Protagonist Transmigration : Its Best If I Became A Villain

Protagonist Transmigration : Its Best If I Became A Villain
(Ekstra) Hutan bambu, Gunung Jiang (2)


__ADS_3

Awalnya kehidupan yang kujalani di kediaman utama begitu menyedihkan.


" He, apa yang kamu lakukan?


Pergi ! Jangan mengotori kediaman utama dengan kesialanmu! "


Seorang anak muda melemparkan sebuah tongkat bambu setelah merebutnya dari anak kecil yang buta.


Apa yang dapat dilakukan anak kecil buka berusia 8 tahun tanpa tongkat bambunya? Dia langsung duduk berjongkok sambil meraba-raba mencari tongkat yang di buang orang itu.


Anak kecil buta itu adalah Jian yi an, dan orang yang dengan sengaja merebut dan membuang tongkatnya adalah Jian zhu mo, kakak kedua dari jian yi an.


Jian yi an tidak mengerti apa kesalahan yang dia perbuat. Dia hanya pergi keluar sebentar untuk lebih menyesuaikan diri dengan kebutaannya.


" Zhu mo, apa yang kamu lakukan di sana ? "


Suara satu orang lagi terdengar dari arah kediaman samping. Dia adalah pria muda kekar tampan yang kelihatan seperti di usia 22 tahunan, Jian zhushen.


Mata pria itu begitu dingin setelah melihat kejadian yang ada di pekarangan belakang.


" Jangan buang-buang waktumu di sini.


Cepat pergi mempersiapkan latihan pagi. "


Jian zhushen memperingatkan kemudian berbalik pergi tanpa menatap jian yi an.


Jian yi an hanya dapat merasakan langkah kaki yang menjauh.


' Kakak pertama begitu baik, dia pasti ingin membantuku menjauhkan kakak kedua dariku. '


Jian yi an selalu berfikir positif terhadap apa yang di lakukan orang lain kepadanya. Sampai pada setelah itu, terdengar suara orang lain sedang berbincang tidak jauh dari tempat itu. Mereka sedang membicarakannya.


Apa yang mereka bicarakan adalah kebenaran. Rumor yang mengatakan kalau dia adalah pembawa mala petaka merupakan sebuah kebenaran juga.


Apa yang mereka lakukan hanya demi menjauhkan orang tidak bersalah, menjauh dari mala petaka. Apa yang mereka lakukan tidak pernah salah.


' Karena di sini akulah yang bersalah '.


Tidak membuang waktu Jian yi an yang tadinya sedikit terhenti saat mendengar pembicaraan mereka akhirnya kembali melanjutkan mencari tongkat bambu miliknya.

__ADS_1


Tidak lama suara lain bergabung, sepertinya dia marah kepada ketiga orang tadi yang membicarakannya karena membolos latihan pagi.


' Mereka akhirnya pergi. Hanya aku yang tinggal sendiri di sini. '


Namun tidak lama, dia mendengar suara langkah kaki mendekat, lalu merasakan seseorang menyodorkan sesuatu seperti tongkat ke tangan jian yi an.


Pria itu masih belum pergi, namun saat jian yi an ingin mengucapkan terima kasih, pria itu bergegas meninggalkan tempat itu setelah dia berhasil menyerahkan tongkat bambu jian yi an.


Sangat jarang jian yi an mendengar suara orang lain di gubuk bambunya, kebanyakan dari pelayan yang menyiapkan makanan dan membersihkan gubuk tidak pernah berbicara sekalipun padanya karena takut, kesialan akan datang pada mereka.


Hari ini dia bisa mendengar orang lain meskipun yang mereka bicarakan tentang dia, tapi dia merasa cukup bersyukur karena suara itu mengisi kekosongannya.


Pagi itu jian yi an berencana kembali ke gubuk bambunya, kemudian dia tidak pernah menyangka sebuah suara terdengar lagi.


Kali ini suara itu terdengar seperti suara anak laki-laki periang. Tidak, bukan hanya suara anak laki-laki tetapi juga ada suara anak perempuan yang memperkenalkan diri mereka sebagai kakak jian yi an.


" Kakak ke tiga ?


kakak ke empat ? "


Itulah pertama kali dia berbicara dengan orang lain setelah sekian lama. Siapa sebenarnya yang mengaku-ngaku sebagai kakaknya itu?


Namun hal aneh kembali terjadi. Pada jam makan malam, seperti biasa seorang pelayan datang membawakan makanan ke gubuk bambu.


Dia meletakkan hidangan di tempat biasa membiarkan tuan mudanya memakannya seperti biasa, tapi hari itu berbeda.


" ! Siapa kamu ?! "


Pelayan itu kaget karena dia melihat dua sosok yang tidak dikenalnya.


" Pelayan, yang harus kamu hidangkan seharusnya tiga, tiga hidangan.


Katakan pada kediaman utama. Aku dan yi su akan tinggal di tempat ini mulai sekarang. "


Jian yi fan memperingarkan.


Entah apa yang terjadi pada pelayan itu, dia mengubah ekspresinya dan mengatakan.


" Oh ternyata tuan muda.

__ADS_1


Maafkan kebodohan saya yang tidak menyiapkan hidangan juga untuk tuan dan nona muda.


Sata akan kembali membawakan hidangan lainnya. "


Pelayan itu mengatakan seakan-akan dia sudah mengenal jian yi an sejak lama lalu keluar membawa makanan kembali ke kediaman utama untuk menyiapkan tiga set makan malam.


Jian yi an hanya dapat mengamati mereka lewat pendengarannya. Hal aneh kembali terjadi, meskipun dia buta, dia mengetahui kalau kepala sekte jian terdahulu hanya memiliki tiga orang anak.


Tapi dua orang di hadapannya mengklaim diri mereka sebagai kakaknya. Apakah itu berkah dewa ataupun itu bisikan iblis, jian yi an tidak peduli dan melupakan masa lalu.


Di gubuk bambu ini sekarang, dia tidak sendiri. Ada dua orang kakak baik yang menemaninya. Hal itu membuat jian yi an sangat senang seakan mendapatkan sesuatu yang selama ini selalu dia inginkan.


Pelayan yang tadinya mengantar makanan kembali ke kediaman utama dan meminta tiga porsi makan malam.


" Untuk siapa kamu meminta tiga porsi makan malam ? "


Pelayan koki menanyakan.


" Tentu saja untuk tuan muda dan nona muda. Mereka bilang mulai sekarang mereka akan menetap di gubuk bambu bersama tuan muda an. "


Pelayan koki kebingungan dengan apa yang dikatakan pelayan itu kemudian entah apa yang terjadi seperti ada suatu mantra yang telah mengikat mereka membuat mereka kebingungan.


" Oh, tuan dan nona muda yang kamu maksud adalah tuan jian yi fan dan nona jian yi su ?


Jadi mereka akan menemani tuan muda jian yi an di gubuk reot ?


Kita harus menginformasikan yang lainnya. Biarkan aku melakukannya. "


Hari itu secepat angin, kabar mengenai identitas tuan muda jian yi fan dan nona moda jian yi su menyebar.


Itulah sebabnya, anak dari kepala sekte seribu pedang terdahulu dari tiga orang menjadi lima orang.


Si sulung yang sekarang mengambil alih sekte, Jian zhushen. Tuan muda kedua yang kekanak-kanakan dan menjengkelkan, Jian zhumo. Tuan muda ketiga yang terampil diberkahi begitu banyak bakat dari dewa, Jian yi fan. Nona muda cantik dan elegan yang diberkahi kekuatan penyembuhan suci, jian yi su, dan di bontot buta pembawa malapetaka, jian yi an.


Mereka adalah lima bersaudara yang terkenal dari sekte seribu pedang.


■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■


Jangan lupa like and subscribe + commentnya untuk update lebih cepat ~

__ADS_1



__ADS_2