
Pada akhirnya keputusanku untuk membawa jian yi an menyelundup ke alam baka telah bulat. Aku tidak tahu apa yang di pikirkan Higan, namun aku yakin dia memikirkan suatu cara untuk membantu jian yi an mengalahkan akar mimpi.
Sampai terlintas suatu cara di kepalaku saat melihat system.
" Tidak mungkin aku membawa seorang pria dewasa sendirian. Apa ada cara agar aku dapat membawanya dengan mudah ? "
" Apa maksud anda host? "
" Apa tidak ada mantra yang dapat membuat tubuhnya mengecil ? Ingat, bukankah tubuh system yang sebenarnya sosok rubah hitam dewasa ? " Aku mengingat cerita system saat dia mengatakan kalau wujud yang dia gunakan adalah wujud rubah hitam.
" Ah? Tapi tubuhku mengecil bukan karena mantra, itu karena memang umurku yang terbilang muda dan sedang dalam masa pertumbuhan " Ucap System.
" Lalu connie ? bukankah kamu menyamar menjadi anak kecil saat mengikuti carol kecil ? " Aku melihat ke arah connie.
" Hhmm ? Ah kalau itu, tubuh saya mengikuti waktu pertumbuhan carol Itu karena kami terikat kontrak yang memaksakan kekuatan saya mengubah saya ke sosok anak kecil secara otomatis.
Bukan karena mantra. " Connie menjelaskan.
" ... Apa kalian tidak memiliki cara ? "
" Bagaimana kalau host memeriksa gudang host ? Mungkin kita akan menemukan benda atau pil yang host butuhkan ? " System merekomendasi.
Aku pikir gudang itu hanya di isi dengan scroll scroll dan buku tidak penting. Aku melupakan, kalau tempatku memiliki banyak benda-benda pusaka yang ku kumpulkan selama 1000 tahun. Itulah sebabnya kami segera menuju ke gudang.
Di gudang aku hanya melihat tumpukan buku dan scroll yang tertata rapi di lemari. Gudang tempat penyimpanan itu, aku masih mengingat kalau ada sebuah pintu masuk yang akan terbuka kalau aku menarik sebuah lentera.
Aku sedikit berjalan ke rak buku yang ada di tepi, kemudian melihat satu buah lentera bercorak burung merah. Aku mengambilnya dan lemari tersebut bergeser.
" Aku hampir melupakan kalau aku memiliki gudang penyimpanan harta yang tersembunyi. " Aku mengatakan dengan bangga.
" Woah, tuan putri memang luar biasa. " Connie memuji.
Namun sesuatu yang tidak terduga saat kami sampai di salam tidak terduga.
Benda-benda yang ada di dalam tidak tertata dengan rapi. Mungkin karena sudah lama aku tidak melihatnya benda-benda itu telah terselimuti dengan debu.
" Ehem, maklumi saja
itu karena sudah sangat lama aku tidak pernah ke sini. " Ucapku mencari pembelaan, padahal aku tau, keadaan ini disebabkan oleh aku yang malas membersihkan tempat ini.
Melihat keadaan tidak layak itu, connie menawarkan diri untuk membersihkan gudang penyimpanan harta itu. Aku sangat terbantu saat mendengan connie mau melakukannya. Tapi aku juga harus memperingatkan connie.
" Tempat ini terdapat benda-benda berbahaya, berhati-hatilah untum tidak sembarangan menyentuhnya karena aku tidak tahu benda apa-apa saja di tempat ini. "
" Anda tidak perlu khawatir, karena saya tidak perlu menyentuhnya " Connie menjentikkan tangannya dan dia mengeluarkan sebuah vakum cleaner dan sebuah tongkat bulu pembersih.
Connie mengarahkan vakum cleaner itu mendekat rak penyimpanan harta dan mengaktifkannya, sementara tongkat bulu melayang layang membersihkan debu pada rak-rak dan benda-benda yang ada di tempat itu.
" Ohhh, kekuatanmu memang efisien. " Aku memuji kekuatan connie.
Kekuatannya memang sangat membantu, kalau seperti ini aku tidak perlu pusing untuk menjaga kebersihan tempat ini.
" Uhuk uhuk uhuk " Saat connie sedang membersihkan, terdengar suara batuk dari sela-sela rak.
Mendengar itu connie langsung menghentikan vakum cleaner dan tongkat bulunya. Saat itu rak masih di penuhi dengan debu, sulit untuk melihat apa yang ada di sela rak.
Tidak lama debu mulai pudar, aku memfokuskan pandanganku ke arah sumber suara.
Setelah debu mulai menghilang, kami melihat ada seorang kakek-kakek sebesar telapak tangan berdiri di antara barang-barang pusaka.
" Uhuk uhuk uhuk, anak muda, bisakah kamu sedikit berhati-hati saat sedang membersihkan. " Ucap kakek itu.
" Maaf kek, saya tidak tahu kalau kakek ada di tempat seperti itu. "
" Baiklah kalau kau sudah mengerti. " Kakek itu membersihkan dirinya yang penuh dengan debu.
" Pfft, " Aku melihatnya dan sedikit tertawa saat melihat dia kesulitan membersihkan dirinya yang di penuhi debu itu.
" Siapa itu?! Tidak sopan menertawakan orang yang terkena musibah. " Kakek itu sedikit marah mendengar tawaku. Namun dia segera memfokuskan penglihatannya mencari sumber suara tawa.
__ADS_1
" Uwoooaahh, Master dunia spatial. Apakah itu benar-benar anda ?! " Saat dia melihatku dia memanggil namaku.
" Apa anda mengenali saya ? " Tanyaku spontan.
" Apa yang anda maksud dengan mengenali anda.
Anda berjanji akan membantu membebaskan saya keluar dari tempat ini setelah 10.000 tahun.
Namun setelah 10.000 tahun saya terbangun dan berakhir di tempat ini sendirian. Saya pikir saya tidak akan bisa bebas dari tempat ini karena anda melupakan saya. Saya sudah menunggu 200 tahun lebih dari saya terbangun. " Jelasnya.
" 10.000 tahun ?
Aku baru menjadi master dunia spatial selama 7000 tahun. Kakek tua, kau pasti mengigau. " Ucapku.
" Hmm ? Apakah memang begitu.
Tapi anda benar-benar adalah orang yang menyegel saya ke dalam guci ini.
Saya sangat yakin itu. " Ucap kakek tua sambil menyentuh guci lusuh yang ada di sampingnya.
" System, apa kamu mengetahui sesuatu tentang ini ? " Aku melihat dan mengambil guci lusuh berwarna coklat tembaga itu.
Aku memperhatikan guci lusuh itu, aku sangat yakin aku tidak pernah melihat guci ini. Atau apakah ingatan mengenai guci ini belum kembali ? Apa aku benar adalah orang yang menyegel kakek tua itu ke dalam guci ini ?
" Host, aku tidak memiliki informasi tentang itu. Kemungkinan host kehilangan ingatan host mengenai benda itu ? " Jawab system.
" Tapi dia mengatakan 10.000 tahun yang lalu. Aku baru menjadi master dunia spatial 7000 tahun yang lalu.
Bagaimana dia bisa mengatakan kalau dia yakin aku adalah orang yang menyegelnya ?
Kakek tua, apa kamu yakin kalau kamu sudah tersegel selama 10.000 tahun ? " Tanyaku.
" Hhmm, kakek tua ini hanya akan terbangun setelah 10.000 tahun berlalu.
Setelah terbangun kakek tua ini sudah berada di sini selama kurang lebih 200 tahun. Saya sangat yakin dengan hal itu.
Apakah anda tidak mengingat saya? Anda berjanji pada saya akan melepaskan saya setelah 10.000 tahun dan mengembalikan saya ke tempat dewa laut. " kakek itu kembali menjelaskan.
Selain itu saya tidak tahu bagaimana cara untuk membebaskan anda dari guci ini. Saya tidak memiliki ingatan mengenai bagaimana anda dapat tersegel di dalam guci ini.
Apakah anda dapat menunggu hingga ingatan saya kembali ? " Aku menjelaskan sedikit keadaanku pada kakek tua itu.
Bagaimanapun aku tidak dapat bersikap ceroboh. Untung berakhir tersegel di dalam guci tua selama 10.000 tahun, kejahatan apa yang dia perbuat ?. Aku tidak boleh lengah.
Selain itu pernyataannya tentang telah tesegel selama 10.000 tahun olehku itu tidaklah masuk akal.
Melihat segsl kuat di guci itu, aku dapat merasakan kalau orang yang menyegelnya ke dalam guci itu memiliki kekuatan yang sangat besar. Hal itu adalah yang tidak mungkin dapat kulakukan 10.000 tahun yang lalu karena aku yakin saat itu aku masih pemula dalam kultivasi.
" Apakah terjadi sesuatu pada anda ?
Saya memang berharap dapat terbebas secepatnya, namun saya juga tidak dapat memaksa anda.
Apakah anda membutuhkan sesuatu? Saya telah berada di sini selama 200 tahun dan mengamati semua benda-benda di sini.
apakan ada sesuatu yang anda cari? Saya mungkin dapat membantu mencarinya. " Ucap kakek tua itu.
" Hmm apakah anda dapat saya percaya ?. " Aku mendekatkan wajahku ke kakek itu memperhatikan dengan seksama penampilan kakek tua itu.
Melihat penampilannya, aku yakin kalau kakek ini bukan orang biasa. Itu sebabnya mengapa dia berhasil bertahan tersegel di dalam guci selama ribuan tahun.
Mungkin aku dapat sedikit mempercayainya?
" Kalau begitu kek. Aku akan mengetesmu terlebih dahulu. "
" Anda tidak perlu sungkan. Tanyakan apa saja padaku. "
" Apa anda tahu tempat penyimpanan pil ? " Tanyaku.
" Hhmm tentu saja aku tahu. " Kakek tua itu mengeluarkan sesuatu seperti sebuah kerang. Dia menaikinya dan kerang itu melayang.
__ADS_1
" Ikuti aku. Aku akan menunjukkan tempatnya. " Ucapnya.
Aku mengikutinya melewati beberapa rak-rak yang masih belum di bersihkan.
" Ini tempatnya.
Rak ini adalah tempat penyimpanan obat-obatan ajaib. Tidak hanya pil. " Ucapnya menunjukkan sebuat rak dengan sekat-sekat kecil yang berisi beberapa botol, kotak, maupun guci kecil.
Aku yakin dalam botol/kotak maupun guci ini berisi obat-obatan.
" Kalau begitu kek, apa kamu mengetahui sesuatu tentang obat yang dapat mengubah tubuh seseorang menjadi kecil? " Aku menanyakan pertanyaan kedua.
" Hhmm, apakah anda membutuhkan pil pengubah tubuh?
Tapi bukankah anda harusnya dapat mengubah tubuh dan penampilan anda sesukanya sebagai pemilik dunia spatial ?. " Kakek itu bertanya.
" Kali ini bukan untukku. Itu untuk orang lain. " Aku bahkan tidak tahu kalau aku memiliki kemampuan seperti itu. Selama ini aku menggunakan system untuk mempertahankan perubahan wujudku. Namun aku tidak dapat menyuruh system untuk mengubah wujud jian yi an juga karena dia hanya dapat mempertahankan perubahan wujud satu orang. Apakah aku juga dapat melakukannya ? Perubahan wujudku sendiri.
Lupakan, aku tidak mungkin melakukannya terlebih saat ini aku masi seorang yang baru menyelesaikan pembentukan fondasi.
" Kalau pil seperti itu, sepertinya aku tidak dapat menemukannya di sini. " Aku mengerti maksud dari kakek tua itu mungkin lebih tepatnya adalah pemilik dunia spatial tidak membutuhkannya, oleh karena itu jenis pil tersebut tidak mungkin berada di tempat ini.
" Apakah anda bermaksud membawa orang tersebut untuk pekerjaan anda ? " Tanyanya.
" Benar, aku bermaksud membawanya. Mengubahnya menjadi kecil di lakukan agar aku dapat membawanya dengan mudah. "
" Hhmm maksud anda, anda membutuhkan sesuatu untuk mengubahnya agar anda dapat membawanya dengan mudah ?
Bagaimana kalau tidak mengenakan pil melainkan memilih benda lain seperti guci spatial? " Ucap kakek tua.
" Anda adalah pemilik dunia spatial, bukankah anda dapat membuat sesuatu seperti ruang khusus dalam benda yang dapat membawa orang itu ? " Jelasnya.
" Aku tidak tahu, tapi bukankah itu tidak berlaku untuk benda hidup ? "
" Konsepnya sama seperti segel yang anda buat untuk menyegelku.
Anda hanya perlu menyegelnya ke dalam sebuah guci. " Kakek itu menjelaskan lagi.
" Aahh, aku mengerti maksudmu. Mungkin aku akan mencobanya. "
Aku melihat ke sekitar mencari benda yang sekiranya dapat ku gunakan untuk menyegel. Aku menemukan beberapa guci kosong yang tergeletak di lantai. Sepertinya itu adalah guci kosong bekas obat-obatan yang telah di gunakan.
" Kalau begitu aku akan mencobanya. " Aku mengucapkan mantra untuk mengubah benda itu menjadi guci spatial. Konsepnya sesuai dengan apa yang dikatakan kakek tua. Aku hanya perlu mengubah guci biasa ini menjadi guci yang dapat menyimpan benda di dalamnya.
Setelah beberapa saat guci kecil tersebut mulai bersinar menandakan mantranya berhasil. Kemudian aku memasukkan sehelai rambutku kedalamnya untuk melengkapi mantranya.
" Apakah seperti ini? " Aku bertanya pada kakek tua.
" Hhmm sepertinya begitu. Coba anda masukkan sebuah benda ke dalamnya untuk melihat apakah mantranya bekerja.
Coba masukkan peti besar kosong yang ada di sana. " Perintah kakek tua itu.
Aku melihat kearah peti yang di tunjuk oleh kakek tua. Kemudian aku mulai melafalkan mantra lagi untuk membuat peti tersebut masuk ke dalam guci kecil, dan itu bekerja dengan baik.
Peti besar itu berpindah masuk ke dalam guci kecil itu.
" Kalau begitu coba konsentrasi untuk mengeluarkannya lagi " Kakek tua itu menyuruhku lagi dan aku mendengarkan kata-katanya untuk mengeluarkan peti besar itu kembali.
" BRAKK !! " Aku berhasil mengeluarkan peti besar itu, namun hal yang membuatku kaget peti itu keluar dalam keadaan hancur. Apa yang sebenarnya terjadi ?!
" Hhm, sepertinya kemampuan anda tidak sehebat dahulu. Apakah ada sesuatu yang terjadi selama 10.000 tahun ini ?
Saya mengerti mengapa anda meminta untuk mengundur waktu pembebasan saya. Kalau anda melepaskan segel saya dengan kemampuan anda yang sekarang, saya yakin nasib saya akan sama seperti peti besar itu. " Kakek tua itu berbicara sambil menggelengkan kepala.
Jadi maksudnya adalah, kalau aku memasukkan jian yi an ke dalam guci ini tadinya maka dia akan berakhir sama seperti peti itu saat aku mengeluarkannya ?
Sangat beruntung aku tidak langsung menggunakannya pada tubuh Jian yi an. Kalau tidak, aku yakin aku pasti telah membunuhnya.
Namun hal ini membuatku harus mencari cara lain. Namun aku semakin kehabisan waktu karena waktu untuk pertemuan pelatihan dewa kematian sudah semakin dekat.
__ADS_1
Akhirnya aku memutuskan untuk system mengubah penampilan jian yi an menjadi anak kecil terlebih dahulu agar aku dapat dengan mudah membawanya dan menyusup ke alam baka.