Protagonist Transmigration : Its Best If I Became A Villain

Protagonist Transmigration : Its Best If I Became A Villain
Pelelangan yang tak terduga


__ADS_3

Hari ini adalah satu hari sebelum pelelangan dimulai.


Saat ini Xue li masih disibukkan dengan aktivitasnya dalam mengumpulkan uang dengan cepat.


Dia melipatgandakan uangnya dalam waktu kurang dari sebulan. Saat ini uang yang dia miliki mencapai 96jt.


Meskipun sudah berusaha keras ternyata uangnya masih belum cukup. Harga awal pembukaan lelang untuk sepasang cincin itu ternyata adalah 30jt.


Meskipun kini dia sudah memiliki 3x lipatnya, entah mengapa feelingnya tidak enak tentang pelelangan tersebut.


Di satu sisi, Edward sedang menerima laporan tentang adiknya dari Connie.


Belakangan ini adiknya sangat sibuk entah apa yang sedang dia lakukan. Dia sudah menyuruh gilbert untuk menyelidikinya namun tidak ada petunjuk tentang apa yang ingin dilakukan adiknya.


Gilbert mengatakan kalau saat ini carol sedang sibuk mencari uang.


' Mencari uang?


Untuk apa ?


Dengan apa ? '


Edward mengkhawatirkan adiknya.


Kalau ingin mendapatkan uang bukannya ada jalan yang lebih mudah ?


Aku bisa memberikannya asal dia memberitahukanku untuk apa uang itu?


Apakah orang-orang brengsek itu mengubungi carol tanpa sepengetahuanku untuk meminta uang padanya ?


Apakah carol sedang dalam ancaman?


Edward yang memikirkan segala kemungkinan telah menyuruh Gill untuk menyelidiki Tn Dork ( Tn Bardsley ) namun penyelidikan tidak menemukan hal yang mencurigakan.


Tidak ada kontak langsung maupun tidak langsung ke nona carol. Hanya kontak langsung dengan orang misterius yang pernah di selidiki, orang yang mencoba menggali informasi tentang nona dari Tn Dork.


" Jadi masi belum ada titik terang siapa orang misteriusnya?


Lalu bagaimana dengan paket asing yang datang natal kemarin ? "


Edward sekali lagi memastikan.


" Tuan muda, paket yang di kirimkan kemarin dikirimkan langsung dari London.


Saya sudah menyuruh seorang detektive profesional untuk menyelidikinya. "


Gill menjelaskan.


" Kalau mengenai alasan nona carol mengumpulkan uang,..


Bagaimana kalau tuan muda menanyakannya langsung pada nona? "


Gill memberikan saran.


" Kalau bisa aku tidak ingin melakukannya.


Maksudku, kau tahu kan aku akan memberikan apapun yang dia inginkan,


kuharap dia mau mengatakannya langsung padaku kalau bisa "


Edward menjawabnya dengan berharap.


" Kalau begitu tolong lanjutkan penyelidikannya.


Ah, bisa tolong sampaikan ke connie untuk pergi menghadapku. "


Edward memerintahkan sambil tersenyum.


" Perhitunganku dengannya masih belum selesai "


" Baik, tuan muda. "


Gillbert izin keluar ruangan dan menuju ke pavilion Carol untuk memanggil connie, kemudian menggantikan tugas connie mengawal nona carol.

__ADS_1


Mendengar connie yang tiba-tiba di panggil pasti ada suatu alasan mendadak.


Selama ini xue li merahasiakan apa yang sedang dia kerjakan. Connie yang selalu bersamaku pastinya memiliki beberapa clue. Xue li langsung pergi mengisyaratkan


' Jangan berbicara yang tidak-tidak tentang apa yang sedang kulakukan '


Melihat isyarat tuan putrinya, connie membalaskan dengan jempol dan senyumannya.


Senyuman bodoh seperti itu, Xue li merasa akan ada sesuatu yang buruk terjadi. Xue li hanya bisa berharap connie dapat menjaga mulutnya dengan baik.


Apa yang Xue li pikirkan ternyata terjadi, Connie yang bodoh itu memang tidak bisa dipercaya menjaga rahasia.


Apa yang Xue li lakukan akhirnya diketahui Edward (namun dia tidak tahu kalau Edward sudah melakukan penyelidikannya terlebih dahulu). Rencana berubah dengan drastis, Xue li mulai menjalankan Plan B.


Xue li menjelaskan kalau ada benda yang sangat dia inginkan pada pelelangan. Sepasang cincin, Xue li membual kalau sepasang cincin itu adalah cincin keluarga untuk memperkuat tali persaudaraan.


Mendengar kata saudara, Edward mulai sangat tertarik.


' Cincin untuk memperkuat tali saudara, cincin yang dibuat khusus untukku dan adikku '.


Yah, Xue li tidak sepenuhnya berbohong. Itu memang cincin keluarga dalam artian lain cincin yang membentuk keluarga.


" Gill, tolong persiapkan untuk pelelangan besok "


Dengan cepat edward pun memutuskan untuk mengikuti pelelangan bersama dengan adikknya.


Pelelangan ini merupakan pelelangan spesial. Tamunya rata-rata meliputi orang kaya raya yang menyukai seni bahkan ada juga artis yang datang.


Tentu saja mengikuti pelelangan dan mendapatkan barang lelang akan meningkatkan nama baik mereka di mata publik.


Tidak sedikit juga tamu yang merupakan seorang kolektor barang-barang antik. Hanya dengan mendengar nama keluarga Steward yang terkenal di dunia perkolektoran dapat menarik perhatian dari kolektor di seluruh dunia.


Benar saja, pelelangan ini akan melelangkan beberapa benda yang sudah keluarga Steward kumpulkan.


Xue li merasa kurang cocok berada di ruang VVIP pelelangan. Meskipun dia tahu orang-orang yang mengikuti pelelangan ini rata-rata bukan orang biasa, Xue li hampir melupakan kalau yang sebenarnya yang dapat di sebut dengan ' bukan orang biasa ' adalah orang yang menjadi kakak carol ini.


Di lantai 2 terdapat ruangan dengan balkon khusus untuk tamu VVIP. Saat ini Xue li duduk di bangku VVIP bersama dengan Edward.


Pelelangan dimulai dengan sambutan, kemudian dilanjutkan dengan beberapa penjelasan tentang sistem pelelangan yang akan dilakukan.


Para penawar menawarkan harga dengan mengangkat papan nomor yang mereka terima saat registrasi tamu, MC akan menyebutkan nomor papan dan tamu dipersilahkan memberikan penawarannya. Penawaran tertinggilah yang akan memenangkan barang yang dilelang.


Karena kami berada di balkon lantai 2, penyedia acara sudah menyiapkan orang yang bertugas berdiri untuk mewakilkan melakukan penawaran. Jadi, yang kami lakukan di sini hanyalah menikmati snack dan minuman yang telah disediakan untuk tamu VVIP.


Lagi pula, dia baru mengetahui tentang pelelangan ini 2 hari yang lalu. Bagaimana dia bisa mendapatkan bangku VVIP untuk acara seperti ini.


Apa menjadi tamu VVIP sangat mudah seperti ini?


Tapi ada baiknya berada di atas sini. Xue li tidak perlu bersusah payah mengangkat papan nomornya dan melakukan penawaran sendiri.


Pelelangan pun dibuka. Pelelangan terdiri dari 3 kelas.


Kelas pertama adalah pelelangan barang-barang fashion, termasuk juga barang-barang artis maupun peninggalan artis, barang-barang limited dan bahkan barang-barang desain khusus dari seorang profesional tingkat dunia.


Pada kelas ke dua dilelangkan barang-barang antik. Sebagian besar orang menantikan pelelangan ini. Penawaran cukup meriah dan bahkan sampai ke harga yang benar-benar tinggi.


Pada kelas ke tiga merupakan kelas yang Xue li incar, kelas permata. Beberapa permata-permata cantik dari seluruh dunia dilelangkan pada pelelangan kali ini.


Pada pelelangan sebelumnya harganya benar-benar sangat melambung. Namun sebagian besar pelelangan di menangkan oleh tamu VVIP.


Ada 10 tamu VVIP dan 8 tamu aktif menawarkan harganya. Yang belum menawarkan satu barangpun hanya tinggal VVIP 4, tempat Xue li dengan Edward berada, dan VVIP 1 yang belum mengincar satu barangpun.


Xue li memikirkan hal yang tidak enak, bagaimana kalau VVIP 1 mengincar perhiasan yang juga diincar dirinya?.


Perhiasan yang diincar Xue li merupakan perhiasan penutup pada pelelangan ini. Benda tersebut masih dalam antrian sampai keluar dalam pelelangan.


Sampai pada pertengahan pelelangan sebelum benda itu muncul, VVIP 1 masih belum melakukan penawarannya.


Perasaan seperti apa ini xue li bingung mengungkapkan kekhawatirannya. Melihat wajah adiknya yang seperti memikirkan sesuatu Edward menanyakan pada adiknya.


" Apa yang kamu pikirkan sampai raut wajahmu seperti itu, carol. Apa ada barang lain yang kamu inginkan? "


Edward menanyakan dengan lembut.

__ADS_1


Tidak mendengarkan perkataan edward, Xue li terhanyut dalam konflik pikirannya sendiri.


Edward memanggil nama carol berulang kali sampai pada akhirnya xue li kaget dan menanyakan.


" Ada apa kak? ".


Edward mulai merasa pasti ada sesuatu yang mengganggu pikiran adiknya, tapi kalau adiknya sendiri yang tidak mau berbicara padanya apa yang bisa dia lakukan kalau seperti itu.


Kemudian dia mulai berfokus pada barang pelelangan. Yang sedang ditampilkan kali ini adalah sebuah kalung bernama


' made me beauty '


Kalung cantik kecil nan anggun, kalung berlian ini dibuka dengan harga 350jt. Edward sedikit tertarik dengan benda ini.


Dia mengisyaratkan pria yang berdiri untuk memberikan harga penawaran.


" VVIP 4, 500jt "


Itulah harga yang ditawarkan. Harga yang ditawarkan oleh orang lainnya meningkat secara bertahap.


" ( 520 ) ,.. ( 550 ) ,.. ( 600! ) ,.. ( 650 ) ,.. ( 660 ) "


Harga mulai berhenti di 660jt. karena kesal Edward menyuruh pelayan itu untuk menawarkan harga lagi.


" VVIP 4 , 1 millyar ! "


Pelayan mengumumkan harga. Mendengar harga yang ditawarkan Edward membuat Xue li tidak dapat berkata-kata.


Beberapa orang sudah tidak memberikan penawaran karena berfikir harganya terlalu ekstreme.


" Ya, harga tertinggi 1 millyar oleh VVIP 4 "


MC mulai menghitung mundur


" 1 millyar 3 , 1 millyar 2 , 1 millyar 1? ".


Saat MC akan mengumumkan harga tertinggi jatuh pada VVIP 4, tiba-tiba VVIP 1 mengintrupsi.


" VVIP 1 , 2 millyar ! "


pelayan yang ditugaskan memberikan penawaran harga tamu VVIP 1 mengintrupsi. Para tamu mulai berbisik-bisik.


Tentu saja mereka penasaran demgan tamu yang ada pada VVIP 1 dan VVIP 4 yang dari awal belum memberikan penawarannya.


Mereka tidak banyak menduga kalau orang yang berada di ruang VVIP itu secara kebetulan memperebutkan item yang sama.


" VVIP 4, 2.1 millyar ! "


Edward tidak mau kalah, tapi orang dalam VVIP 1 membuat penawaran lain.


" VVIP 1, 3 millyar ! "


kenaikan harga penawaran yang semakin menggila.


Sepertinya pemikiran Xue li salah, orang yang ada pada VVIP 1 tidak mengincar benda yang sama dengannya.


Melihatnya menawar seperti ini membuatnya sedikit lega. Xue li langsung memperingatkan kakaknya.


Kakaknya mengatakan dia ingin mendapatkan kalung itu sebagai hadiah untuk adiknya. Xue li mengingatkannya tujuan mereka datang ke sini bukan untuk benda ini.


" Kak, sepertinya yang aku ingat adalah kalau tujuan kita ke sini bukan untuk mendapatkan benda ini.


Lagi pula aku tidak begitu menyukai benda seperti itu "


Xue li mengingatkannya, tentu saja kalau dia bilang dia tidak menyukai kalung dari berlian seperti itu tentunya bohong.


Siapa wanita yang tidak menyukai kalung berlian?


Mendengarkan kata-kata adiknya akhirnya Edward berhenti melakukan penawaran.


Kalung tersebut jatuh kepada VVIP 1 dengan harga 3 millyar.


Sekarang akhirnya benda yang di tunggu tunggu muncul di atas panggung. Green witch Ring.

__ADS_1


Benda yang menyimpan ingatannya sebagai Xue li ada di depan mata.


__ADS_2