Protagonist Transmigration : Its Best If I Became A Villain

Protagonist Transmigration : Its Best If I Became A Villain
Jiwa lain


__ADS_3

Tempat itu, tempat dimana salju selalu turun.


Benar saja, sejauh manapun mata memandang yang terlihat hanya warna putih salju. Bahkan pohon tanpa dedaunan membeku dan tertutup lebatnya salju.


Di tengah salju, seorang pria berpakaian hitam berjalan dengan sempoyongan sambil memegangi kepalanya dengan kedua tangannya.


Seolah menahan sakit yang luar biasa, pria itu mengerang dan terkadang terjatuh karena kehilangan tenaga untuk berjalan di tengah salju lebat.


Rambut merah panjang dan bahunya menjadi landasan salju, dan saat dia terjatuh bagian belakang tubuhnya juga menjadi tumpuan salju.


" Arrrggghhhhhh !!! Siapa kamu sebenarnya?!


Kenapa kamu berada di tubuhku?


KELUAR!! "


Pria itu berbicara sendiri menutup mata sambil terus memegangi kepalanya yang kesakitan.


Pria itu adalah connie. Dia telah kembali ke dalam ruang spatial milik Xue li. Namun penampilan Connie sedikit berbeda.


Pada awalnya connie memiliki rambut pendek, kini dia terlihat memiliki rambut merah api panjang. Dia meringkuk kesakitan dengan pakaiannya yang sudah tidak rapih lagi.


Dia berteriak sendiri seakan berbicara pada orang lain. Hal itulah yang terlihat. Namun saat connie membuka matanya kembali dia menyadari kalau jiwanya sudah keluar dari tubuhnya.


" Kejadian seperti ini lagi, sama seperti saat itu. "


Connie melihat tubuhnya yang masih meringkuk di tengah badai salju.


" Apa yang sebenarnya terjadi ?


Kenapa.. "


Saat dia masih bertanya-tanya mengenai apa yang terjadi padanya tiba-tiba tubuh asli connie bergerak. Hal itu membuatnya kaget.


" Dingin... "


" ?! "


Tubuh asli connie mulai bangun membuat jantung connie berdetak keras.


" Benar-benar kejam, membawaku ketempat seperti ini. Tempat apa ini ?


Dan kamu. Kenapa kamu masih ingin berontak? Aku hanya ingin meminjam tubuhmu


dan sebenarnya mungkin akan lebih baik kalau kamu menyerahkan tubuhmu seutuhnya padaku. "


Pria dalam wujud connie mulai berdiri dan menggigil kedinginan. Apa yang sebenarnya terjadi.


" Siapa kamu sebenarnya?! Kembalikan tubuhku!. "


Jiwa connie marah dan berusaha menyentuh tubuhnya untuk mengambil kembali tubuh miliknya.


Setelah itu jiwa connie seperti terhisap dan dia berhasil kembali ke tubuhnya. Namun seperti sebelumnya. Sakit kepala yang luar biasa kembali menghampirinya.


Dia tidak kuat menahan rasa sakit itu. Rasa sakit yang seperti terinjak injak oleh ribuan kuda dalam medan perang. Connie kembali mengerang.


" Apa ini ? aku sudah bilang untuk tidak berontak "


Connie mengucapkan kata-kata itu.


Tidak, bukan connie yang sebenarnya yang mengatakannya. Orang misterius yang berada di tubuhnya yang mengatakannya. Namun bagaimanapun connie tidak ingin menerima kenyataan seperti itu jadi dia terus berusaha menenangkan pikirannya namun itu adalah hal yang percuma.


Dia kembali pingsan dan jiwanya keluar dari raganya sendiri. Orang misterius itu kembali mengendalikan tubuh connie. Berkali-kali connie mencoba mengambil alih kembali tubuhnya, rasa sakit di kepalanya terus datang. Hanya saat jiwanya memisahkan diri dari raganya rasa sakit itu tidak lagi terasa.


Apa yang sebenarnya terjadi? Connie dengan panik bertanya-tanya pada dirinya sendiri.


" Sudha hentikan!


Aku sudah mengatakan kalau kau terus memberontak hal ini akan terus terjadi.


Mau sampai kapan kau melakukannya. Sebaiknya kau menerimaku. " Pria misterius yang mengendalikan tubuh connie mulai jengkel.


" Sebenarnya siapa kamu? kenapa kamu bisa berada di tubuhku? "


Jiwa connue bertanya pada orang misterius yang ada di tubuhnya.


" Hah ? bicara apa kau. Tentu saja aku adalah kamu dan kamu adalah aku "


Dengan jengkel pria misterius itu menjelaskan.


" Kalau kau menerima keberadaanku, kepalamu tidak akan sakit saat kembali ke tubuhmu dan kita akan dapat menggunakan tubuh ini berdua "


Dia kembali menjelaskan.


" Apa kamu pernah mendengar satu tubuh dengan dua kepribadian?

__ADS_1


Itu sama saja dengan satu tubuh dengan dua jiwa. Kau harus dapat menerima kenyataan dan kembali ke tubuhmu untuk berbagi. Dengan begitu kepalamu tidak akan terasa sakit saat kembali ke tubuhmu. "


Jelas pria misterius itu yang sambil menggigil.


" Bicara tentang hal lain. Apakah tidak ada tempat untuk beristirahat?


Kenapa tempat ini begitu dingin "


Pria itu mencoba berunding dengan jiwa connie untuk berbagi tubuh.


Connie tidak dapat menerima penjelasan pria misterius yang seenaknya merebut tubuhnya itu, dia terus mencoba dan mencoba namun terus gagal.


Apa maksudnya berbagi tubuh. Dia tidak menginginkan hal yang merupakan miliknya di klaim oleh orang lain yang tidak dia kenal. Namun berapa kalipun mencoba hasilnya tetap sama. Jiwa connie selalu melepaskan diri dari tubuhnya karena tidak tahan merasakan rasa sakit yang luar biasa.


Pria misterius yang mengendalikan tubuh connie pun mulai jengkel. Masalahnya jiwa connie selalu memaksa masuk untuk menguasai kesadarannya sepenuhnya. Padahal saat ini yang dia inginkan hanyalah mencari tempat berteduh yang nyaman.


Dia sangat tidak menyukai tempat dingin. Tapi sejauh apapun dia berjalan, dia tidak menemukan tanda-tanda kehidupan di tempat itu. Bagaimana dia dapat menemukan rumah atau tempat untuk berteduh?


Namun dugaannya salah. Meski dia terus terjatuh karena jiwa connie yang tidak mau menyerah, dia akhirnya melihat titik terang dimana dia melihat sebuah pondok kecil di pinggir danau yang membeku.


Namun lagi-lagi dia terjatuh karena connie terus ingin mengambil alih kesadarannya sepenuhnya.


" Bisakah kau hentikan?


Setidaknya sampai kita menemukan tempat yang cukup hangat untuk beristirahat. Setelah itu kau bebas mencoba berapa kalipun.


Meskipun hasilnya akan tetap sama. "


Pria itu mencoba meyakinkan jiwa connie untuk berhenti memaksa mengambil alih kesadarannya, namun connie tidak ingin mendengarkannya. Meskipun jiwa connie sudah terlalu lelah karena memaksakan diri.


Akhirnya mereka telah tiba tepat di depan pondok kecil dan saat tubuh connie yang telah di kuasai itu hendak menaiki tangga kecil tiba-tiba sebuah tubuh jatuh dari langit dan menghantam tubuh connie tepat di kepala. Dan tubuhnya pun ambruk.


Rupanya yang menghantam kepala connie adalah system yang membawa seorang pria di punggungnya.


" System ?! "


Jiwa connie kaget dan memanggil system, namun sepertinya system tidak mendengarnya.


" Aw aw aw kepalaku.. "


System merintih kesakitan lalu melihat tubuh yang telah dia hantam dan kaget karena tubuh itu adalah tubuh connie.


" Gawat, aku tidak sengaja. Apa dia mati ? Hey , connie ? "


System mencoba mengecek keadaan connie.


Connie mulai berfikir kalau jiwanya tidak dapat di lihat oleh system, jadi dia mencoba kembali ke tubuhnya dengan masuk ke tubuhnya.


Connie terhisap kembali ke tubuhnya. Saat kembali kepalanya benar-benar sakit. Tapi rasa sakit itu berbeda dari rasa sakit sebelumnya.


Rasa sakit yang ia rasakan adalah rasa sakit akibat benturan hebat. Dia tidak lagi merasakan rasa sakit seperti kepala yang ingin pecah.


Dia berhasil kembali ke tubuhnya seutuhnya. Hal itu membuatnya sedikit merasa senang. Dia melihat kedua tangannya. Lalu dengan senang tersenyum seperti mendapatkan keberhasilan setelah sekian kali gagal.


Melihat senyuman connie system mulai heran dan cemas. Dia berfikir, apakah benturan itu membuat saraf di kepala connie bergeser ?


" Hey connie?


Apa kau tidak apa-apa ? " System menanyakan keadaan connie.


" A, tidak apa.


Selain itu system , ada yang ingin kutanyakan ! "


Connie dengan terburu-butu memegang bahu system dengan kedua tangannya untuk menanyakan tentang kejadian aneh yang baru saja dialaminya.


" Sebelum itu, bisakah kamu membantuku? "


Connie mendengar perkataan system lalu melihat ke sosok yang terbaring di belakang system dan seakan mengetahui apa yang ingin di katakan system. Yaitu, untuk membantunya memindahkan pria yang dibawanya.


Connie bertanya-tanya apa yang terjadi, dia hanya mengetahui kalau mereka pergi ke kota shuura dan terpisah saat terjadi kekacauan. Dia bertemu dengan general saat ingin menyelamatkan system dari penjara. Dan kembali karena keanehan yang terjadi pada tubuhnya.


Namun sekarang system kembali membawa seorang pria cantik dan sepertinya terburu-buru. Jadi tanpa bertanya-tanya lagi connie langsung membantunya. Menggotongnya masuk ke dalam pondok.


Setelah di bawa masuk, connie membuat sebuah tempat tidur untuk tempat pria itu berbaring. Dia juga menyiapkan sebuah wadah berisi air hangat dan sebuah handuk kecil untuk kompres.


Setelah di bawa masuk, pria itu mengerutkan dahinya, setengah sadar dan keringat mulai keluar dari tubuhnya. Wajahnya mulai pucat. Sepertinya pria itu sedang bermimpi buruk.


Pria yang di bawa system tidak lain dan tidak bukan merupakan putra bungsu keluarga Jian. Tidak, mungkin sekarang akan lebih tepat renkarnasi dari putra Fan ruolan dan fairy yi su.


Hal itu baru diketahui system setelah kembali dan membuka berkas informasi setelah memasukkan data jian yi an. Itu karena setelah sampai, system langsung membuka komputer canggihnya.


System sama sekali tidak menyangka, ada informasi yang bertindihan mengenai orang orang di sekitar target mereka, Jian yi an.


Hal itu membokar identitas jian yi fan dan jian yi su yang tidak pernah masuk kedalam berkas kayangan.

__ADS_1


Kalau seperti itu, dia harus segera memberitahukannya kepada hostnya mengenai informasi yang baru saja dia dapatkan itu.


################################


Di sisi lain, masih di dalam dunia yang telah di tinggalkan. Xue li secara tidak sengaja mendapatkan kepingan kekuatannya dalam box yang di jatuhkan musuh.


Xue li, Darius IV, Higan dono, dan Lu Xinnian duduk saling berhadapan di dalam sebuah ruangan rumah makan di desa tempat Xue li pertama kali sampai.


Mereka terus mengamati sebuah kotak pandora kecil berisi kepingan kekuatan Xue li.


' Selama 200 tahun aku terus mencari di setiap dunia namun tidak pernah menemukan wadah yang berisi kepingan kekuatan. Hanya kepingan ingatan yang tidak berguna.


Dan sekarang sebuah kotak tidak sengaja terjatuh dari tangan musuh dan setelah di cek kotak itu berisi kepingan kekuatanku.


Apakah semudah ini menemukan kepingan kekuatanku? '


Xue li menatap isi kotak itu dengan kesal.


Lalu menatap Darius IV yang berada di hadapannya , lalu melirik ke Higan dono dan seorang pria dari keluarga Lu di setiap sisinya.


Lalu dengan cepat dia menjulurkan tangannya meraih kotak yang berada di tengah meja. Namun dengan cepat juga Higan dono memukul tangannya dengan si ge yaosu membuat Xue li terpaksa menarik kembali tangannya.


" Higan dono .. " Dengan melas Xue li melihat ke arah Higan.


Darius IV yang berada di hadapan Xue li menatap dengan tajam ke arah Xue li, Lu xinnian yang melihat tatapan darius juga mulai melihat ke arah Xue li. Lalu kembali melihat isi kotak pandora kecil itu yang lebih menarik perhatiannya.


" Berhenti menatapku seperti itu. Aku tau.


aku akan menjelaskannya


menjelaskan semuanya. "


Xue li tidak tahan melihat tatapan Darius yang seperti akan terus seperti itu kalau dia tidak menceritakan seluruh kejadiannya sejak dia kehilangan ingatan dan kekuatannya.


Dia ingin menjelaskannya namun sebelum menjelaskan dia melirik ke arah Lu Xinnian.


Lu xinnian masih memperhatikan kepingan kecil bercahaya itu tidak menyadari.


" Ahem " Darius IV berdehem.


Lu Xinnian yang mendengarnya akhirnya kembali ke kesadarannya. Dia melirik ke arah Darius sambil tersenyum.


" Aku tahu aku tahu.


Aku akan kembali lebih dahulu. "


Lu Xinnian dapat membaca suasana dengan cepat dan memutuskan untuk kembali lebih dahulu.


Setelah Lu Xinnian pergi, Darius IV menuliskan sebuah mantra di atas meja dan membuat sebuah sihir peredam yang membelenggu seluruh ruangan agar pembicaraan mereka tidak terganggu dan terdengar oleh orang luar.


Sebenarnya Xue li enggan menceritakannya, namun tidak selamanya dia dapat menutupinya. Jadi dia menceritakan dari awal tentang bagaimana dia kehilangan ingatan dan kekuatannya dan tentang bagaimana dia mencari kepingan ingatan dan kekuatannya selama 200 tahun terakhir itu.


################################


Di luar, sebagai peneliti kayangan, Lu Xinnian masih begitu tertarik dengan benda yang di jatuhkan musuh. Dia dapat merasakan kalau kepingan kecil bercahaya itu memiliki aura yang tidak biasa. Dia benar-benar ingin menelitinya, namun Darius IV tidak mungkin membiarkannya.


Dia juga sangat ingin mendengarkan apa yang orang di dalam bicarakan, sebagai peneliti dia memiliki rasa keingin tahuan yang besar.


Tapi dia masih menyadari. Keingintahuannya tentang ini akan membawanya pada kematian. Dia tidak ingin berada di sisi buruk dari keturunan Darius. Jadi dia harus menahannya.


Tapi dia benar-benar ingin tahu dan meneliti benda itu. Tapi dia juga tidak ingin berada di sisi buruk Darius.


Dia sudah mengenal Darius IV begitu lama. Jadi dia sedikit tahu sifat Darius dan tidak ingin menempatkan diri dalam bahaya. Nyawa adalah taruhannya.


Setelah sedikit merasa bimbang Lu Xinnian kembali ke jati dirinya. Bagaimanapun dia harus kembali.


Padahal akan lebih bagus kalau dia kembali bersama dengan Hwang yun xi. Namun Hwang yun xi telah kembali terlebih dahulu bersama dengan Kaisar surga tingkat 5 untuk menulis laporan.


Saat ini kedua dunia tidak dapat lagi di selamatkan. Jalan satu-satunya adalah dengan merestart dunia yang telah dimasuki mist.


Sangat di sayangkan. Tapi meriset dua dunia dalam satu kali perjalanan. Bisa di bilang sebagai keberhasilan. Setidaknya tugasnya kali ini selesai dengan cepat.


Dengan sedikit kekecewaan Lu xinnian akhirnya kembali untuk memberi laporan penelitiannya dan mengakhiri tugasnya.


" Pulang? ... "


Saat itu Lu Xinnian benar-benar melupakan hal yang terpenting dan sangat terpenting.


Dia melupakan kalau dia datang ke dunia ini dengan kendaraan kayangan. Dan kendaraan itu berada di dunia satunya.


" F**k !! "


Dengan begitu di mulailah perjalanan Lu Xinnian untuk kembali ke dunia satunya.


################################

__ADS_1


NB : Tolong seseorang orderin gojek buat Lu Xinnian :v dia gbs terbang.


__ADS_2