu melintas, Kiya dan Yashmine datang sambil mengajak Anandita. "Kebiasaan ya.. enggak dimana setiap ada pesawat lewat pasti di videoin."
"Ya kali kali.." jawab Emir.
Jojo menoleh, "Sejak kapan kamu kesini??"
"Tadi pagi, sekarang aku sama Kiya lagi asuh ini bocah.. mana kakaknya malah spotting pesawat lagi." jawab Yashmine.
Emir tersindir, "Selalu saya yang kena."
"Iyalah, kamu malah main sama teman teman kamu.." jawab Yashmine.
"Si Anin kemana sama Syilla??" tanya Emir.
"Pada tidur, ini doang yang aktif.." jawab Yashmine.
"Yowes, kamu mau kemana??" tanya Emir.
Anan menjawab, "Mau ke depan, nitip ga??" tanya Anan.
Emir menjawab, "Mie ayam satu, kuah, saus dan sambal dipisah."
"Oke, kalau begitu aku sama kak Yashmine dan Kiya ke depan dulu.. Assalamualaikum.." ucap Anandita.
"Waalaikumusallam.." jawab Emir.
__ADS_1
*********
Yuk Like, Vote dan Komen... biar Author dapat terus Up..