PRATAMA

PRATAMA
POV Rama


__ADS_3

Ramadhan Syahreza, seorang anak SMA Wibawa Sakti yang terkenal tampan dan membuat beberapa kalangan siswi terkesima. namun, ia sama salah satu orang yang enggan berpacaran, meski saat ini ia dekat dengan Alanna dan Harina sepupunya sendiri dan teman satu kelasnya.


"Rama, tumben kamu datang terlambat tadi??" tanya Alanna dan Harina.


Rama menjawab, "Perut saya sempat bermasalah, mana motor pake mogok segala."


"Gara gara makan bakso pemberian aku ya?? maaf kalau sampe perut kamu bermasalah kayak gini." gumam Alanna.


Rama tersenyum, "Enggak apa apa, emang sebelumnya sudah begini. sayanya aja yang bandel."


Alanna memanyunkan bibirnya, "Lagian kamu enggak bilang kalau lagi sakit perut, kan bisa bilang ke aku jangan pakai sambel."


Rama menjawab, "Namanya juga lupa, yaudah saya main bola sama anak anak dulu."


"Hati hati, yaudah Harina kita ke kelas dulu yuk!!" seru Alanna.


Harina menjawab, "Yaudah ayo.."


Rama bermain bola bersama Rifan, teman sekelasnya. lalu ia mengoper bola ke Rifan, kemudian disambar dengan tendangan salto.


"Goollll..."


Rifan menepuk bahu Rama, "Good job."


"Kriinggggg!!!!"


"Kok belnya agak lama???" tanya Rifan.


Rama menjawab, "Itu kode balik b*d*h!!"


"Oh iya ya... yaudah ayo balik!!" seru Rifan pada Rama.


Rama menjawab, "Oke.."


Rama dan Rifan berjalan menuju kelas untuk mengambil tas mereka,

__ADS_1


"Habis ini mau kemana Ram??" tanya Rifan.


Rama menjawab, "Mau ke rumah saudara sih, habis ini langsung kesana."


"Tumben di hari biasa, kenapa emang??" tanya balik Rifan..


Rama menjawab, "Sepupuku nikahan besok, jujur masih shock saya.. dia usianya masih dibawah saya."


"Berapa tahun emang??" tanya Rifan lagi.


Rama menjawab, "16 tahun.."


"Dirimu??" tanya Rifan.


Rama menjawab, "18".


Rifan terkejut, " Lah?? emang dia maaf, keduluan.. atau setidaknya ketahuan pacaran gitu??"


"Tidak, saat selamatan undangan pekan lalu. dia menceritakan kalau dia itu lagi sekolah, di pertengahan diminta ke rumah sakit. awalnya sih saya sempat ketemu karena saya sedang sakit saat itu, dia baik baik saja. masih sempat bercanda, tapi beberapa saat setelah masuk ke ruangan sebelah wajahnya tiba tiba kusut. pas saya tanya, ternyata dia dijodohkan." jawab Rama.


"Yaudah, saya pulang duluan ya!!" ucap Rifan.


Rama menjawab, "Oke..."


"Bagaimanapun caranya, Rinjani tidak boleh menikah terlalu cepat. dia masih harus belajar untuk benar benar siap untuk menjadi seorang istri dan seorang ibu." batin Rifan dalam hati.


Rama mengendarai mobilnya, lalu ia pergi ke rumah sepupunya untuk bantu bantu di acara pernikahannya itu.


"Bragggg!!!!"


"Ehh apaan itu??" tanya Rama yang keluar dari mobilnya.


Karena posisinya belum jauh dari Rama, Rifan kembali memutar motornya untuk mengecek kondisi pengendara yang tertabrak itu.


"Saya harus membantunya agar tidak ada kesalahpahaman." batin Rifan.

__ADS_1


Rama membangunkan seorang bapak yang mengalami kecelakaan itu. "Bapak tidak apa apa??" tanya Rama.


"Maaf nak, rem bapak blong.." kata bapak itu.


Rama menjawab, "Oh ya enggak apa apa pak, lagian ban mobil saya sudah habis. ini aja jalan pelan pelan.."


"Ada apa Ram??" tanya Rifan.


Rama menjawab, "Ini karena rem blong, bapak ini menabrak bagian belakang mobil saya. lalu mobil saya juga rodanya juga habis, jadi saya bawanya sangat pelan."


"Yaudah, mau kita antar ke rumah sakit??" tanya Rifan.


Bapak itu menjawab, "Iya... terimakasih.. maaf ya nak!!"


"Tidak pak, saya yang minta maaf.. saya lupa memberitahu siapa saja yang dibelakang saya untuk masuk ke kanan... karena roda mobil saya habis." balas Rama.


Disaat yang sama, Emir sedang melintas bersama Arhan yang dibonceng. Rama pun meminta tolong kepada Arhan untuk membawa motor milik bapak itu.


"Ehh dek, sini... minta tolong.. salah satu dari kalian bawa motor bapak ini.. tidak perlu dinyalakan.. di step saja ke mas Ini.. remnya blong." perintah Rama.


Arhan mengangguk, "Baik.."


Rama pun membawa bapak itu ke rumah sakit untuk dilakukan penanganan pada luka yang dialami.


setengah jam kemudian, Sebuah mobil SUV yang dikendarai oleh Supriono dan Adelia, sepupu Rama yang akan menikah besok. atau lebih tepatnya resepsi, karena mereka sudah ijab qabul pekan lalu.


di arah berlawanan, Seorang pengendara motor berusaha menyalip kendaraan di depannya. karena ban mengalami slip setelah melintasi tumpahan oli dan jalanan yang berdebu. ia pun mengalami Highside dan masuk ke kolong mobil supriono.


"Aaaaa!!!!" teriak Supriono yang membanting stir ke kanan, lalu terjadi adu banteng dengan sebuah mobil yang disalip pengendara motor tadi.


"Braggghhhh"


**********


Sementara ini dulu, belum nemu ide soalnya....

__ADS_1


__ADS_2