Protagonist Transmigration : Its Best If I Became A Villain

Protagonist Transmigration : Its Best If I Became A Villain
Takdir dari dunia yang saling terhubung (7)


__ADS_3

Matahari terbenam menandakan pergantian waktu siang ke malam. Masih di atas lautan seorang wanita cantik berpakaian merah seindah Phoenix masih dalam keadaan diam terpaku seorang diri tidak tahu harus pergi ke arah mana.


Sebelumnya, karena mantra penghalang membuatnya terjebak dalam labirin kasat mata. Ketika mantra penghalang sudah tidak aktif, akhirnya dia menemukan jalan mencari keberadaan pria yang di kejarnya.


Dia menemukannya !


Rasanya ingin segera terbang ke arah pria tersebut namun dia adalah seorang putri yang harus memiliki tata krama yang baik.


Saat dia memanggil mereka yang tepat di depan matanya. Mereka menghilang dalam sekejap.


Gadis itu sekarang sendirian lagi, seharusnya.


Tetapi seorang anak kecil ternyata masih tertinggal.


" Kamu?


Kamu anak kecil yang bersama dengan Higan dono kan ? "


Hwang Yun xi segera menahan sosok kecil itu yang baru saja akan memasuki lubang dimensi penghubung dengan menarik kerah bajunya


" Host ! "


Sangat di sayangkan, sepertinya Xue li tidak menyadari kalau System masih berada di luar dan belum memasuki lubang penghubung.


Dia sudah menutup lubang penghubungnya sekejap setelah merasakan Higan dono dan Darius mengikutinya dengan baik.


" Le.. Lepaskan !


Grrrrr "


Tidak dapat mempertahankan wujud manusianya, system berubah menjadi seekor rubah kecil.


Hwang Yun xi yang tadinya menarik kerah baju system kaget melihat sosok anak kecil yang ditahannya berubah menjadi seekor hewan.


" Sihir perubahan ?


Tidak, bukan.


Kamu adalah seekor rubah kecil?


Apa Higan dono adalah tuanmu? "


Hwang Yun xi mengintrogasi system. Dia menarik kulit leher system, mengangkatnya dengan tangan kanan sambil memperhatikan.


" Rubah yang aneh. Aku baru pertama melihat rubah jenis ini.


Tapi juga indah. "


Yun xi mengingat apa yang seharusnya dia lakukan. Ini bukan waktunya terpesona dengan binatang imut.


' Aku harus segera menemukan Yang mulia Darius. '


Yun xi pun akhirnya membawa system pergi menuju Pulau kecil. Itu karena pulau itu sebelumnya tidak terlihat karena mantra pelindung.


■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■


" Yi an. Jian yi an


Nama yang bagus.


Di dunia ini dan di dunia sebelum-sebelumnya kamu selalu mendapatkan nama yang bagus dan kehidupan yang baik. "


Di dalam Goa terdapat cabang yang memiliki beberapa area seperti ruangan bersantai. Di salah satu cabang tersebut terdapat seorang gadis sedang menggoda seorang pria yang sedang dalam posisi duduk bersila dan bermeditasi.


Tidak mendapat jawaban, gadis itu melanjutkan.


" Kenapa mengacuhkanku ? yi an,


Mungkin kamu tidak tahu, tetapi


di kehidupan sebelum dan sebelumnya kita adalah sepasang kekasih yang bahagia.


Kalau bukan karna Petaka datang, kita tidak terpisahkan.


Meski kamu buta, kamu selalu ada di sisiku. Kamu selalu menolongku di saat aku mendapat kesulitan.


Kalau saja..


Kalau saja bukan karena system dunia kejam itu.. "


Bei Qi yu berhenti sejenak saat dia mendengar suara langkah kaki mendekat.

__ADS_1


Seorang pria berjubah muncul dari lorong goa.


" Kamu masih di sini ?! "


Bei Qi yu yang menyadari orang yang menghampirinya adalah bawahannya kesal, karena orang itu telah mengganggu waktu berduanya dengan jian yi an.


" Nona Gremory, anda harus meninggalkan tempat ini sekarang. "


Pria dalam jubah itu menyuruh Gremory untuk segera meninggalkan dunia dan kembali ke dunia Mist.


" Haha, siapa yang ingin kembali ke tempat jelek seperti itu !.


Apapun yang terjadi, aku akan tetap di sini, bersama dengan belahan jiwaku. "


" Tapi mereka akan segera menemukan tempat ini. "


" Siapa yang peduli?


Aku membawa semua orang dari clan Jiang ke tempat ini untuk menjadikan mereka prajuritku.


Kamu pikir mereka akan mudah melewati bawahanku?!


Kejadian yang sama akan terjadi, mereka tidak dapat melukai manusia di sini. "


Mendengar perkataan Gremory, Jian yi an membuka matanya.


Meskipun dia tidak dapat melihat, namun dia dapat mendengar dengan baik. Dia mengepal tangannya dengan keras hingga memerah.


" Yi an, akhirnya kamu mau meresponku "


Bei qi yu berbalik setelah merasakan pergerakan jian yi an. Dia melihat Jian yi an mengepal tangannya sendiri dengan keras sampai terluka, jadi dia berusaha menghentikannya.


" Hentikan !


Jangan melukai dirimu sendiri "


Bei Qi yu membelai tangan Jian yi an yang mengepal dengan keras berharap dia akan sedikit melonggarkan kepalannya.


Tentu saja merasakan sesuatu membelai tanggannya membuat Jian yi an semakin marah, dia langsung mengayunkan tangannya dengan cepat sehingga membuat Bei qi yu terdorong menjauh.


" Apa yang kamu rencanakan ?!


Apa yang kamu lakukan pada kakak-kakakku dan juga teman seperguruan clan Jiang ?! "


Tapi mendengar perkataan Bei Qi yu membuatnya tidak dapat lagi menahan diri. Dia dapat merasakan, lawan yang mereka hadapi bukan lawan biasa.


" Siapa kamu sebenarnya ?!


Mengapa kamu melakukan semua ini ?! "


Jian yi an membentak.


Tapi yang paling membuatnya kesal bukan perkataan Bei qi yu, melainkan dia kesal saat mendengar suara yang tidak asing baginya berasal dari lawan bicara Bei qi yu.


Dia, adalah seorang pengkhianat.


■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■


Suasana di tempat Xue li dan lainnya sangat tidak menyenangkan, masalahnya adalah


Mereka telah masuk ke dalam jebakan lawan. Mereka terkepung.


" Jadi apa yang harus kita lakukan?


Melawan mereka? "


Xue li melihat ke arah Higan, berharap beliau akan memberikan jalan keluar dari situasi seperti ini.


" Potong benangnya ? "


Xue li menambahkan melihat sosok yang menyerang tadi tergeletak tidak bergerak setelah benang kendalinya terpotong oleh ketajaman saber milik Higan.


" Memotongnya tidak akan berhasil.


Lihat "


Darius IV memotong pembicaraan mereka sambil menunjuk ke arah sosok yang ditumbangkan tadi.


' Sosok itu kembali bergerak? '


Jadi memotong benang kendalinya tidak akan mengatasi masalah mereka.

__ADS_1


" Tentu saja bertahan,


Ingat, Dewa tidak boleh ikut campur dalam urusan manusia.


Dewa juga tidak boleh melukai manusia. "


Higan dono memberikan keputusan akhir untuk bertahan.


Dia melemparkan pedang besarnya menjadikannya sebagai sebuah bumerang memutuskan benang kendali yang terpasang.


" Terima kasih, tetapi


Pernyataan itu seharusnya juga berlaku untuk anda. "


Darius membalas pernyataan Higan dono yang memperingatkan untuk tidak melukai apalagi membunuh manusia yang masih hidup melihat cara Higan bekerja dalam mengulur waktu.


" ... "


Xue li hanya melihat, kinerja kedua orang yang bersamanya sangat baik. Mereka mampu dengan akurat memutus benang kendali yang terpasang pada tubuh orang-orang itu.


Namun ini bukan waktunya berdiam diri. Xue li mencoba memanggil system menggunakan dimensi pemanggilnya.


Sekejap setelah dia menyelesaikan mantranya, system sudah berada di hadapannya.


Bukan hanya system, seorang wanita berjubah merah juga terpanggil dengan posisi terjatuh sambil menarik leher system yang terus memberontak dari cengkramannya.


" Host !


Lepaskan ! "


System terus saja memberontak.


" Darius sama , Higan dono ! "


Hwang Yun xi tidak percaya dia baru saja di teleportasi langsung ke tempat yang mulia Darius berada. Keputusannya sudah benar menahan makhluk berbulu itu.


" Maaf, nona. Bisakan anda melepaskan anak itu?


Rubah tidak menyukai lehernya di pegang. "


Xue li membuat permintaan.


" Ah .. maaf "


Hwang Yun xi akhirnya melepaskan system, system langsung berlari menuju belakang Xue li, bersembunyi.


Melihat system yang langsung bersembunyi, sepertinya dia benar-benar tidak menyukai Hwang Yun xi yang menahannya, tapi Xue li tidak bisa menunggu lama sampai system kembali ke sensenya.


" Aktifkan kendali penuh system ! "


[ System di aktifkan ]


[ Memulai pengambil alihan pusat kendali ]


[ Menghubungkan ]


Tubuh rubah kecil yang berada di belakang xue li mulai bercahaya karena cahaya pentagram di bawah kakinya.


[ System terhubung ]


' Its time for the show '


Melihat xue li telah menyelesaikan syncronisasi, Higan dono dan Darius IV saling menatap masing-masing dan mengangguk seolah pemikiran mereka sama.


Higan dono kembali melayangkan crimson sabrenya mengarahkannya kearah setiap benang kendali, Darius meregangkan tangannya mempersiapkan perangkap air untuk mengikat semua orang yang dikendalikan masuk ke perangkapnya.


Saat orang-orang itu mulai terperangkap dan berkumpul di satu tempat


" System aktifkan partisi waktu "


Ting ~


[ Partisi waktu di aktifkan ]


System mulai melayang, ke 9 ekornya bercahaya, Dia mulai membelah diri menjadikan 8 ekornya menjadi sosok lain system yang mengelilingi area perangkap. Pentagram besar mulai tergambar di bawah kaki orang-orang yang dikendalikan.


" Kon kon kon kon "


Rubah-rubah itu melafalkan mantra, dan


Mereka semua telah membatu seakan waktu telah berhenti begitu juga orang-orang yang ada di dalam pentagram semuanya berhenti bergerak.

__ADS_1



__ADS_2